alexametrics
17.8 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Torul Ajak Masyarakat Sampang Mengaji

SAMPANG – Semarak dan momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 di Kota Bahari berlanjut. Bahkan, peringatan tahun ini lebih meriah. Peringatan HSN 2017 dan Deklarasi Gerakan Sampang Mengaji merupakan inisiatif Ir. H. M. Matorurrozaq Ismail, M.M.T.

Ribuan santri hadir dalam acara di GOR Indoor Wijaya Kusuma, Selasa (24/10). Acara itu juga mempertemukan badan otonom (banom) NU, organisasi di bawah NU dengan pimpinan anak cabang (PAC) NU, dan majelis wakil cabang (MWC) se-Sampang. Agenda utama kegiatan ini adalah Gerakan Sampang Mengaji.

Para tokoh dan ulama yang hadir antara lain, Wakil Gubernur Jatim H. Saifullah Yusuf, Wakil Rois Syuriah PW NU Jatim KH. Marzuki Mustamar, dan Ketua Tahfidziyah PC NU Sampang KH. Muhaimin Abdul Bari. Kemudian, Rois Syuriah PC NU Sampang KH. Syafiuddin Abd. Wahid, Ketua DPC PKB Sampang KH. Achmad Fauzan Zaini, dan pengurus NU se-Sampang. Selain itu, PAC DPC PKB se-Sampang dan semua kiai kampung di Kota Bahari.

Penggagas Gerakan Sampang Mengaji Ir. H. M. Matorurrozaq Ismail, M.M.T. mengatakan, acara itu digelar karena banyaknya pergeseran nilai dan budaya akibat arus kemajuan teknologi dan informasi. Dulu pada masa kecilnya, ketika azan Asar, Magrib, dan Isya berkumandang, masyarakat rata-rata sudah berangkat ke langgar untuk salat dan mengaji. ”Di rumah pun masyarakat mengaji bersama keluarga,” ucap pria yang akrab disapa Torul itu.

Baca Juga :  Hikmah Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Saat ini yang terjadi, kata Torul, kebiasaan masyarakat telah beralih. Yakni, menyalakan televisi, bermain video game, dan tidak pernah bisa lepas dari gadget. Karena itu, pihaknya akan bergerak terus untuk menyampaikan kampanye edukatif melalui media massa di Sampang.

”Kami akan menggelorakan semangat mengaji dan mencintai serta belajar Alquran. Sehingga apa yang menjadi problem masyarakat Sampang saat ini bisa diatasi dengan mengaji Alquran,” terangnya.

Torul hanya meminta masyarakat minimal satu jam setelah salat Magrib untuk mematikan televisi, berhenti bermain game, dan tidak bergantung pada gadget. Dia meminta mulai saat ini untuk mengaji Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu di dalam Alquran. Dengan demikian, Torul yakin kondisi Sampang zaman dulu yang terbebas dari narkoba akan kembali didapatkan.

”Alhamdulillah kami mendapat tanggapan positif para ulama. Gerakan Sampang Mengaji ini terinspirasi dengan Gerakan Nusantara Mengaji yang diawali oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Bagi kami, ini gerakan yang sangat hebat,” jelasnya.

Baca Juga :  Asyik Nyabu, PNS Ditangkap

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengapresiasi Gerakan Sampang Mengaji. Menurut Gus Ipul, ini adalah gerakan yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerhatikan diri sendiri dan anak-anak untuk membiasakan setiap hari mengaji.

”Kalau bisa, satu hari satu juz atau minimal sehari satu lembar untuk membiasakan diri. Kami harapkan, ini menjadi suatu gerakan yang istiqamah. Lebih-lebih apabila nanti ada keputusan bupati,” katanya.

Bupati Sampang, kata Gus Ipul, wajib merespons aspirasi masyarakat dan mendorong anak-anak muda supaya memiliki waktu yang cukup untuk belajar memahami, membaca, dan menerapkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. ”Saya akan bagikan juga tambahan 1.000 Alquran untuk dibagikan ke masjid dan musala di Sampang,” tandasnya.

Dalam acara tersebut, panitia memberikan 10.000 Alquran ke masjid atau musala se-Sampang. Selain itu, Khatmil Quran di 99 masjid atau musala se-Sampang. Kemudian, pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan kampanye edukatif Gerakan Sampang Mengaji.

SAMPANG – Semarak dan momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 di Kota Bahari berlanjut. Bahkan, peringatan tahun ini lebih meriah. Peringatan HSN 2017 dan Deklarasi Gerakan Sampang Mengaji merupakan inisiatif Ir. H. M. Matorurrozaq Ismail, M.M.T.

Ribuan santri hadir dalam acara di GOR Indoor Wijaya Kusuma, Selasa (24/10). Acara itu juga mempertemukan badan otonom (banom) NU, organisasi di bawah NU dengan pimpinan anak cabang (PAC) NU, dan majelis wakil cabang (MWC) se-Sampang. Agenda utama kegiatan ini adalah Gerakan Sampang Mengaji.

Para tokoh dan ulama yang hadir antara lain, Wakil Gubernur Jatim H. Saifullah Yusuf, Wakil Rois Syuriah PW NU Jatim KH. Marzuki Mustamar, dan Ketua Tahfidziyah PC NU Sampang KH. Muhaimin Abdul Bari. Kemudian, Rois Syuriah PC NU Sampang KH. Syafiuddin Abd. Wahid, Ketua DPC PKB Sampang KH. Achmad Fauzan Zaini, dan pengurus NU se-Sampang. Selain itu, PAC DPC PKB se-Sampang dan semua kiai kampung di Kota Bahari.


Penggagas Gerakan Sampang Mengaji Ir. H. M. Matorurrozaq Ismail, M.M.T. mengatakan, acara itu digelar karena banyaknya pergeseran nilai dan budaya akibat arus kemajuan teknologi dan informasi. Dulu pada masa kecilnya, ketika azan Asar, Magrib, dan Isya berkumandang, masyarakat rata-rata sudah berangkat ke langgar untuk salat dan mengaji. ”Di rumah pun masyarakat mengaji bersama keluarga,” ucap pria yang akrab disapa Torul itu.

Baca Juga :  Kepala Plontos Timses Jihad Sambut Pemimpin Baru

Saat ini yang terjadi, kata Torul, kebiasaan masyarakat telah beralih. Yakni, menyalakan televisi, bermain video game, dan tidak pernah bisa lepas dari gadget. Karena itu, pihaknya akan bergerak terus untuk menyampaikan kampanye edukatif melalui media massa di Sampang.

”Kami akan menggelorakan semangat mengaji dan mencintai serta belajar Alquran. Sehingga apa yang menjadi problem masyarakat Sampang saat ini bisa diatasi dengan mengaji Alquran,” terangnya.

Torul hanya meminta masyarakat minimal satu jam setelah salat Magrib untuk mematikan televisi, berhenti bermain game, dan tidak bergantung pada gadget. Dia meminta mulai saat ini untuk mengaji Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu di dalam Alquran. Dengan demikian, Torul yakin kondisi Sampang zaman dulu yang terbebas dari narkoba akan kembali didapatkan.

”Alhamdulillah kami mendapat tanggapan positif para ulama. Gerakan Sampang Mengaji ini terinspirasi dengan Gerakan Nusantara Mengaji yang diawali oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Bagi kami, ini gerakan yang sangat hebat,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Sosialisasikan Tata Cara Pemungutan–Penghitungan Suara

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengapresiasi Gerakan Sampang Mengaji. Menurut Gus Ipul, ini adalah gerakan yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerhatikan diri sendiri dan anak-anak untuk membiasakan setiap hari mengaji.

”Kalau bisa, satu hari satu juz atau minimal sehari satu lembar untuk membiasakan diri. Kami harapkan, ini menjadi suatu gerakan yang istiqamah. Lebih-lebih apabila nanti ada keputusan bupati,” katanya.

Bupati Sampang, kata Gus Ipul, wajib merespons aspirasi masyarakat dan mendorong anak-anak muda supaya memiliki waktu yang cukup untuk belajar memahami, membaca, dan menerapkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. ”Saya akan bagikan juga tambahan 1.000 Alquran untuk dibagikan ke masjid dan musala di Sampang,” tandasnya.

Dalam acara tersebut, panitia memberikan 10.000 Alquran ke masjid atau musala se-Sampang. Selain itu, Khatmil Quran di 99 masjid atau musala se-Sampang. Kemudian, pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan kampanye edukatif Gerakan Sampang Mengaji.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/