alexametrics
21.1 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Pak Haji Jadi Bandar Narkoba Lintas Kabupaten

PAMEKASAN – Perang terhadap peredaran narkoba terus digelorakan. Selasa (22/8) sekitar pukul 14.30 polisi menangkap bandar lintas kabupaten bernama H Mashudi. Pria asal Bangkalan itu ditangkap saat membawa sabu-sabu. Barang haram itu diduga hendak diedarkan di Kota Gerbang Salam.

Wakapolres Pamekasan Kompol Harnoto mengatakan, penangkapan terhadap bandar berpengalaman itu dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat. Kemudian, personel Korps Bhayangkara membuntuti mobil Avanza M 1923 GC yang dikendarai target.

Sesampainya di jalan Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, polisi mencegat mobil berwarna silver metalik itu. Lalu, dilakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu di karet pintu mobil. ”Di pintu sebelah kiri. Sangat rapi. Tapi alhamdulillah kami temukan,” katanya Rabu (23/8).

Baca Juga :  Moh. Jakfar, Tokoh Muda Populer II Madura Awards 2017

Dari tangan Pak Haji itu disita sejumlah barang bukti. Yakni, mobil Avanza, 25,75 gram sabu-sabu, selembar tisu pembungkus, dan plastik hitam. Polisi juga menyita dompet warna cokelat, e-KTP, dan handphone. ”Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengetahui (bandar) yang lebih besar,” katanya.

Selain menyita barang bukti, polisi juga melakukan tes urine terhadap bandar lintas kabupaten itu. Hasilnya, pria asal Dusun Bajit, Desa/Kecamatan Tanjungbumi itu positif mengonsumsi narkoba.

Wakil Ketua Saber Pungli Pamekasan itu juga menyampaikan, atas perbuatannya, H Mashudi dijerat pasal 114 juncto 112 UU 35/2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan Moh. Khalil Asy’ari meminta masyarakat ikut mengawasi peredaran narkoba. Jika ada yang mencurigakan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Peran yang paling ditekankan adalah pengawasan terhadap lingkungan keluarga agar tidak terpengaruh obat-obatan terlarang itu. ”Di internal keluarga juga harus saling mengawasi,” katanya.

Baca Juga :  Puisi Madura Mudhar CH.

Plt Bupati Pamekasan menyampaikan, pemerintah menggalakkan perang narkoba. Sosialisasi dan tes dilakukan secara intens. Mulai dari sekolah sampai instansi pemerintah. Bahkan, instansi pemerintah vertikal memastikan bahwa Kota Gerbang Salam bebas pengaruh buruk narkoba.

”Mari sama-sama saling menjaga agar terhindar dari pengaruh penyalahgunaan  narkoba,” ajaknya. 

 

 

PAMEKASAN – Perang terhadap peredaran narkoba terus digelorakan. Selasa (22/8) sekitar pukul 14.30 polisi menangkap bandar lintas kabupaten bernama H Mashudi. Pria asal Bangkalan itu ditangkap saat membawa sabu-sabu. Barang haram itu diduga hendak diedarkan di Kota Gerbang Salam.

Wakapolres Pamekasan Kompol Harnoto mengatakan, penangkapan terhadap bandar berpengalaman itu dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat. Kemudian, personel Korps Bhayangkara membuntuti mobil Avanza M 1923 GC yang dikendarai target.

Sesampainya di jalan Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, polisi mencegat mobil berwarna silver metalik itu. Lalu, dilakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu di karet pintu mobil. ”Di pintu sebelah kiri. Sangat rapi. Tapi alhamdulillah kami temukan,” katanya Rabu (23/8).

Baca Juga :  TKN Jokowi-Ma’ruf Doakan Prabowo Sehat

Dari tangan Pak Haji itu disita sejumlah barang bukti. Yakni, mobil Avanza, 25,75 gram sabu-sabu, selembar tisu pembungkus, dan plastik hitam. Polisi juga menyita dompet warna cokelat, e-KTP, dan handphone. ”Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengetahui (bandar) yang lebih besar,” katanya.

Selain menyita barang bukti, polisi juga melakukan tes urine terhadap bandar lintas kabupaten itu. Hasilnya, pria asal Dusun Bajit, Desa/Kecamatan Tanjungbumi itu positif mengonsumsi narkoba.

Wakil Ketua Saber Pungli Pamekasan itu juga menyampaikan, atas perbuatannya, H Mashudi dijerat pasal 114 juncto 112 UU 35/2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan Moh. Khalil Asy’ari meminta masyarakat ikut mengawasi peredaran narkoba. Jika ada yang mencurigakan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Peran yang paling ditekankan adalah pengawasan terhadap lingkungan keluarga agar tidak terpengaruh obat-obatan terlarang itu. ”Di internal keluarga juga harus saling mengawasi,” katanya.

Baca Juga :  Moh. Jakfar, Tokoh Muda Populer II Madura Awards 2017

Plt Bupati Pamekasan menyampaikan, pemerintah menggalakkan perang narkoba. Sosialisasi dan tes dilakukan secara intens. Mulai dari sekolah sampai instansi pemerintah. Bahkan, instansi pemerintah vertikal memastikan bahwa Kota Gerbang Salam bebas pengaruh buruk narkoba.

”Mari sama-sama saling menjaga agar terhindar dari pengaruh penyalahgunaan  narkoba,” ajaknya. 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/