alexametrics
26.1 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Sebar Adegan Ranjang Pacar, Sali Diringkus

BANGKALAN – Cinta tidak direstui membuat Sali, warga Desa Baengas, Kecamatan Labang, gelap mata. Pemuda 27 tahun ini nekat menyebar adegan ranjang bersama pacarnya berinisial SF, 18. Kini dia mendekam di ruang tahanan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ceritanya, Sali berpacaran dengan SF sekitar setahun lalu. Namun, cinta mereka tidak direstui orang tua SF. Bahkan, keluarganya menjodohkan dengan pria lain.

Sali terus berharap bisa memiliki tambatan hatinya itu. Awal Januari 2019, Sali mengajak SF ke rumahnya. SF mengiyakan ajakan dan mendatangi rumah pacarnya itu.

Sali pun mengajak SF berhubungan badan layaknya suami istri di rumahnya. Adegan panas direkam Sali menggunakan kamera handphone tanpa sepengetahuan SF.

Kesal tambatan hatinya dijodohkan dengan pria lain, Sali pun mengancam akan menyebarkan video dan foto-foto adegan ranjang itu. Pelaku lantas menyebarkan video dan foto melalui media sosial (medsos). Ada beberapa pose foto dan potongan video adegan panas berdurasi 4 detik.

Baca Juga :  Inspektorat Enggan Beber Hasil Pengawasan OPD

Tak hanya itu, Sali juga mengirimkan foto adegan ranjang itu kepada kakak korban. Tanpa pikir panjang keluarga korban melapor ke Mapolsek Sukolilo, Selasa (22/1) sekitar pukul 19.00. Petugas menerbitkan Surat Laporan Polisi LP/03/I /2019/Jatim/Res.Bkln/sek.Sukolilo dan mulai melakukan penyelidikan.

Empat jam setelah menerima laporan, polisi berhasil menciduk Sali di rumahnya. Sali berdalih, perbuatan ranjang dilakukan bersama korban bukan pemerkosaan, melainkan didasari suka sama suka. Dia mengaku sangat mencintai pacarnya itu.

Sementara orang tua SF tidak merestui dan menjodohkan korban dengan pria lain. Kenapa tega menyebarkan foto dan video adegan ranjang bersama pacarnya? Dia berdalih sangat mencintai SF sehingga tidak sudi kekasihnya bersanding dengan orang lain. ”Saya benar-benar sayang sama dia. Saya khilaf,” ungkap pria berambut gondrong itu di Mapolsek Sukolilo kemarin (24/1).

Baca Juga :  Bakal Hadirkan Saksi Ahli dari Surabaya

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso membenarkan telah menangkap Sali. Hasil pemeriksaan sementara pelaku dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan pornoaksi lantaran sengaja merekam adegan ranjang dan menyebarluaskan.

Sali dijerat pasal 45 jo 27 UU Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE subsider pasal 29 jo 4 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dengan demikian, Sali diancam hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun. ”Pelaku masih kami periksa. Sekarang dia ditahan di Polsek Sukolilo,” tegasnya. 

BANGKALAN – Cinta tidak direstui membuat Sali, warga Desa Baengas, Kecamatan Labang, gelap mata. Pemuda 27 tahun ini nekat menyebar adegan ranjang bersama pacarnya berinisial SF, 18. Kini dia mendekam di ruang tahanan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ceritanya, Sali berpacaran dengan SF sekitar setahun lalu. Namun, cinta mereka tidak direstui orang tua SF. Bahkan, keluarganya menjodohkan dengan pria lain.

Sali terus berharap bisa memiliki tambatan hatinya itu. Awal Januari 2019, Sali mengajak SF ke rumahnya. SF mengiyakan ajakan dan mendatangi rumah pacarnya itu.


Sali pun mengajak SF berhubungan badan layaknya suami istri di rumahnya. Adegan panas direkam Sali menggunakan kamera handphone tanpa sepengetahuan SF.

Kesal tambatan hatinya dijodohkan dengan pria lain, Sali pun mengancam akan menyebarkan video dan foto-foto adegan ranjang itu. Pelaku lantas menyebarkan video dan foto melalui media sosial (medsos). Ada beberapa pose foto dan potongan video adegan panas berdurasi 4 detik.

Baca Juga :  PBB Terancam Ditinggal Sendirian

Tak hanya itu, Sali juga mengirimkan foto adegan ranjang itu kepada kakak korban. Tanpa pikir panjang keluarga korban melapor ke Mapolsek Sukolilo, Selasa (22/1) sekitar pukul 19.00. Petugas menerbitkan Surat Laporan Polisi LP/03/I /2019/Jatim/Res.Bkln/sek.Sukolilo dan mulai melakukan penyelidikan.

Empat jam setelah menerima laporan, polisi berhasil menciduk Sali di rumahnya. Sali berdalih, perbuatan ranjang dilakukan bersama korban bukan pemerkosaan, melainkan didasari suka sama suka. Dia mengaku sangat mencintai pacarnya itu.

Sementara orang tua SF tidak merestui dan menjodohkan korban dengan pria lain. Kenapa tega menyebarkan foto dan video adegan ranjang bersama pacarnya? Dia berdalih sangat mencintai SF sehingga tidak sudi kekasihnya bersanding dengan orang lain. ”Saya benar-benar sayang sama dia. Saya khilaf,” ungkap pria berambut gondrong itu di Mapolsek Sukolilo kemarin (24/1).

Baca Juga :  MK Terima Hasil PSU Pilkada Sampang

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso membenarkan telah menangkap Sali. Hasil pemeriksaan sementara pelaku dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan pornoaksi lantaran sengaja merekam adegan ranjang dan menyebarluaskan.

Sali dijerat pasal 45 jo 27 UU Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE subsider pasal 29 jo 4 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dengan demikian, Sali diancam hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun. ”Pelaku masih kami periksa. Sekarang dia ditahan di Polsek Sukolilo,” tegasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/