alexametrics
21.9 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Arab Saudi

SWISS, Jawa Pos Radar MaduraMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi Faisal Al-Ibrahim di Davos, Swiss, Minggu (22/5). Beberapa isu diangkat dalam pertemuan bilateral tersebut. Antara lain, mengenai perdagangan kedua negara dan rencana kerja sama di bidang investasi.

Pertemuan ini menindaklanjuti hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi di bidang ekonomi agar terjalin dengan baik. Nilai perdagangan Indonesia-Arab Saudi tercatat USD5,5 miliar pada 2021. Ekspor Indonesia ke Arab Saudi selama periode Januari–Desember 2021 sebesar USD1,5 miliar.

Angka itu naik 12,78 persen dibandingkan periode yang sama 2020 yang berjumlah USD1,33 miliar. Selain itu, total nilai foreign direct investment (FDI) dari Arab Saudi ke Indonesia mencapai USD24,6 juta pada periode 2016–2021.

Menko Airlangga pada kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar Indonesia menjadi mitra strategis Arab Saudi melalui sinergi upaya visi Arab Saudi 2030 dan visi Indonesia Emas 2045. Airlangga juga berharap, hubungan bilateral kedua negara akan terjalin semakin erat. Khususnya pada kerja sama ekonomi.

Baca Juga :  Polisi Janji Ungkap Jagal Guru Ngaji

Dalam pertemuan itu juga dibahas berbagai perkembangan di kawasan dan global yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama. Airlangga juga menyampaikan beberapa perkembangan terkait Presidensi G20 dan keanggotan Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG) dan mengharapkan dukungan serta kerja sama Pemerintah Arab Saudi dalam mencapai kepentingan global bersama.

Menteri Faisal Al-Ibrahim menanggapi dengan menjelaskan pertumbuhan ekonomi Arab Saudi yang didorong oleh minyak dan gas. Menteri Al-Ibrahim juga mengamati kondisi saat ini mengenai perang di Ukraina menyebabkan volatilitas energi, metal, dan investasi. Arab Saudi telah mengantisipasi dampak perang dengan meningkatkan kapasitas refinery.

Arab Saudi juga berharap G20 dapat menjaga situasi, terutama food security. Meskipun Arab Saudi tidak terlalu terdampak, mengkhawatirkan kondisi di negara-negara sekitar, terutama terkait kelangkaan fertilizer.

Kedua menteri juga mendiskusikan perkembangan teknologi perminyakan di Arab Saudi. Misalnya, investasi carbon capture, utilization, and storage (CCUS). Juga dibicarakan mengenai blue hydrogen dan investasi di Ibu Kota Nusantara.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Money Politics Pada Pilkada Bangkalan Dihentikan

Menteri Al-Ibrahim menyampaikan bahwa saat ini Arab Saudi juga sedang mengembangkan kota-kota dengan membangun berbagai infrastruktur. Arab Saudi berminat untuk bekerja sama dalam penyediaan tenaga kerja terampil di bidang teknologi informasi di Arab Saudi. Menteri Arab Saudi juga tertarik untuk bekerja sama dalam bidang kebudayaan yang sudah memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Arab Saudi sebagai salah satu negara G20 menyampaikan dukungan penuh bagi Presidensi G20 Indonesia. Menko Airlangga juga berharap agar Arab Saudi berpartisipasi dalam pertemuan tingkat menteri pembangunan G20.

Dalam pertemuan ini, Menko Airlangga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, serta Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Eko Cahyanto. (ekon.go.id/luq)

SWISS, Jawa Pos Radar MaduraMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi Faisal Al-Ibrahim di Davos, Swiss, Minggu (22/5). Beberapa isu diangkat dalam pertemuan bilateral tersebut. Antara lain, mengenai perdagangan kedua negara dan rencana kerja sama di bidang investasi.

Pertemuan ini menindaklanjuti hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi di bidang ekonomi agar terjalin dengan baik. Nilai perdagangan Indonesia-Arab Saudi tercatat USD5,5 miliar pada 2021. Ekspor Indonesia ke Arab Saudi selama periode Januari–Desember 2021 sebesar USD1,5 miliar.

Angka itu naik 12,78 persen dibandingkan periode yang sama 2020 yang berjumlah USD1,33 miliar. Selain itu, total nilai foreign direct investment (FDI) dari Arab Saudi ke Indonesia mencapai USD24,6 juta pada periode 2016–2021.


Menko Airlangga pada kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar Indonesia menjadi mitra strategis Arab Saudi melalui sinergi upaya visi Arab Saudi 2030 dan visi Indonesia Emas 2045. Airlangga juga berharap, hubungan bilateral kedua negara akan terjalin semakin erat. Khususnya pada kerja sama ekonomi.

Baca Juga :  Penetapan Tunggu Putusan MK

Dalam pertemuan itu juga dibahas berbagai perkembangan di kawasan dan global yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama. Airlangga juga menyampaikan beberapa perkembangan terkait Presidensi G20 dan keanggotan Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG) dan mengharapkan dukungan serta kerja sama Pemerintah Arab Saudi dalam mencapai kepentingan global bersama.

Menteri Faisal Al-Ibrahim menanggapi dengan menjelaskan pertumbuhan ekonomi Arab Saudi yang didorong oleh minyak dan gas. Menteri Al-Ibrahim juga mengamati kondisi saat ini mengenai perang di Ukraina menyebabkan volatilitas energi, metal, dan investasi. Arab Saudi telah mengantisipasi dampak perang dengan meningkatkan kapasitas refinery.

Arab Saudi juga berharap G20 dapat menjaga situasi, terutama food security. Meskipun Arab Saudi tidak terlalu terdampak, mengkhawatirkan kondisi di negara-negara sekitar, terutama terkait kelangkaan fertilizer.

Kedua menteri juga mendiskusikan perkembangan teknologi perminyakan di Arab Saudi. Misalnya, investasi carbon capture, utilization, and storage (CCUS). Juga dibicarakan mengenai blue hydrogen dan investasi di Ibu Kota Nusantara.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Money Politics Pada Pilkada Bangkalan Dihentikan

Menteri Al-Ibrahim menyampaikan bahwa saat ini Arab Saudi juga sedang mengembangkan kota-kota dengan membangun berbagai infrastruktur. Arab Saudi berminat untuk bekerja sama dalam penyediaan tenaga kerja terampil di bidang teknologi informasi di Arab Saudi. Menteri Arab Saudi juga tertarik untuk bekerja sama dalam bidang kebudayaan yang sudah memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Arab Saudi sebagai salah satu negara G20 menyampaikan dukungan penuh bagi Presidensi G20 Indonesia. Menko Airlangga juga berharap agar Arab Saudi berpartisipasi dalam pertemuan tingkat menteri pembangunan G20.

Dalam pertemuan ini, Menko Airlangga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, serta Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Eko Cahyanto. (ekon.go.id/luq)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/