21.4 C
Madura
Saturday, December 10, 2022

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten dan Bisnisnya Sehat

JAKARTA – Untuk membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital AMSI atau disingkat IdiA. Acara itu digelar di Ballroom 1, Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (23/11).

Peluncuran agency ini dilakukan di tengah acara IDC 2022 yg digelar sejak 21 November lalu. Agency ini, nantinya akan memastikan media yang berada di dalamnya akan memberikan konten yang sehat dengan bisnis yang sehat pula.

Launching IDiA ini dihadiri pengurus pusat AMSI serta para ketua AMSI wilayah dari berbagai daerah di Indonesia. Event bersejarah ini pun sekaligus memberikan nuansa kebersamaan terhadap para anggota AMSI (baik yang ada di kepengurusan pusat maupun di daerah).

Adapun susunan Komisaris PT Inisiatif Digital AMSI yakni, Komisaris Utama Wenseslaus Manggut, Komisaris Suwarjono, Irfan Junaidi, Wahyu Dhyatmika dan Maryadi. Untuk Direksi yakni Direktur Utama Adi Prasetya, wakil Direktur Utama Dwi Eko Lokononto dan Direktur Ismoko Wijaya.

Baca Juga :  Suara Paling Buncit, Ra Imam Bangga. Ini Alasannya

Ketua AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan, agency yang dilaunching merupakan jalan untuk membuat ekosistem bisnis media menjadi lebih baik. “Dari awal kita punya slogan menjadi media kita kontennya sehat dan bisnisnya sehat. Inilah bentuk realisasi dengan adanya agency yang nantinya membuat ekosistem media menjadi sehat,” katanya.

Menurut Wens, sapaan Wenseslaus Manggut, suka atau tidak suka, setiap media akan masuk ke dalam ekosistem di mana persaingan yang ketat. Demikian pula halnya dengan para brand, baik nasional maupun Internasional akan menyasar ke daerah.

“Butuh wadah dan penggerak untuk bisa mengambil brand-brand tersebut. Kita ingin brand yang sehat landing di media yang berkualitas. Untuk itu ekosistemnya harus kita bantu,” tambahnya.

Dijelaskan, saat ini AMSI menaungi 412 media siber dari seluruh Indonesia. Tentunya, tidak bisa tunggal dalam mendapatkan bisnis bersama brand-brand tersebut. Sehingga agency adalah solusi untuk menaunginya.

“Tugas agency adalah memberikan jalan untuk menggaet brand tersebut agar landing di media yg berkualitas,” imbuhnya lagi.

Baca Juga :  IndiHome Hadirkan Paket Promo Akhir Tahun

Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMSI, Wahyu Dhyatmika menambahkan, agency AMSI ini siap bekerjasama dengan berbagai pihak. Saat ini  bekerjasama dengan internews lewat Ads For News yang menerapkan brands safety ketat.

“Jadi ada guideline yang diterapkse. Sehingga baik media yang dinaungi agency ini maupun brand akan berada pada ekosistem nantinya akan sehat,” terangnya.

Director Ads For News, Chris Hajecki melalui zoom meeting mengaku senang sekali bekerja sama dengan AMSI melalui agency. Hal ini, kata dia, merupakan kesempatan untuk bekerjasama dengan berbagai media lokal maupun nasional yang ada di Indonesia.

“Ads for News memiliki tujuan sederhana untuk memungkinkan merek memperkuat komunitas tempat mereka menjual dengan beriklan dengan media berita lokal tepercaya yang melaporkan komunitas tersebut,” ujarnya.

Peluncuran agency iklan ini bukan gagasan satu dua orang pengurus. Tapi, hasil keputusan kongres organisasi. (*)

JAKARTA – Untuk membentuk ekosistem bisnis media yang sehat, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agency iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital AMSI atau disingkat IdiA. Acara itu digelar di Ballroom 1, Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (23/11).

Peluncuran agency ini dilakukan di tengah acara IDC 2022 yg digelar sejak 21 November lalu. Agency ini, nantinya akan memastikan media yang berada di dalamnya akan memberikan konten yang sehat dengan bisnis yang sehat pula.

Launching IDiA ini dihadiri pengurus pusat AMSI serta para ketua AMSI wilayah dari berbagai daerah di Indonesia. Event bersejarah ini pun sekaligus memberikan nuansa kebersamaan terhadap para anggota AMSI (baik yang ada di kepengurusan pusat maupun di daerah).


Adapun susunan Komisaris PT Inisiatif Digital AMSI yakni, Komisaris Utama Wenseslaus Manggut, Komisaris Suwarjono, Irfan Junaidi, Wahyu Dhyatmika dan Maryadi. Untuk Direksi yakni Direktur Utama Adi Prasetya, wakil Direktur Utama Dwi Eko Lokononto dan Direktur Ismoko Wijaya.

Baca Juga :  Mitsubishi Triton Buktikan Daya Tahan di Ajang AXCR 2022, 2 Pembalap Jadi Juara

Ketua AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan, agency yang dilaunching merupakan jalan untuk membuat ekosistem bisnis media menjadi lebih baik. “Dari awal kita punya slogan menjadi media kita kontennya sehat dan bisnisnya sehat. Inilah bentuk realisasi dengan adanya agency yang nantinya membuat ekosistem media menjadi sehat,” katanya.

Menurut Wens, sapaan Wenseslaus Manggut, suka atau tidak suka, setiap media akan masuk ke dalam ekosistem di mana persaingan yang ketat. Demikian pula halnya dengan para brand, baik nasional maupun Internasional akan menyasar ke daerah.

“Butuh wadah dan penggerak untuk bisa mengambil brand-brand tersebut. Kita ingin brand yang sehat landing di media yang berkualitas. Untuk itu ekosistemnya harus kita bantu,” tambahnya.

- Advertisement -

Dijelaskan, saat ini AMSI menaungi 412 media siber dari seluruh Indonesia. Tentunya, tidak bisa tunggal dalam mendapatkan bisnis bersama brand-brand tersebut. Sehingga agency adalah solusi untuk menaunginya.

“Tugas agency adalah memberikan jalan untuk menggaet brand tersebut agar landing di media yg berkualitas,” imbuhnya lagi.

Baca Juga :  Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Arab Saudi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMSI, Wahyu Dhyatmika menambahkan, agency AMSI ini siap bekerjasama dengan berbagai pihak. Saat ini  bekerjasama dengan internews lewat Ads For News yang menerapkan brands safety ketat.

“Jadi ada guideline yang diterapkse. Sehingga baik media yang dinaungi agency ini maupun brand akan berada pada ekosistem nantinya akan sehat,” terangnya.

Director Ads For News, Chris Hajecki melalui zoom meeting mengaku senang sekali bekerja sama dengan AMSI melalui agency. Hal ini, kata dia, merupakan kesempatan untuk bekerjasama dengan berbagai media lokal maupun nasional yang ada di Indonesia.

“Ads for News memiliki tujuan sederhana untuk memungkinkan merek memperkuat komunitas tempat mereka menjual dengan beriklan dengan media berita lokal tepercaya yang melaporkan komunitas tersebut,” ujarnya.

Peluncuran agency iklan ini bukan gagasan satu dua orang pengurus. Tapi, hasil keputusan kongres organisasi. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/