alexametrics
20.5 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

8 Motor Milik Pemkab Hilang, Kerugian Ditaksir Rp 45 Juta

SAMPANG – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang mencatat, delapan unit motor pelat merah hilang. Akibatnya, pemkab mengalami kerugian hingga Rp 45 juta.

Kabid Pengelolaan Aset BPPKAD Sampang Bambang Indra Basuki mengatakan, delapan motor milik pemerintah itu diketahui hilang setelah pihaknya mendata kendaraan dinas di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). ”Yang hilang motor jenis bebek. Kalau dinominalkan, kerugian pemerintah sekitar Rp 45 juta,” ungkapnya.

Kendaraan yang hilang tersebut dipegang aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah OPD. Bambang enggan membeberkan nama-nama ASN yang menghilangkan motor itu. Dia hanya menegaskan, ASN tersebut diwajibkan membayar ganti rugi sesuai taksiran harga motor yang dihilangkan. ”Setiap aset yang dihilangkan harus diganti. Caranya dicicil setiap bulan selama dua tahun. Itu wajib,” tegas dia.

Baca Juga :  Volume Transaksi Tumbuh 175,2 %, BRImo Terus Perkaya Fitur dan Inovasi Digital

Bambang menyebut kendaraan yang hilang itu bukan karena unsur kesengajaan atau kelalaian pemegang. Melainkan karena nasib yang kurang beruntung. ”Dari pengakuan pihak terkait, motor hilang ketika diparkir di halaman rumah,” katanya.

Dia berharap semua ASN yang memegang kendaraan dinas lebih maksimal menjaga dan merawat kendaraan pelat merah sehingga tidak mudah rusak atau hilang. ”Kalau rusak ya diperbaiki. Biaya perawatan sudah dianggarkan. Kalau sudah tidak layak pakai, segera dikembalikan ke bagian aset,” sarannya.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Syamsuddin meminta BPPKAD maksimal melakukan pendataan aset. Tujuannya, agar kekayaan milik pemerintah terjaga dan terawasi dengan baik.

Dia mendesak BPPKAD tegas memberikan sanksi kepada pihak yang menghilangkan kendaraan milik pemkab. Kata dia, hilangnya aset bukan hal baru di lingkungan Pemkab Sampang. Karena itu, butuh ketegasan bupati dalam memberikan sanksi kepada pihak terkait yang lalai.

Baca Juga :  Waspada, Pelaku Curanmor Bawa Senpi

SAMPANG – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang mencatat, delapan unit motor pelat merah hilang. Akibatnya, pemkab mengalami kerugian hingga Rp 45 juta.

Kabid Pengelolaan Aset BPPKAD Sampang Bambang Indra Basuki mengatakan, delapan motor milik pemerintah itu diketahui hilang setelah pihaknya mendata kendaraan dinas di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). ”Yang hilang motor jenis bebek. Kalau dinominalkan, kerugian pemerintah sekitar Rp 45 juta,” ungkapnya.

Kendaraan yang hilang tersebut dipegang aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah OPD. Bambang enggan membeberkan nama-nama ASN yang menghilangkan motor itu. Dia hanya menegaskan, ASN tersebut diwajibkan membayar ganti rugi sesuai taksiran harga motor yang dihilangkan. ”Setiap aset yang dihilangkan harus diganti. Caranya dicicil setiap bulan selama dua tahun. Itu wajib,” tegas dia.

Baca Juga :  Saksi Ahli Absen, Sidang Ditunda

Bambang menyebut kendaraan yang hilang itu bukan karena unsur kesengajaan atau kelalaian pemegang. Melainkan karena nasib yang kurang beruntung. ”Dari pengakuan pihak terkait, motor hilang ketika diparkir di halaman rumah,” katanya.

Dia berharap semua ASN yang memegang kendaraan dinas lebih maksimal menjaga dan merawat kendaraan pelat merah sehingga tidak mudah rusak atau hilang. ”Kalau rusak ya diperbaiki. Biaya perawatan sudah dianggarkan. Kalau sudah tidak layak pakai, segera dikembalikan ke bagian aset,” sarannya.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Syamsuddin meminta BPPKAD maksimal melakukan pendataan aset. Tujuannya, agar kekayaan milik pemerintah terjaga dan terawasi dengan baik.

Dia mendesak BPPKAD tegas memberikan sanksi kepada pihak yang menghilangkan kendaraan milik pemkab. Kata dia, hilangnya aset bukan hal baru di lingkungan Pemkab Sampang. Karena itu, butuh ketegasan bupati dalam memberikan sanksi kepada pihak terkait yang lalai.

Baca Juga :  Anak Kelas II SD Diduga Jadi Korban Pencabulan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/