alexametrics
24 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Nyuri Handphone, Warga Sampang Diamankan Petugas Pasar Kolpajung

PAMEKASAN – Suasana Pasar Kolpajung pada Minggu (26/5) sekitar pukul 11.00 geger. Pria paro baya tanpa identitas diamankan petugas pasar karena terciduk nyopet salah satu pengunjung pasar.

Muhammad, penjual kapur di Pasar Kolpajung mengatakan, copet melakukan aksinya saat suasana pasar sedang ramai. Karena itu, pelaku leluasa mengambil handphone dari saku kanan jubah korban.

“Saya langsung teriaki dia (pelaku, Red) maling. Orangnya kaget dan berusaha melarikan diri. Tapi, petugas pasar langsung datang dan mengamankannya. Selanjutnya, membawa pelaku dan juga korban ke pos penjagaan,” papar Muhammad.

Hj Muriya, korban pencurian saat dimintai keterangan oleh anggota Satreskrim Polres Pamekasan mengaku dibuntuti pelaku mulai dari dalam pasar. “Saya tidak menyangka kalau pelaku ingin mengambil handphone,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Pamekasan Pastikan Pengiriman Logistik Pemilu Selesai 14 April

Sementara pelaku saat diinterogasi polisi mengaku berasal dari Desa/Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Tapi saat diminta kartu identitas kependudukan, pelaku menyatakan tidak memiliki e-KTP. “Saya ke Pasar Kolpajung mau beli baju,” pungkasnya. (Santi Stia Wardani)

PAMEKASAN – Suasana Pasar Kolpajung pada Minggu (26/5) sekitar pukul 11.00 geger. Pria paro baya tanpa identitas diamankan petugas pasar karena terciduk nyopet salah satu pengunjung pasar.

Muhammad, penjual kapur di Pasar Kolpajung mengatakan, copet melakukan aksinya saat suasana pasar sedang ramai. Karena itu, pelaku leluasa mengambil handphone dari saku kanan jubah korban.

“Saya langsung teriaki dia (pelaku, Red) maling. Orangnya kaget dan berusaha melarikan diri. Tapi, petugas pasar langsung datang dan mengamankannya. Selanjutnya, membawa pelaku dan juga korban ke pos penjagaan,” papar Muhammad.


Hj Muriya, korban pencurian saat dimintai keterangan oleh anggota Satreskrim Polres Pamekasan mengaku dibuntuti pelaku mulai dari dalam pasar. “Saya tidak menyangka kalau pelaku ingin mengambil handphone,” ujarnya.

Baca Juga :  Dititipi Anak Malah Dicabuli

Sementara pelaku saat diinterogasi polisi mengaku berasal dari Desa/Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Tapi saat diminta kartu identitas kependudukan, pelaku menyatakan tidak memiliki e-KTP. “Saya ke Pasar Kolpajung mau beli baju,” pungkasnya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/