alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Polres-JPRM Cari Solusi Tertibkan CFD

SUMENEP – Hingga saat ini masih banyak pelanggaran car free day (CFD). Kendaraan bermotor banyak parkir di sekitar Taman Pottre Koneng yang menjadi area CFD. Polres Sumenep bersama Jawa Pos Radar Madura (JPRM) sedang mencari solusi mengatasi pelanggaran tersebut.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Aprianto mengungkapkan, pihaknya tidak bisa langsung mengambil tindakan tegas dengan cara menilang kendaraan yang masuk. Sebab, menurut dia, tindakan tersebut bisa merugikan masyarakat yang antusias mengikuti CFD.

”Tindakan tilang itu bisa dilakukan, tapi harus diawali dengan sosialisasi terlebih dahulu. Kalau masyarakat sudah mendapat sosialisasi yang baik tapi masih melanggar, baru bisa kita ambil tindakan tilang,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Sampang Siap Sukseskan Fun Bike dan CFD

Sementara ini, Deddy mengaku sedang menggodok rencana penyediaan lahan parkir di sisi utara Taman Pottre Koneng. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jarak antara pengunjung dan kendaraan mereka.

”Memang ada usulan untuk menyediakan lahan parkir khusus. Tapi, sekarang rencana itu masih dalam masa penggodokan,” jelas Deddy.

Di sisi lain, kegiatan CFD kali ini juga lebih meriah dari minggu-minggu sebelumnya. Hal ini tidak lain karena hadirnya tokoh punakawan dan Wiro Sableng. Aktornya adalah para anggota Satlantas Polres Sumenep.

Selain diisi dengan aktivitas olahraga dan bakti sosial, kehadiran tokoh-tokoh pewayangan itu juga menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Bahkan, banyak yang meminta berfoto.

Baca Juga :  Paslon Kholifah Komitmen Perkuat Nilai-Nilai Keagamaan

”Misi utama dari tokoh ini untuk menghibur pengunjung. Tapi, ada misi lain, yaitu mengampanyekan keselamatan berkendara melalui kegiatan Millennial Road Safety Festival (MRSF),” pungkas Deddy.

SUMENEP – Hingga saat ini masih banyak pelanggaran car free day (CFD). Kendaraan bermotor banyak parkir di sekitar Taman Pottre Koneng yang menjadi area CFD. Polres Sumenep bersama Jawa Pos Radar Madura (JPRM) sedang mencari solusi mengatasi pelanggaran tersebut.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Aprianto mengungkapkan, pihaknya tidak bisa langsung mengambil tindakan tegas dengan cara menilang kendaraan yang masuk. Sebab, menurut dia, tindakan tersebut bisa merugikan masyarakat yang antusias mengikuti CFD.

”Tindakan tilang itu bisa dilakukan, tapi harus diawali dengan sosialisasi terlebih dahulu. Kalau masyarakat sudah mendapat sosialisasi yang baik tapi masih melanggar, baru bisa kita ambil tindakan tilang,” katanya.

Baca Juga :  Fun Bike dan CFD Meriah

Sementara ini, Deddy mengaku sedang menggodok rencana penyediaan lahan parkir di sisi utara Taman Pottre Koneng. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jarak antara pengunjung dan kendaraan mereka.

”Memang ada usulan untuk menyediakan lahan parkir khusus. Tapi, sekarang rencana itu masih dalam masa penggodokan,” jelas Deddy.

Di sisi lain, kegiatan CFD kali ini juga lebih meriah dari minggu-minggu sebelumnya. Hal ini tidak lain karena hadirnya tokoh punakawan dan Wiro Sableng. Aktornya adalah para anggota Satlantas Polres Sumenep.

Selain diisi dengan aktivitas olahraga dan bakti sosial, kehadiran tokoh-tokoh pewayangan itu juga menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Bahkan, banyak yang meminta berfoto.

Baca Juga :  Ajak Dua Teman Tega Perkosa Adik Ipar

”Misi utama dari tokoh ini untuk menghibur pengunjung. Tapi, ada misi lain, yaitu mengampanyekan keselamatan berkendara melalui kegiatan Millennial Road Safety Festival (MRSF),” pungkas Deddy.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/