alexametrics
18.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Polisi Bekuk Komplotan Curas

BANGKALAN – Polisi berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) dengan korban Nuning Fitriyah, 22, Jumat (24/5). Warga Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Kota Jakarta Timur, dijambret saat melintas di Jalan Raya KH Moh. Toha, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kota Bangkalan, akhir April lalu.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan Indra Kusuma, 26, warga Dusun Ketengan, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, dan Abd. Muis warga Jalan Sidingkap, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Kota Bangkalan. ”Dua pelaku diamankan di Jalan Raya Pemuda Kaffa oleh unit Resmob,” kata Kasubbaghumas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan kemarin (25/5).

Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan HP Samsung Galaxy J7 dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio berwarna hijau. Kendaraan tersebut digunakan pelaku ketika melancarkan aksinya. Setelah menangkap dua tersangka tersebut, anggota melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya. Upaya tersebut membuahkan hasil. Satu orang kembali diamankan di Jalan Pesalakan Gang 1 Kelurahan Kemayoran. ”Pelaku lain yang kami amankan, Agus Sairi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pengelolaan Wisata Belum Maksimal

Saat digeledah, pelaku didapati membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kiri. Pelaku juga membawa alat isap sabu-sabu jenis bong yang berada di atas gardu tempat pelaku diamankan. ”Tiga tersangka masih dalam pemeriksaan intensif ,” jelasnya. ”Kerugian diperkirakan Rp 3 juta,” imbuhnya.

Pada hari yang sama, yakni Jumat (24/5) sekitar pukul 13.00 Unit Reskrim Polsek Socah juga mengamankan Heriyanto, 37. Warga Raas, Desa Kemuning, Kecamatan Tragah itu diduga telah melakukan tindak pencurian dengan kekerasan serta pemerasan tas warna cokelat pada Kamis (2/5) sekitar pukul 10.00. Korban bernama Nia Risma, 36, warga Dusun Bakungan, Desa/Kecamatan Kwanyar. Korban dihubungi pelaku melalui akun Facebook (FB). Kemudian bertemu di Surabaya dan diajak ke Bangkalan. Setibanya di Kampung Sorok, Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, korban diajak ke tengah lahan kosong. ”Pada saat itu pelaku melancarkan aksinya,” kata Suyitno.

Baca Juga :  Kejari Sidik Tanah Percaton Jadi Tanggung Jawab Kasipidsus

Tas, HP, alat kosmetik, serta perhiasan yang dipakai korban diambil dengan paksa. Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam korban setelah berhasil mengambil barang milik korban. Barang milik korban langsung dibawa lari. Sementara korban terjatuh saat mempertahankan tasnya. ”Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 3,2 juta. Atas tindakannya pelaku dikenakan pasal 365 KUHP subsider pasal 368,” jelasnya. 

BANGKALAN – Polisi berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) dengan korban Nuning Fitriyah, 22, Jumat (24/5). Warga Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Kota Jakarta Timur, dijambret saat melintas di Jalan Raya KH Moh. Toha, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kota Bangkalan, akhir April lalu.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan Indra Kusuma, 26, warga Dusun Ketengan, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, dan Abd. Muis warga Jalan Sidingkap, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Kota Bangkalan. ”Dua pelaku diamankan di Jalan Raya Pemuda Kaffa oleh unit Resmob,” kata Kasubbaghumas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan kemarin (25/5).

Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan HP Samsung Galaxy J7 dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio berwarna hijau. Kendaraan tersebut digunakan pelaku ketika melancarkan aksinya. Setelah menangkap dua tersangka tersebut, anggota melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya. Upaya tersebut membuahkan hasil. Satu orang kembali diamankan di Jalan Pesalakan Gang 1 Kelurahan Kemayoran. ”Pelaku lain yang kami amankan, Agus Sairi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pengelolaan Wisata Belum Maksimal

Saat digeledah, pelaku didapati membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kiri. Pelaku juga membawa alat isap sabu-sabu jenis bong yang berada di atas gardu tempat pelaku diamankan. ”Tiga tersangka masih dalam pemeriksaan intensif ,” jelasnya. ”Kerugian diperkirakan Rp 3 juta,” imbuhnya.

Pada hari yang sama, yakni Jumat (24/5) sekitar pukul 13.00 Unit Reskrim Polsek Socah juga mengamankan Heriyanto, 37. Warga Raas, Desa Kemuning, Kecamatan Tragah itu diduga telah melakukan tindak pencurian dengan kekerasan serta pemerasan tas warna cokelat pada Kamis (2/5) sekitar pukul 10.00. Korban bernama Nia Risma, 36, warga Dusun Bakungan, Desa/Kecamatan Kwanyar. Korban dihubungi pelaku melalui akun Facebook (FB). Kemudian bertemu di Surabaya dan diajak ke Bangkalan. Setibanya di Kampung Sorok, Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, korban diajak ke tengah lahan kosong. ”Pada saat itu pelaku melancarkan aksinya,” kata Suyitno.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Dugaan Asusila Asal Kedungdung Diamankan di Bekasi

Tas, HP, alat kosmetik, serta perhiasan yang dipakai korban diambil dengan paksa. Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam korban setelah berhasil mengambil barang milik korban. Barang milik korban langsung dibawa lari. Sementara korban terjatuh saat mempertahankan tasnya. ”Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 3,2 juta. Atas tindakannya pelaku dikenakan pasal 365 KUHP subsider pasal 368,” jelasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/