alexametrics
21 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Bantu Pemerintah Tekan Pengangguran, JPRM-Bank BPRS Pilih Lakukan Ini

SUMENEP – Seminar entrepreneur bertema Membangun Mindset Entrepreneur Bukan Sekedar Pedagang digelar di Rumah Makanan, Minuman, Murah, Dadakan (Mami Muda), Selasa (25/2) sekitar pukul 13.00.

Seminar digelar untuk memberdayakan dan meningkatkan eksistensi usaha rakyat. Kebetulan, JPRM bekerjasama dengan Bank BPRS menyediakan lapak gratis selama setahun di Pasar Anom lantai 2.

“Semua produk bisa dijual di toko, kios, dan stan yang kami sediakan. Syaratnya, produk yang dijual terkategori non limbah,” kata Kepala Divisi Aset Persediaan dan Pembiayaan Bank BPRS, Hadi.

Hj Dewi Khalifah yang karib disapa Nyai Eva mengatakan, jiwa entrepreneur harus dipupuk karena bisa mengurangi jumlah pengangguran. Termasuk, mengembangkan potensi yang ada di Sumenep.

Baca Juga :  Jualan Miras di Bulan Ramadan, Polisi Sita 35 Botol dan Jamu Binaraci

“Teman-teman OOSyam harus ada tindak lanjut usai mengikuti seminar. Untuk perijinan, bersinergi dengan dinas terkait. Kalau permodalan, gandeng perbankan,” ucapnya.

Yusuf Ismail, Ketua Oke Oce Syam Sumenep menegaskan, siapapun yang punya usaha boleh bergabung. “Kita akan dampingi dan latih agar naik kelas dari sisi omset maupun usaha,” pungkasnya.

Sri Hermin Sofariana, salah satu peserta seminar mengaku banyak ilmu yang diberikan narasumber. “Misalnya, cara berwirausaha dan menekuni bisnis yang dirintis,” ucap warga Desa Pabian itu.

Pantauan RadarMadura.id, peserta seminar banyak yang berminat menempati toko, kios, dan stan. “Bahkan, Nyai Eva langsung booking empat toko,” jelas staf Divisi Even JPRM, Echa. (Aminatus Suhra)

Baca Juga :  Ikhtiar Membumikan Teater Seraya Mengingat Lampat Kemaduraan

SUMENEP – Seminar entrepreneur bertema Membangun Mindset Entrepreneur Bukan Sekedar Pedagang digelar di Rumah Makanan, Minuman, Murah, Dadakan (Mami Muda), Selasa (25/2) sekitar pukul 13.00.

Seminar digelar untuk memberdayakan dan meningkatkan eksistensi usaha rakyat. Kebetulan, JPRM bekerjasama dengan Bank BPRS menyediakan lapak gratis selama setahun di Pasar Anom lantai 2.

“Semua produk bisa dijual di toko, kios, dan stan yang kami sediakan. Syaratnya, produk yang dijual terkategori non limbah,” kata Kepala Divisi Aset Persediaan dan Pembiayaan Bank BPRS, Hadi.


Hj Dewi Khalifah yang karib disapa Nyai Eva mengatakan, jiwa entrepreneur harus dipupuk karena bisa mengurangi jumlah pengangguran. Termasuk, mengembangkan potensi yang ada di Sumenep.

Baca Juga :  Dukung Bambang Jadi Tokoh Pejabat/Politik

“Teman-teman OOSyam harus ada tindak lanjut usai mengikuti seminar. Untuk perijinan, bersinergi dengan dinas terkait. Kalau permodalan, gandeng perbankan,” ucapnya.

Yusuf Ismail, Ketua Oke Oce Syam Sumenep menegaskan, siapapun yang punya usaha boleh bergabung. “Kita akan dampingi dan latih agar naik kelas dari sisi omset maupun usaha,” pungkasnya.

Sri Hermin Sofariana, salah satu peserta seminar mengaku banyak ilmu yang diberikan narasumber. “Misalnya, cara berwirausaha dan menekuni bisnis yang dirintis,” ucap warga Desa Pabian itu.

Pantauan RadarMadura.id, peserta seminar banyak yang berminat menempati toko, kios, dan stan. “Bahkan, Nyai Eva langsung booking empat toko,” jelas staf Divisi Even JPRM, Echa. (Aminatus Suhra)

Baca Juga :  Proyek Pengadaan PJU Ditunda
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/