alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Usai Cabuli Anak 14 Tahun, Kakek Ini Lanjut Cari Rumput

BANGKALAN – Mat Juri, warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, kini menjalani keseharian di dalam sel tahanan. Pria 60 tahun itu jadi tersangka pencabulan atau pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Sabtu (5/5) sekitar pukul 16.00, Mat Juri bertemu korban LM (inisial), warga Kecamatan Socah. Mat Juri lantas mengajak anak gadis yang masih berusia 14 tahun itu ke tegal. Tersangka membujuk korban dengan memberikan permen.

Korban mau dengan ajakan kakek dua anak itu. Sesampainya di tegal yang ditanami ketela, pria dua cucu tersebut memaksa melepas celena pendek dan celana dalam korban.

Korban sempat menolak, namun kalah kuat dengan tersangka. Dengan cepat tersangka mencabuli korban. Usai melampiaskan nafsunya, tersangka lanjut mencari rumput untuk pakan ternak.

Baca Juga :  Temukan 7 HP, 8 Motor, dan 11 STNK

Sementara korban pulang ke rumahnya. Setiba di rumah, korban ditanya oleh orang tuanya. Sebab, baju yang dikenakan korban kotor dan rambutnya acak-acakan. Korban mengaku dicabuli oleh tersangka.

Diketahui, korban memang mengidap gangguan pikiran atau tunagrahita. Keluarga korban lantas melapor ke Polsek Socah. Polisi melakukan penyelidikan, kemudian melakukan penggerebekan ke rumah tersangka. Namun, tersangka telah melarikan diri.

Minggu (24/6) sekitar 02.00, Unit Reskrim Polsek Socah mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumahnya. Dilakukanlah penggerebekan dan polisi berhasil menangkap tersangka.

Tersangka lantas dikeler menuju Mapolsek Socah. Barang bukti yang diamankan polisi yaitu celana pendek tersangka serta celana pendek dan dalam milik korban, kaus warna merah, dan hasil visum korban.

Baca Juga :  Hati-hati, Curanmor di Kawasan Kampus Kumat

Mat Juri mengaku memiliki istri. Namun, istri tersangka sudah tua sehingga dia mencari pelampiasan nafsu dengan mencabuli anak di bawah umur. ”Saya khilaf, saya menyesal,” ucapnya.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin menyatakan, Mat Juri dijerat pasal 81 ayat (1) dan pasal 82 UU 17/2016 tentang Penetapan Perpu 1/2016 tentang Perubahan UU 23/ 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman pidana penjara 15 tahun.

BANGKALAN – Mat Juri, warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, kini menjalani keseharian di dalam sel tahanan. Pria 60 tahun itu jadi tersangka pencabulan atau pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Sabtu (5/5) sekitar pukul 16.00, Mat Juri bertemu korban LM (inisial), warga Kecamatan Socah. Mat Juri lantas mengajak anak gadis yang masih berusia 14 tahun itu ke tegal. Tersangka membujuk korban dengan memberikan permen.

Korban mau dengan ajakan kakek dua anak itu. Sesampainya di tegal yang ditanami ketela, pria dua cucu tersebut memaksa melepas celena pendek dan celana dalam korban.


Korban sempat menolak, namun kalah kuat dengan tersangka. Dengan cepat tersangka mencabuli korban. Usai melampiaskan nafsunya, tersangka lanjut mencari rumput untuk pakan ternak.

Baca Juga :  Diburu Polisi 2 Bulan, Penjambret Tas Guru SD Ternyata Pelajar

Sementara korban pulang ke rumahnya. Setiba di rumah, korban ditanya oleh orang tuanya. Sebab, baju yang dikenakan korban kotor dan rambutnya acak-acakan. Korban mengaku dicabuli oleh tersangka.

Diketahui, korban memang mengidap gangguan pikiran atau tunagrahita. Keluarga korban lantas melapor ke Polsek Socah. Polisi melakukan penyelidikan, kemudian melakukan penggerebekan ke rumah tersangka. Namun, tersangka telah melarikan diri.

Minggu (24/6) sekitar 02.00, Unit Reskrim Polsek Socah mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumahnya. Dilakukanlah penggerebekan dan polisi berhasil menangkap tersangka.

Tersangka lantas dikeler menuju Mapolsek Socah. Barang bukti yang diamankan polisi yaitu celana pendek tersangka serta celana pendek dan dalam milik korban, kaus warna merah, dan hasil visum korban.

Baca Juga :  Santri dan Barokah Kiai

Mat Juri mengaku memiliki istri. Namun, istri tersangka sudah tua sehingga dia mencari pelampiasan nafsu dengan mencabuli anak di bawah umur. ”Saya khilaf, saya menyesal,” ucapnya.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin menyatakan, Mat Juri dijerat pasal 81 ayat (1) dan pasal 82 UU 17/2016 tentang Penetapan Perpu 1/2016 tentang Perubahan UU 23/ 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman pidana penjara 15 tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/