alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Hibur Ribuan Masyarakat

BANGKALAN – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bersama Polres dan Pemkab Bangkalan mengadakan Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas, Sabtu malam (25/5). Even tahunan yang diikuti 32 desa itu mampu menghibur ribuan masyarakat Kota Salak.

Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Imron Amin mengatakan, musik patrol dan daul dug-dug merupakan salah satu kebudayaan Madura. Karena itu, harus dilestarikan oleh masyarakat. Khususnya, generasi muda atau kaum millenial.

Selain melestarikan budaya Madura, kata bupati, even tersebut diharapkan bisa menghibur masyarakat. “Saya mengucapkan  terima kasih kepada Jawa Pos Radar Madura dan Polres Bangkalan. Sebab, saban tahun mengadakan kegiatan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Musik Tradisional Tong-Tong SMPIT Al-Hidayah Hibur Pengunjung CFD JPRM

Bupati menilai, kemasan even sudah apik. Para peserta melantunkan lagu Islami dan yel-yel untuk terus menjaga kamtibmas. Itu bagus karena masyarakat baru saja mengikuti perhelatan pesta demokrasi. Kerukunan dan persatuan harus dijaga demi keutuhan NKRI.

“Setiap perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Jadi, harus tetap menjunjung tinggi sportifitas. Mari kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT di bulan Ramadan ini,” ajaknya.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, acara Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas diharapkan bisa mempererat hubungan baik antar masyarakat. “Sehingga, kian kompak menjaga kamtimas di Bangkalan,” harapnya.

Boby menilai, masyarakat Bangkalan cukup dewasa. Meski ada perbedaan dalam pemilu, namun tetap menjaga keamanan. “Kami menghimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi. Terus jaga kerukunan agar kamtibmas tetap terpelihara,” tutupnya.

Baca Juga :  Popularitas Ra Bir Aly Tembus 98,2 Persen

BANGKALAN – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bersama Polres dan Pemkab Bangkalan mengadakan Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas, Sabtu malam (25/5). Even tahunan yang diikuti 32 desa itu mampu menghibur ribuan masyarakat Kota Salak.

Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Imron Amin mengatakan, musik patrol dan daul dug-dug merupakan salah satu kebudayaan Madura. Karena itu, harus dilestarikan oleh masyarakat. Khususnya, generasi muda atau kaum millenial.

Selain melestarikan budaya Madura, kata bupati, even tersebut diharapkan bisa menghibur masyarakat. “Saya mengucapkan  terima kasih kepada Jawa Pos Radar Madura dan Polres Bangkalan. Sebab, saban tahun mengadakan kegiatan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  34 Anggota Dewan Tidak Masuk


Bupati menilai, kemasan even sudah apik. Para peserta melantunkan lagu Islami dan yel-yel untuk terus menjaga kamtibmas. Itu bagus karena masyarakat baru saja mengikuti perhelatan pesta demokrasi. Kerukunan dan persatuan harus dijaga demi keutuhan NKRI.

“Setiap perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Jadi, harus tetap menjunjung tinggi sportifitas. Mari kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT di bulan Ramadan ini,” ajaknya.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, acara Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas diharapkan bisa mempererat hubungan baik antar masyarakat. “Sehingga, kian kompak menjaga kamtimas di Bangkalan,” harapnya.

Boby menilai, masyarakat Bangkalan cukup dewasa. Meski ada perbedaan dalam pemilu, namun tetap menjaga keamanan. “Kami menghimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi. Terus jaga kerukunan agar kamtibmas tetap terpelihara,” tutupnya.

Baca Juga :  Kapolres Bersama Tokoh Sosialisasi Keliling
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/