alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Gara-Gara Narkoba, Kustilah Susul Teman ke Tahanan

SUMENEP – Masa muda hidup di penjara. Begitulah Moh. Kustilah, 18, warga Dusun Campor, Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, yang terseret kasus narkoba. Remaja lanjut tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada penegak hukum.

Kustilah ditangkap polisi di sebuah rumah di Desa Campor Barat pada Minggu (24/9). Penangkapan dilakukan petugas dari pengembangan kasus Matjuri bin Busadin yang diringkus Rabu (13/9). Setelah ditangkap Satresnarkoba Polres Sumenep, Matjuri menyebut nama Kustilah.

Kepada polisi Matjuri mengaku, membeli narkoba jenis sabu-sabu patungan. Dari hari pemeriksaan itu polisi melacak keberadaan Kustilah. Setelah sebelas hari berselang dari penangkapan tersangka pertama, Kustilah berhasil diringkus.

Sebelumnya polisi mengamankan satu bungkus plastik klip putih kecil yang terdapat sisa-sisa narkoba. Polisi juga mengamankan satu plastik lain berisi 0,35 gram sabu-sabu. Barang haram tersebut didapati polisi dari Matjuri. 

Baca Juga :  Terkapar, Remaja Tewas dengan Leher Tergorok

Dalam pengembangannya, barang dibeli dengan cara patungan bersama Moh. Kustilah. Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora melalui Kasubbaghumas AKP Suwardi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan pengembangan. Polisi langsung melakukan penangkapan setelah tersangka pertama menyebut nama temannya. ”Jajaran satresnarkoba langsung mencari dan menangkapnya,” ucapnya.

Suwardi menjelaskan, Kustilah diduga bersama-sama melakukan penyalahgunaan narkoba. Dia diyakini ikut menyumbang sejumlah uang untuk membeli barang terlarang itu. Meski demikian, keterlibatan kedua tersangka masih didalami.

Polisi juga akan mengorek hubungan mereka. Termasuk asal usul barang tersebut hingga sampai kepada Matjuri dan Kustilah. Akibat perbuatannya, dua tersangka dijerat dengan Pasal 112 (1) subsider Pasal 127 (1) huruf a UU 35/2009 tentang Narkotika.

SUMENEP – Masa muda hidup di penjara. Begitulah Moh. Kustilah, 18, warga Dusun Campor, Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, yang terseret kasus narkoba. Remaja lanjut tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada penegak hukum.

Kustilah ditangkap polisi di sebuah rumah di Desa Campor Barat pada Minggu (24/9). Penangkapan dilakukan petugas dari pengembangan kasus Matjuri bin Busadin yang diringkus Rabu (13/9). Setelah ditangkap Satresnarkoba Polres Sumenep, Matjuri menyebut nama Kustilah.

Kepada polisi Matjuri mengaku, membeli narkoba jenis sabu-sabu patungan. Dari hari pemeriksaan itu polisi melacak keberadaan Kustilah. Setelah sebelas hari berselang dari penangkapan tersangka pertama, Kustilah berhasil diringkus.


Sebelumnya polisi mengamankan satu bungkus plastik klip putih kecil yang terdapat sisa-sisa narkoba. Polisi juga mengamankan satu plastik lain berisi 0,35 gram sabu-sabu. Barang haram tersebut didapati polisi dari Matjuri. 

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pemuda Lamongan dan Sidoarjo Terkait Narkoba

Dalam pengembangannya, barang dibeli dengan cara patungan bersama Moh. Kustilah. Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora melalui Kasubbaghumas AKP Suwardi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan pengembangan. Polisi langsung melakukan penangkapan setelah tersangka pertama menyebut nama temannya. ”Jajaran satresnarkoba langsung mencari dan menangkapnya,” ucapnya.

Suwardi menjelaskan, Kustilah diduga bersama-sama melakukan penyalahgunaan narkoba. Dia diyakini ikut menyumbang sejumlah uang untuk membeli barang terlarang itu. Meski demikian, keterlibatan kedua tersangka masih didalami.

Polisi juga akan mengorek hubungan mereka. Termasuk asal usul barang tersebut hingga sampai kepada Matjuri dan Kustilah. Akibat perbuatannya, dua tersangka dijerat dengan Pasal 112 (1) subsider Pasal 127 (1) huruf a UU 35/2009 tentang Narkotika.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/