21.6 C
Madura
Friday, December 9, 2022

BRI Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Cianjur

JAWA BARAT – Gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, membuat ribuan masyarakat terdampak dan terpaksa harus mengungsi. Cepat Tanggap BUMN bersama masyarakat gotong royong untuk mempercepat pemulihan pasca bencana.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN turut terjun ke lokasi terdampak untuk terus melakukan pemantauan. Juga menyalurkan berbagai kebutuhan bagi warga teterdampa

”Yang terpenting saat ini BUMN hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi mereka dan menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian. Ke depan, tentu kita juga fokus membantu pemulihan sejumlah fasilitas. Misalnya seperti sekolah, rumah ibadah, layanan kesehatan yang terdampak gempa,” kata Erick.

Salah satunya, BRI melalui CSR BRI Peduli yang pro-aktif membantu warga terdampak dengan membangun posko BRI Peduli Bencana yang terletak di Kampung Gunung Lanjung, Desa Cijedil, Kecamatan Cigenang, Kabupaten Cianjur. Di Posko BRI Peduli tersebut juga disiapkan dapur umum, posko distribusi bantuan, hingga pelayanan medis dan trauma healing.

Satuan tanggap bencana BRI, yakni Tim Elang, bahu membahu bergotong royong bersama Satgas BUMN, warga, dan pihak lainnya unntuk mengevakuasi dan menjamin kebutuhan warga terdampak.

Pada tahap awal, BRI melakukan gerakan bantuan nasi bungkus dengan menyalurkan bantuan 2.000 makanan siap santap (nasi bungkus). Bantuan lain juga telah didistribusikan. Di antaranya 300 paket sembako, obat-obatan, hingga kebutuhan balita kepada warga terdampak gempa. BRI juga mengadakan pemeriksaan kesehatan oleh Tim medis BRImedika di posko BRI Peduli Bencana tersebut.

Baca Juga :  Hari Kartini Momentum Tingkatkan Semangat Juang

Selain itu, Tim elang bersama berbagai pihak terkait juga aktif membantu evakuasi warga yang masih terisolir akibat akses yang terhalang reruntuhan bangunan. Tim Elang bersama pekerja BRI setempat (Mantri BRI Unit Ciherang, Cidejil, Sawagede, dan Muka) blusukan ke lokasi-lokasi gempa di Cianjur.

Blusukan dengan motor dilakukan untuk menelusuri jalan-jalan sempit agar bisa menjangkau posko korban bencana yang relatif terisolir. Saat blusukan, tim membawa 1.000 makanan siap santap (nasi bungkus).

Corporate Secretary BRI Aestika Orzya Gunarto mengatakan, BRI akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan bencana. “Berbagai bantuan terus kami berikan, InsanBRILian (Pekerja BRI) bersama berbagai pihak di lapangan senantiasa gotong royong membantu warga agar pulih lebih cepat dari masa-masa sulit,” terangnya.

“BRI juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk bersinergi dan menyalurkan bantuan tanggap bencana tahap selanjutnya. Tujuannya untuk meringankan masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan pasca bencana,” jelasnya.

Baca Juga :  Dandim 0828 Sampang Berharap Besar pada Para Nomine

Selain itu, BRI telah melakukan pemantauan dan inventarisasi aset yang terdampak. Hingga saat ini kondisi kantor maupun init kerja BRI di daerah terdampak bencana mayoritas dalam kondisi baik.

“Secara umum layanan perbankan BRI di wilayah Cianjur dan sekitarnya tetap dapat beroperasi secara normal untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat,” jelasnya.

Terdapat 2 kantor BRI unit yang rusak karena gempa yang mengakibatkan kantor tidak bisa beroperasi. Khususnya BRI unit Cikaroya dan Cijedil. Khusus di kantor BRI yang rusak tersebut disediakan layanan E-Buzz (layanan perbankan di atas kendaraan/mini mobile branch).

Dengan demikian, secara keseluruhan masyarakat tetap dapat menikmati layanan perbankan di BRI Kantor Cabang Cianjur, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cirancang, KCP Sukanagara, KCP Cipanas, mau pun 27 BRI unit di seluruh wilayah di Cianjur.

Selain itu, untuk memudahkan masyarakat, BRI juga tetap memberikan akses layanan keuangan melalui AgenBRILink, digital banking, internet banking, SMS Banking, dan BBarat (*/par)
 
Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

JAWA BARAT – Gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, membuat ribuan masyarakat terdampak dan terpaksa harus mengungsi. Cepat Tanggap BUMN bersama masyarakat gotong royong untuk mempercepat pemulihan pasca bencana.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN turut terjun ke lokasi terdampak untuk terus melakukan pemantauan. Juga menyalurkan berbagai kebutuhan bagi warga teterdampa

”Yang terpenting saat ini BUMN hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi mereka dan menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian. Ke depan, tentu kita juga fokus membantu pemulihan sejumlah fasilitas. Misalnya seperti sekolah, rumah ibadah, layanan kesehatan yang terdampak gempa,” kata Erick.


Salah satunya, BRI melalui CSR BRI Peduli yang pro-aktif membantu warga terdampak dengan membangun posko BRI Peduli Bencana yang terletak di Kampung Gunung Lanjung, Desa Cijedil, Kecamatan Cigenang, Kabupaten Cianjur. Di Posko BRI Peduli tersebut juga disiapkan dapur umum, posko distribusi bantuan, hingga pelayanan medis dan trauma healing.

Satuan tanggap bencana BRI, yakni Tim Elang, bahu membahu bergotong royong bersama Satgas BUMN, warga, dan pihak lainnya unntuk mengevakuasi dan menjamin kebutuhan warga terdampak.

Pada tahap awal, BRI melakukan gerakan bantuan nasi bungkus dengan menyalurkan bantuan 2.000 makanan siap santap (nasi bungkus). Bantuan lain juga telah didistribusikan. Di antaranya 300 paket sembako, obat-obatan, hingga kebutuhan balita kepada warga terdampak gempa. BRI juga mengadakan pemeriksaan kesehatan oleh Tim medis BRImedika di posko BRI Peduli Bencana tersebut.

Baca Juga :  Madura FC Serius Latihan Jelang Laga Pekan ke - 21

Selain itu, Tim elang bersama berbagai pihak terkait juga aktif membantu evakuasi warga yang masih terisolir akibat akses yang terhalang reruntuhan bangunan. Tim Elang bersama pekerja BRI setempat (Mantri BRI Unit Ciherang, Cidejil, Sawagede, dan Muka) blusukan ke lokasi-lokasi gempa di Cianjur.

- Advertisement -

Blusukan dengan motor dilakukan untuk menelusuri jalan-jalan sempit agar bisa menjangkau posko korban bencana yang relatif terisolir. Saat blusukan, tim membawa 1.000 makanan siap santap (nasi bungkus).

Corporate Secretary BRI Aestika Orzya Gunarto mengatakan, BRI akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan bencana. “Berbagai bantuan terus kami berikan, InsanBRILian (Pekerja BRI) bersama berbagai pihak di lapangan senantiasa gotong royong membantu warga agar pulih lebih cepat dari masa-masa sulit,” terangnya.

“BRI juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk bersinergi dan menyalurkan bantuan tanggap bencana tahap selanjutnya. Tujuannya untuk meringankan masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan pasca bencana,” jelasnya.

Baca Juga :  Raih Predikat Leadership AAA, Bukti Implementasi ESG BRI Semakin Terdepan

Selain itu, BRI telah melakukan pemantauan dan inventarisasi aset yang terdampak. Hingga saat ini kondisi kantor maupun init kerja BRI di daerah terdampak bencana mayoritas dalam kondisi baik.

“Secara umum layanan perbankan BRI di wilayah Cianjur dan sekitarnya tetap dapat beroperasi secara normal untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat,” jelasnya.

Terdapat 2 kantor BRI unit yang rusak karena gempa yang mengakibatkan kantor tidak bisa beroperasi. Khususnya BRI unit Cikaroya dan Cijedil. Khusus di kantor BRI yang rusak tersebut disediakan layanan E-Buzz (layanan perbankan di atas kendaraan/mini mobile branch).

Dengan demikian, secara keseluruhan masyarakat tetap dapat menikmati layanan perbankan di BRI Kantor Cabang Cianjur, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cirancang, KCP Sukanagara, KCP Cipanas, mau pun 27 BRI unit di seluruh wilayah di Cianjur.

Selain itu, untuk memudahkan masyarakat, BRI juga tetap memberikan akses layanan keuangan melalui AgenBRILink, digital banking, internet banking, SMS Banking, dan BBarat (*/par)
 
Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/