alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Putra Sumenep Jadi Pj Bupati Pamekasan

PAMEKASAN – Teka teki pengisian Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan terungkap. Gubernur Soekarwo menunjuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim RB. Fattah Jasin. Senin (28/5) dia akan dilantik menjadi orang nomor satu di Bumi Ratu Pamelingan hingga September mendatang.

Fattah Jasin merupakan putra asli Sumenep. Sebelum menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, pria berkumis itu duduk di posisi Kepala Bappeda Pemprov Jatim. Fattah juga pernah menjabat Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Beberapa waktu terakhir, Fattah masuk bursa pemilihan Sekda Provinsi Jatim menggantikan Akhmad Sukardi yang purnatugas pada 1 Agustus 2018 mendatang. Pengangkatan Fattah tertuang dalam SK Mendagri Nomor 131.35-1690 tentang Pengangkatan Pj Bupati Pamekasan, Jawa Timur.

Kemudian, SK tersebut dilanjutkan dengan surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Nomor 132.35/4696/OTDA. Surat yang ditandatangani Direktur Jenderal (Dirjen) Otda Sumarsono itu memerintahkan kepada Gubernur Soekarwo untuk segera melantik Fattah Jasin sebagai Pj Bupati Pamekasan. Kemudian, berita acara pelantikan itu dilaporkan ke Kemendagri.

Baca Juga :  Pemprov Jatim dan Pusat Dukung Terobosan UMM di KEK Singhasari

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono membenarkan surat tersebut. SK pengangkatan Pj Bupati ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo. Dengan demikian, gubernur harus segera melaksanakan pelantikan.

Soni– sapaan Sumarsono –mengatakan, gubernur Jatim diberi waktu sepekan untuk menggelar pelantikan. Surat yang dikeluarkan pada Senin, 21 Mei 2018. Maka, Senin pekan depan (28/5) ambang batas terakhir melaksanakan seremonial pelantikan itu. ”Iya benar (surat itu, Red). Apa ada kesalahan?” katanya kemarin (24/5).

Plt Gubernur Sulsel itu menyampaikan, secara terperinci waktu pelantikan tidak tertuang dalam surat tersebut. Sebab, kegiatan tersebut mengikuti waktu senggang gubernur yang bakal menggelar acara. ”Maksimum satu minggu,” katanya.

Plh Bupati Pamekasan Mohamad Alwi mengatakan, pelantikan Pj bupati akan digelar Senin (28/5). Agendanya digelar pada pukul 10.00 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pasca Pj bupati dilantik, secara otomatis jabatan Plh bupati purna.

Begitu pula dengan jabatan Pj bupati, pada 20 September mendatang juga purna. Itu setelah bupati definitif hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dilantik. Dua pasangan calon (paslon) bersaing untuk menjadi kepala daerah. Mereka adalah Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) dan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah).

Baca Juga :  Polisi Janji Ungkap Jagal Guru Ngaji

Mohamad Alwi menjabat Plh Bupati sejak 22 April lalu. Plt Sekkab Pamekasan itu mengisi jabatan orang nomor satu di Pamekasan itu pasca akhir masa jabatan (AMJ) Bupati Achmad Syafii-Khalil Asy’ari pada 21 April. ”Senin (28/5) pelantikannya,” katanya.

Anggota DPRD Pamekasan Harun Suyitno menyambut baik pelantikan Pj bupati tersebut. Gubernur memang selayaknya segera menggelar pelantikan. Sebab, dalam waktu dekat, banyak agenda yang membutuhkan seorang bupati.

Salah satunya, pembahasan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) dan pembahasan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS). ”Agenda pembahasan itu butuh bupati. Tidak bisa kalau hanya Plh,” katanya.

Harun berharap, pasca adanya Pj bupati itu, roda pemerintahan kembali berjalan normal. Ada kebijakan strategis yang diambil orang nomor satu di Pamekasan itu untuk kesejahteraan masyarakat.

PAMEKASAN – Teka teki pengisian Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan terungkap. Gubernur Soekarwo menunjuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim RB. Fattah Jasin. Senin (28/5) dia akan dilantik menjadi orang nomor satu di Bumi Ratu Pamelingan hingga September mendatang.

Fattah Jasin merupakan putra asli Sumenep. Sebelum menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, pria berkumis itu duduk di posisi Kepala Bappeda Pemprov Jatim. Fattah juga pernah menjabat Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Beberapa waktu terakhir, Fattah masuk bursa pemilihan Sekda Provinsi Jatim menggantikan Akhmad Sukardi yang purnatugas pada 1 Agustus 2018 mendatang. Pengangkatan Fattah tertuang dalam SK Mendagri Nomor 131.35-1690 tentang Pengangkatan Pj Bupati Pamekasan, Jawa Timur.


Kemudian, SK tersebut dilanjutkan dengan surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Nomor 132.35/4696/OTDA. Surat yang ditandatangani Direktur Jenderal (Dirjen) Otda Sumarsono itu memerintahkan kepada Gubernur Soekarwo untuk segera melantik Fattah Jasin sebagai Pj Bupati Pamekasan. Kemudian, berita acara pelantikan itu dilaporkan ke Kemendagri.

Baca Juga :  Pemprov Jatim dan Pusat Dukung Terobosan UMM di KEK Singhasari

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono membenarkan surat tersebut. SK pengangkatan Pj Bupati ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo. Dengan demikian, gubernur harus segera melaksanakan pelantikan.

Soni– sapaan Sumarsono –mengatakan, gubernur Jatim diberi waktu sepekan untuk menggelar pelantikan. Surat yang dikeluarkan pada Senin, 21 Mei 2018. Maka, Senin pekan depan (28/5) ambang batas terakhir melaksanakan seremonial pelantikan itu. ”Iya benar (surat itu, Red). Apa ada kesalahan?” katanya kemarin (24/5).

Plt Gubernur Sulsel itu menyampaikan, secara terperinci waktu pelantikan tidak tertuang dalam surat tersebut. Sebab, kegiatan tersebut mengikuti waktu senggang gubernur yang bakal menggelar acara. ”Maksimum satu minggu,” katanya.

Plh Bupati Pamekasan Mohamad Alwi mengatakan, pelantikan Pj bupati akan digelar Senin (28/5). Agendanya digelar pada pukul 10.00 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pasca Pj bupati dilantik, secara otomatis jabatan Plh bupati purna.

Begitu pula dengan jabatan Pj bupati, pada 20 September mendatang juga purna. Itu setelah bupati definitif hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dilantik. Dua pasangan calon (paslon) bersaing untuk menjadi kepala daerah. Mereka adalah Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) dan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah).

Baca Juga :  Percepat Pemekaran, Lintas Fraksi Surati Pimpinan DPRD Pamekasan

Mohamad Alwi menjabat Plh Bupati sejak 22 April lalu. Plt Sekkab Pamekasan itu mengisi jabatan orang nomor satu di Pamekasan itu pasca akhir masa jabatan (AMJ) Bupati Achmad Syafii-Khalil Asy’ari pada 21 April. ”Senin (28/5) pelantikannya,” katanya.

Anggota DPRD Pamekasan Harun Suyitno menyambut baik pelantikan Pj bupati tersebut. Gubernur memang selayaknya segera menggelar pelantikan. Sebab, dalam waktu dekat, banyak agenda yang membutuhkan seorang bupati.

Salah satunya, pembahasan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) dan pembahasan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS). ”Agenda pembahasan itu butuh bupati. Tidak bisa kalau hanya Plh,” katanya.

Harun berharap, pasca adanya Pj bupati itu, roda pemerintahan kembali berjalan normal. Ada kebijakan strategis yang diambil orang nomor satu di Pamekasan itu untuk kesejahteraan masyarakat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/