alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Polisi Tangkap Pemuda Lamongan dan Sidoarjo Terkait Narkoba

BANGKALAN – Peredaran narkoba di Bangkalan kian tak terbendung. Di jalan raya Desa Tagungguh, Kecamatan Tanjungbumi misalnya. Lokasi ini diketahui kerap dijadikan transaksi narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Rabu (23/5) sekitar pukul 01.45, Unit Reskrim Polsek Tanjungbumi berhasil mengungkap dua orang di lokasi tesebut. Yakni Ahmad Kusaini, 29, warga Dusun/Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan. Serta, Bimo Yudho Purnomo, 27, warga Tawangsari Permai A/66 RT 21/RW 05, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Penangkapan berawal saat polisi menghentikan mobil Avanza yang melaju dari arah utara. Polisi menemukan sabu-sabu saat melakukan pemeriksaan. Lalu meminta Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo turun.

Setelah keduanya turun, pengemudi Avanza langsung melarikan diri dan meninggalkan Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo. Polisi sempat mengejar mobil tersebut. Sayangnya polisi gagal.

Baca Juga :  Kakak Adik Terlibat Narkoba, Ditangkap Usai Konsumsi SS

Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tanjungbumi. Kepada penyidik, mereka mengakui perbuatannya.

Mereka dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk tes urine. Hasilnya, mereka positif menggunakan narkoba. Polisi kemudian menetapkan Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo sebagai tersangka. Barang bukti yang diamankan yakni satu plastik klip sabu-sabu, satu keping KTP dan SIM serta satu lembar tisu.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin mengatakan, penetapan tersangka sesuai dengan barang bukti dan hasil tes urine mereka. Keduanya dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. ”Mereka sudah kami tahan,” katanya.

Baca Juga :  KPU Buka Kotak Suara Jelang Sidang di MK

 

BANGKALAN – Peredaran narkoba di Bangkalan kian tak terbendung. Di jalan raya Desa Tagungguh, Kecamatan Tanjungbumi misalnya. Lokasi ini diketahui kerap dijadikan transaksi narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Rabu (23/5) sekitar pukul 01.45, Unit Reskrim Polsek Tanjungbumi berhasil mengungkap dua orang di lokasi tesebut. Yakni Ahmad Kusaini, 29, warga Dusun/Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan. Serta, Bimo Yudho Purnomo, 27, warga Tawangsari Permai A/66 RT 21/RW 05, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Penangkapan berawal saat polisi menghentikan mobil Avanza yang melaju dari arah utara. Polisi menemukan sabu-sabu saat melakukan pemeriksaan. Lalu meminta Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo turun.


Setelah keduanya turun, pengemudi Avanza langsung melarikan diri dan meninggalkan Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo. Polisi sempat mengejar mobil tersebut. Sayangnya polisi gagal.

Baca Juga :  Airlangga: Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tanjungbumi. Kepada penyidik, mereka mengakui perbuatannya.

Mereka dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk tes urine. Hasilnya, mereka positif menggunakan narkoba. Polisi kemudian menetapkan Ahmad Kusaini dan Bimo Yudho Purnomo sebagai tersangka. Barang bukti yang diamankan yakni satu plastik klip sabu-sabu, satu keping KTP dan SIM serta satu lembar tisu.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin mengatakan, penetapan tersangka sesuai dengan barang bukti dan hasil tes urine mereka. Keduanya dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. ”Mereka sudah kami tahan,” katanya.

Baca Juga :  Kakak Adik Terlibat Narkoba, Ditangkap Usai Konsumsi SS

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/