alexametrics
20.6 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Kurang Tenang di Akhir, Gagal Jadi Juara

BANGKALAN – Nova Oktavia mampu tampil hingga akhir dalam Kejurnas Catur Wali kota Cup di Surabaya. Dari lima babak yang dijalani, dia berhasil meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan. 

Namun, hasil tersebut belum mampu menjadikan pecatur Bangkalan itu masuk dalam top 3 pecatur nasional. Nova hanya mampu finis di peringkat kelima. ”Kurang tenang di akhir, kami kurang beruntung,” ungkap Abd. Somad, pelatih catur Bangkalan.

Di akhir babak, Nova harus berhadapan dengan pecatur unggulan. Yaitu pecatur asal Jember, Kamila. ”Salah satu petak saja bisa buyar semuanya. Memang yang menentukan di akhir itu dewi fortuna atau keberuntungan,” tambah Somad.

Nova yang baru berusia 15 tahun sengaja masuk di kategori U-19 atau kategori SMA. Pengalaman dan kualitas, jelas Somad, pecatur yang duduk di bangku SMP itu tidak kalah. Kesalahan yang membuatnya kalah.

Baca Juga :  Empat Pecatur Bangkalan Bakal Turun di Gresik Open

Sementara para pecatur lainnya justru tak ada yang mampu masuk 5 besar. Dengan demikian, Bangkalan gagal memenuhi target. Namun, Somad masih memaklumi. Sebab, kejuaraan yang diikuti merupakan level nasional.

BANGKALAN – Nova Oktavia mampu tampil hingga akhir dalam Kejurnas Catur Wali kota Cup di Surabaya. Dari lima babak yang dijalani, dia berhasil meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan. 

Namun, hasil tersebut belum mampu menjadikan pecatur Bangkalan itu masuk dalam top 3 pecatur nasional. Nova hanya mampu finis di peringkat kelima. ”Kurang tenang di akhir, kami kurang beruntung,” ungkap Abd. Somad, pelatih catur Bangkalan.

Di akhir babak, Nova harus berhadapan dengan pecatur unggulan. Yaitu pecatur asal Jember, Kamila. ”Salah satu petak saja bisa buyar semuanya. Memang yang menentukan di akhir itu dewi fortuna atau keberuntungan,” tambah Somad.


Nova yang baru berusia 15 tahun sengaja masuk di kategori U-19 atau kategori SMA. Pengalaman dan kualitas, jelas Somad, pecatur yang duduk di bangku SMP itu tidak kalah. Kesalahan yang membuatnya kalah.

Baca Juga :  Suka Catur karena Bisa Tidur di Hotel

Sementara para pecatur lainnya justru tak ada yang mampu masuk 5 besar. Dengan demikian, Bangkalan gagal memenuhi target. Namun, Somad masih memaklumi. Sebab, kejuaraan yang diikuti merupakan level nasional.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/