21.6 C
Madura
Friday, December 9, 2022

Libatkan Lima Ponpes di Sampang, SKK Migas – HCML Tanam Seribu Pohon Produktif

SAMPANG – SKK Migas wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan penanaman seribu pohon produktif. Target lokasi penanaman tersebar  di lima pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Sampang.

Penanaman pohon pertama dilakukan secara simbolis di Ponpes Assirojiyyah, Kajuk Sampang, Kamis (24/11). Kegiatan tersebut berlangsung di area ponpes Kampung Margalelah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari SKK Migas, HCML, DLH, Disperta dan KP, BPBD, Kapolsek Kota, perwakilan Koramil Kota Sampang, Camat Kota, Lurah Polagan, FPRB, lima pengasuh ponpes dan santri.

Staf Humas SKK Migas Jabanusa Yustian Hakiki mengutarakan, gerakan penghijauan dilakukan serentak di beberapa daerah di Indonesia. Hal itu merupakan bentuk komitmen SKK Migas bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di wilayah Jabanusa untuk menjaga lingkungan dan menekan emisi karbon.

”Penanaman pohon ini dilakukan di wilayah Jabanusa. Kegiatan ini diiukuti langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta dari SKK Migas pusat melalui virtual,” terang Hakiki saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Telat Daftar, Bacaleg Langsung Dicoret

Untuk di Sampang, tanaman yang dipilih merupakan jenis pohon produktif. Lokasinya di lima ponpes. Yaitu Ponpes Assirojiyyah Kajuk, An-Najah Kelurahan Dalpenang, Tanwirul Islam Desa Tanggumong, Bustanul Huffatdz Assaidiyah Kelurahan Dalpenang, dan Ponpes Al-badriyah Kelurahan Banyuanyar.

”Ada seribu pohon produktif yang kami salurkan ke lima ponpes di Sampang. Dengan jenis tanaman yang bervariasi. Misalnya Jambu Merah, Mangga Kiojay, Sirsak, Alpukat Booth7, Klengkeng Matalada, Klengkeng Diamond dan Mangga Manalagi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan penanaman pohon tersebut. Pihaknya mewakili SKK Migas mengucapkan terima kasih kepada pihak ponpes. Dia juga berharap, pohon yang telah ditanam bisa dirawat hingga membuahkan hasil dan bisa dimanfaatkan.

Pengasuh Ponpes Assirojiyyah KH. Athoulloh Bushiri dalam sambutannya menyampaikan, penanaman pohon di area ponpes dinilai langkah yang sangat tepat. Dengan demikian, santri bisa belajar cara berkebun yang baik. Serta memanfaatkan lahan kosong di area ponpes.

Baca Juga :  Tarung di Sumenep, Dua Atlet Percasi Sampang Sabet Dua Penghargaan

”Semoga tanaman ini bisa memberikan manfaat. Selain mengurangi polusi juga dapat memberikan dampak positif bagi santri,” tuturnya.

SIMBOLIS: Pengasuh ponpes mendapat bantuan bibit dan peralatan berkebun. .(Zeinal Abidin/RadarMadura.id)

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang diwakili kepala DLH Faisol Ansori mengatakan, langkah yang dilakukan SKK Migas bersama KKKS sangat tepat. Penanaman pohon produktif selain bisa untuk penghijauan, hasil buahnya juga bisa memberdayakan ponpes.

”Kami sampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik antara pemkab dengan SKK Migas dan KKK di Sampang. Semoga ini bermanfaat untuk pondok dan untuk masyarakat Sampang pada umumnya,” pungkasnya.

Ditambahkan Ketua Pokdarwis Pesona Mandangin Lukman Hakim menuturkan, selain mengawal penanaman pohon produktif, pihaknya akan terus memonitoring hasil penanaman tersebut hingga beberapa bulan. Tujuannya agar kegiatan tersebut benar-benar sesuai harapan.

”Semoga ini menjadi awal yang baik dan ditiru juga oleh pondok lainnya. Dengan harapan penghijauan terus dilakukan, buahnya bisa dikelola pondok,” ucapnya. (za/dry/par)

SAMPANG – SKK Migas wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan penanaman seribu pohon produktif. Target lokasi penanaman tersebar  di lima pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Sampang.

Penanaman pohon pertama dilakukan secara simbolis di Ponpes Assirojiyyah, Kajuk Sampang, Kamis (24/11). Kegiatan tersebut berlangsung di area ponpes Kampung Margalelah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari SKK Migas, HCML, DLH, Disperta dan KP, BPBD, Kapolsek Kota, perwakilan Koramil Kota Sampang, Camat Kota, Lurah Polagan, FPRB, lima pengasuh ponpes dan santri.

Staf Humas SKK Migas Jabanusa Yustian Hakiki mengutarakan, gerakan penghijauan dilakukan serentak di beberapa daerah di Indonesia. Hal itu merupakan bentuk komitmen SKK Migas bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di wilayah Jabanusa untuk menjaga lingkungan dan menekan emisi karbon.


”Penanaman pohon ini dilakukan di wilayah Jabanusa. Kegiatan ini diiukuti langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta dari SKK Migas pusat melalui virtual,” terang Hakiki saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Satroni SD di Sampang, Maling Nekat Gondol Lima Proyektor dan Printer

Untuk di Sampang, tanaman yang dipilih merupakan jenis pohon produktif. Lokasinya di lima ponpes. Yaitu Ponpes Assirojiyyah Kajuk, An-Najah Kelurahan Dalpenang, Tanwirul Islam Desa Tanggumong, Bustanul Huffatdz Assaidiyah Kelurahan Dalpenang, dan Ponpes Al-badriyah Kelurahan Banyuanyar.

”Ada seribu pohon produktif yang kami salurkan ke lima ponpes di Sampang. Dengan jenis tanaman yang bervariasi. Misalnya Jambu Merah, Mangga Kiojay, Sirsak, Alpukat Booth7, Klengkeng Matalada, Klengkeng Diamond dan Mangga Manalagi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan penanaman pohon tersebut. Pihaknya mewakili SKK Migas mengucapkan terima kasih kepada pihak ponpes. Dia juga berharap, pohon yang telah ditanam bisa dirawat hingga membuahkan hasil dan bisa dimanfaatkan.

- Advertisement -

Pengasuh Ponpes Assirojiyyah KH. Athoulloh Bushiri dalam sambutannya menyampaikan, penanaman pohon di area ponpes dinilai langkah yang sangat tepat. Dengan demikian, santri bisa belajar cara berkebun yang baik. Serta memanfaatkan lahan kosong di area ponpes.

Baca Juga :  Belum Jadwalkan Paripurna Pembentukan AKD

”Semoga tanaman ini bisa memberikan manfaat. Selain mengurangi polusi juga dapat memberikan dampak positif bagi santri,” tuturnya.

SIMBOLIS: Pengasuh ponpes mendapat bantuan bibit dan peralatan berkebun. .(Zeinal Abidin/RadarMadura.id)

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang diwakili kepala DLH Faisol Ansori mengatakan, langkah yang dilakukan SKK Migas bersama KKKS sangat tepat. Penanaman pohon produktif selain bisa untuk penghijauan, hasil buahnya juga bisa memberdayakan ponpes.

”Kami sampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik antara pemkab dengan SKK Migas dan KKK di Sampang. Semoga ini bermanfaat untuk pondok dan untuk masyarakat Sampang pada umumnya,” pungkasnya.

Ditambahkan Ketua Pokdarwis Pesona Mandangin Lukman Hakim menuturkan, selain mengawal penanaman pohon produktif, pihaknya akan terus memonitoring hasil penanaman tersebut hingga beberapa bulan. Tujuannya agar kegiatan tersebut benar-benar sesuai harapan.

”Semoga ini menjadi awal yang baik dan ditiru juga oleh pondok lainnya. Dengan harapan penghijauan terus dilakukan, buahnya bisa dikelola pondok,” ucapnya. (za/dry/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/