alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

LSI: Airlangga Capres Paling Diinginkan Publik untuk Perbaiki Ekonomi

JAKARTA – Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi sosok yang paling diinginkan responden untuk bisa menjadi presiden 2024. Hal itu berdasar riset Laboratorium Survei Indonesia (LSI). Airlangga dipilih sebanyak 28,2 persen dari 2.080 responden LSI.

“Nama Airlangga Hartarto paling banyak dipilih responden dengan tingkat keterpilihan 28,2 persen, disusul Ganjar Pranowo 10,8 persen, Prabowo Subianto 9,2 persen,” ujar Editor LSI Albertus Dino dalam rilis hasil surveinya, Sabtu (25/6).

Albertus menambahkan, Airlangga juga menjadi pejabat publik yang kebijakannya dinilai paling bisa dirasakan masyarakat. 48,3 persen responden setuju kebijakan Airlangga paling bisa dirasakan dan bermanfaat dibanding capres lainnya yang saat ini duduk di pemerintahan.

Di urutan kedua nama Ganjar Pranowo kembali muncul sebagai pejabat publik. Sebab, kebijakannya berpengaruh positif pada kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Ketua-Sekretaris PKPI Pindah Parpol Menuju Pileg 2019

Hasil survei yang menempatkan Airlangga sebagai capres yang paling diinginkan publik. Hal ini sejalan dengan temuan terkait kriteria yang paling diinginkan responden memimpin pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo-Maruf Amin.

Hasil survei LSI menemukan sebanyak 91,7 persen responden menginginkan sosok presiden yang mampu memperbaiki perekonomian. Termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor LSI Albertus Dino menuturkan, keinginan terbesar responden ini muncul karena selama pandemi Covid-19, mereka banyak mengalami penurunan pendapatan. Termasuk kehilangan mata pencaharian.

Selain sosok yang mampu memperbaiki perekonomian, 82,7 persen responden juga menginginkan sosok presiden periode berikutnya memiliki rekam jejak kinerja yang nyata.

“Sebanyak 82,7 persen (responden) menginginkan sosok presiden yang bisa dan punya rekam jejak kerja nyata. Kerjanya dirasakan masyarakat. Bukan sosok yang suka pencitraan tapi kerja tidak nyata,” tutur Albertus.

Baca Juga :  Apresiasi 1.000 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wabup, JPRM Gelar CFD

Survei yang dilakukan pada 4 hingga 20 Juni 2022 ini juga menempatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling banyak dipilih responden. Golkar dipilih 16,2 persen responden disusul PDI Perjuangan 14,7 persen dan Partai Gerindra 14,4 persen.

Partai lain yang memperoleh suara di atas ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen yakni, Partai Demokrat 6,1 persen, PKS 5,2 persen, PKB 4,8 persen, PAN 4,7 persen, PPP 4,3 persen, dan Nasdem 4,1 persen.

Survei LSI menggunakan metode multi-stage random sampling dengan pengumpulan data melalui wawancara tatap muka. Survei ini memiliki Marfin of Error sekitar 2,15 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*/par)

JAKARTA – Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi sosok yang paling diinginkan responden untuk bisa menjadi presiden 2024. Hal itu berdasar riset Laboratorium Survei Indonesia (LSI). Airlangga dipilih sebanyak 28,2 persen dari 2.080 responden LSI.

“Nama Airlangga Hartarto paling banyak dipilih responden dengan tingkat keterpilihan 28,2 persen, disusul Ganjar Pranowo 10,8 persen, Prabowo Subianto 9,2 persen,” ujar Editor LSI Albertus Dino dalam rilis hasil surveinya, Sabtu (25/6).

Albertus menambahkan, Airlangga juga menjadi pejabat publik yang kebijakannya dinilai paling bisa dirasakan masyarakat. 48,3 persen responden setuju kebijakan Airlangga paling bisa dirasakan dan bermanfaat dibanding capres lainnya yang saat ini duduk di pemerintahan.


Di urutan kedua nama Ganjar Pranowo kembali muncul sebagai pejabat publik. Sebab, kebijakannya berpengaruh positif pada kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Airlangga: Tahun Baru Islam, Optimisme Baru Umat Bangkit Setelah Pandemi

Hasil survei yang menempatkan Airlangga sebagai capres yang paling diinginkan publik. Hal ini sejalan dengan temuan terkait kriteria yang paling diinginkan responden memimpin pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo-Maruf Amin.

Hasil survei LSI menemukan sebanyak 91,7 persen responden menginginkan sosok presiden yang mampu memperbaiki perekonomian. Termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor LSI Albertus Dino menuturkan, keinginan terbesar responden ini muncul karena selama pandemi Covid-19, mereka banyak mengalami penurunan pendapatan. Termasuk kehilangan mata pencaharian.

Selain sosok yang mampu memperbaiki perekonomian, 82,7 persen responden juga menginginkan sosok presiden periode berikutnya memiliki rekam jejak kinerja yang nyata.

“Sebanyak 82,7 persen (responden) menginginkan sosok presiden yang bisa dan punya rekam jejak kerja nyata. Kerjanya dirasakan masyarakat. Bukan sosok yang suka pencitraan tapi kerja tidak nyata,” tutur Albertus.

Baca Juga :  Gomes Akui Grafik Permainan Anak Asuhnya Meningkat

Survei yang dilakukan pada 4 hingga 20 Juni 2022 ini juga menempatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling banyak dipilih responden. Golkar dipilih 16,2 persen responden disusul PDI Perjuangan 14,7 persen dan Partai Gerindra 14,4 persen.

Partai lain yang memperoleh suara di atas ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen yakni, Partai Demokrat 6,1 persen, PKS 5,2 persen, PKB 4,8 persen, PAN 4,7 persen, PPP 4,3 persen, dan Nasdem 4,1 persen.

Survei LSI menggunakan metode multi-stage random sampling dengan pengumpulan data melalui wawancara tatap muka. Survei ini memiliki Marfin of Error sekitar 2,15 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Pelajari Pengembangan Buah Durian

Puasa, Jumlah Donor Darah Menurun

Gerbang Tol Tidak Dibongkar

Artikel Terbaru

/