alexametrics
21.2 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Pengisian Pimpinan Lima OPD Februari

SUMENEP – Pengisian lima pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep menunggu panitia seleksi (pansel) mendapat SK dari bupati. Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi mengutarakan, pada Februari nanti pasti ada pengisian pimpinan OPD.

Apakah pengisian pimpinan lima OPD itu melalui lelang terbuka atau langsung ditunjuk? Menurut Edy, hal itu menjadi urusan pansel. ”Bisa melalui lelang, bisa langsung ditunjuk, tergantung pansel,” kata dia kemarin (25/1).

Melalui lelang biasanya dari eselon III ke eselon II. Ditunjuk jika langsung diisi pejabat eselon II. Pansel, terang Edy, bisa memilih jabatan apa saja yang perlu dilelang. Saat ini pansel sudah ada, tinggal menunggu SK bupati.

Baca Juga :  Pembangunan RTH Tajamara Sumenep Mandek

Mantan Kadis PU bina marga itu menjelaskan, jabatan yang kosong saat ini lima pimpinan OPD. Maret mendatang ada dua kepala dinas lagi yang memasuki usia pensiun.

Edy menyampaikan, pengisian pejabat definitif di sejumlah OPD yang mengalami kekosongan pimpinan membutuhkan anggaran tidak sedikit. ”Butuh anggaran cukup besar untuk pengisian pejabat eselon II,” sebutnya. Tapi dia tidak menjelaskan secara detail berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk pengisian pejabat definitif.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep Hamid Ali Munir mengatakan, lelang jabatan terbuka harus segera dilakukan karena sudah 2019. Itu agar program kerja OPD tidak terhambat. Sebab kewenangan Plt itu terbatas.

Pimpinan OPD yang diisi pejabat Plt yakni dinas PU bina marga, badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset (BPPKA), disdik, dan bakesbangpol. Jabatan asisten bagian perekonomian Setkab Sumenep juga belum ada yang mengisi.

Baca Juga :  Tanggulangi Banjir, Pemerintah Bangun Drainase

SUMENEP – Pengisian lima pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep menunggu panitia seleksi (pansel) mendapat SK dari bupati. Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi mengutarakan, pada Februari nanti pasti ada pengisian pimpinan OPD.

Apakah pengisian pimpinan lima OPD itu melalui lelang terbuka atau langsung ditunjuk? Menurut Edy, hal itu menjadi urusan pansel. ”Bisa melalui lelang, bisa langsung ditunjuk, tergantung pansel,” kata dia kemarin (25/1).

Melalui lelang biasanya dari eselon III ke eselon II. Ditunjuk jika langsung diisi pejabat eselon II. Pansel, terang Edy, bisa memilih jabatan apa saja yang perlu dilelang. Saat ini pansel sudah ada, tinggal menunggu SK bupati.

Baca Juga :  Kekurangan Surat Suara Belum Terpenuhi

Mantan Kadis PU bina marga itu menjelaskan, jabatan yang kosong saat ini lima pimpinan OPD. Maret mendatang ada dua kepala dinas lagi yang memasuki usia pensiun.

Edy menyampaikan, pengisian pejabat definitif di sejumlah OPD yang mengalami kekosongan pimpinan membutuhkan anggaran tidak sedikit. ”Butuh anggaran cukup besar untuk pengisian pejabat eselon II,” sebutnya. Tapi dia tidak menjelaskan secara detail berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk pengisian pejabat definitif.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep Hamid Ali Munir mengatakan, lelang jabatan terbuka harus segera dilakukan karena sudah 2019. Itu agar program kerja OPD tidak terhambat. Sebab kewenangan Plt itu terbatas.

Pimpinan OPD yang diisi pejabat Plt yakni dinas PU bina marga, badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset (BPPKA), disdik, dan bakesbangpol. Jabatan asisten bagian perekonomian Setkab Sumenep juga belum ada yang mengisi.

Baca Juga :  Asik Rekap Togel, Polisi Tangkap Pria Paruh Baya
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/