alexametrics
22.8 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Kapolsekta Pamekasan Tak Melanggar Pemilu

PAMEKASAN – Laporan tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Sandi terkait dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret nama Kapolsek Kota (Kapolsekta) Pamekasan AKP Puryanto kandas. Pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran pemilu itu sudah selesai. Bawaslu menegaskan bahwa pernyataan Kapolsekta tidak termasuk dalam pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu. Dengan demikian, pihaknya tidak bisa melanjutkan laporan pelapor. ”Setelah kami melakukan kajian, pernyataan terlapor tidak masuk dalam pelanggaran pemilu,” katanya kemarin (24/4).

Dari hasil keterangan saksi dan bukti yang dihimpun Bawaslu, undang-undang yang disangkakan pelapor meleset. Sebab, menurutnya, dalam kegiatan tersebut Kapolsekta tidak terlibat dalam kegiatan kampanye. Yang menjadi acuan Bawaslu pasal 280 UU 7/2017 tentang Pemilu.

Baca Juga :  Panitia Matangkan Rangkaian Acara Ludruk Santri

Dalam UU tersebut disebutkan bahwa yang dilarang jika pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu mengikutsertakan pihak kepolisian. ”Itu kan tidak dilibatkan, tapi dengan sendirinya Kapolsekta mengungkapkan pernyataan itu. Dalam kasus ini tidak ada tim pelaksana kampanye,” ungkapnya.

Meski begitu, laporan tersebut tetap diproses. Pihaknya menilai pernyataan Kapolsekta dalam video berdurasi 2 menit 12 detik mengarah itu masuk dalam pelanggaran lain. Karena itu, Bawaslu merekomendasikan hasil pemeriksaan kasus tersebut kepada komisi kode etik Polri.

Pihaknya tidak berhak untuk memberikan sanksi karena tidak masuk dalam pelanggaran pemilu.

”Jadi yang menentukan sanksi dari Polri sesuai dengan perundang-undangan kepolisian,” ujarnya.

Anggota Tim Pemenangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi Pamekasan Khairul Kalam mengaku sudah mengetahui hasil pemeriksaan Bawaslu. Surat pemberitahuan Bawaslu disampaikan satu hari sebelum pesta demokrasi dimulai.

Baca Juga :  Ngopi Bareng, Minta Saran Jurnalis, KPU Sampang Ajak Sukseskan Pemilu

Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum menentukan langkah menanggapi laporannya tersebut. Saat ini pihaknya masih fokus pada hasil pemilu. ”Cuma, itu (hasil pemeriksaan Bawaslu) jelas-jelas ada sesuatu. Kami tidak menerima terkait hal itu,” ucapnya. (bil)

PAMEKASAN – Laporan tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Sandi terkait dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret nama Kapolsek Kota (Kapolsekta) Pamekasan AKP Puryanto kandas. Pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran pemilu itu sudah selesai. Bawaslu menegaskan bahwa pernyataan Kapolsekta tidak termasuk dalam pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu. Dengan demikian, pihaknya tidak bisa melanjutkan laporan pelapor. ”Setelah kami melakukan kajian, pernyataan terlapor tidak masuk dalam pelanggaran pemilu,” katanya kemarin (24/4).

Dari hasil keterangan saksi dan bukti yang dihimpun Bawaslu, undang-undang yang disangkakan pelapor meleset. Sebab, menurutnya, dalam kegiatan tersebut Kapolsekta tidak terlibat dalam kegiatan kampanye. Yang menjadi acuan Bawaslu pasal 280 UU 7/2017 tentang Pemilu.

Baca Juga :  PDIP Rombak Jatah Pimpinan AKD

Dalam UU tersebut disebutkan bahwa yang dilarang jika pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu mengikutsertakan pihak kepolisian. ”Itu kan tidak dilibatkan, tapi dengan sendirinya Kapolsekta mengungkapkan pernyataan itu. Dalam kasus ini tidak ada tim pelaksana kampanye,” ungkapnya.

Meski begitu, laporan tersebut tetap diproses. Pihaknya menilai pernyataan Kapolsekta dalam video berdurasi 2 menit 12 detik mengarah itu masuk dalam pelanggaran lain. Karena itu, Bawaslu merekomendasikan hasil pemeriksaan kasus tersebut kepada komisi kode etik Polri.

Pihaknya tidak berhak untuk memberikan sanksi karena tidak masuk dalam pelanggaran pemilu.

”Jadi yang menentukan sanksi dari Polri sesuai dengan perundang-undangan kepolisian,” ujarnya.

Anggota Tim Pemenangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi Pamekasan Khairul Kalam mengaku sudah mengetahui hasil pemeriksaan Bawaslu. Surat pemberitahuan Bawaslu disampaikan satu hari sebelum pesta demokrasi dimulai.

Baca Juga :  Asyik Nonton Karnaval, Rumah Dibobol Maling

Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum menentukan langkah menanggapi laporannya tersebut. Saat ini pihaknya masih fokus pada hasil pemilu. ”Cuma, itu (hasil pemeriksaan Bawaslu) jelas-jelas ada sesuatu. Kami tidak menerima terkait hal itu,” ucapnya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/