alexametrics
20.8 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Ketua Partai Bukan Jaminan Lolos

PAMEKASAN – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 juga dimanfaatkan oleh pimpinan partai untuk melaju ke gedung parlemen. Berdasar perolehan suara, peluang sejumlah ketua partai politik untuk menjadi anggota DPRD Pamekasan tidak banyak. Sebagian besar terancam gagal duduk di kursi parlemen.

Beberapa pimpinan ketua parpol yang maju sebagai caleg diantaranya, Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqur Rahman. Dia maju dari daerah pemilihan (dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Kota Pamekasan dan Tlanakan.

Berdasar hasil suara sementara, partai dengan lambang garuda itu diprediksi hanya memperoleh satu kursi dewan. Ironisnya, peraih suara terbanyak bukan ketua partai, melainkan Doni Febrorur Rasyid.

Taufiq mengakui gagalnya merebut kembali kursi dewan. Perolehan suara di dapil 1 hanya menghadiahi partai besutan Prabowo Subianto itu satu kursi. Peraih suara terbanyak yakni Doni Febrorur Rasyid merupakan menantunya sendiri.

Meski demikian, dia tetap bersyukur lantaran peningkatan perolehan suara di Pamekasan cukup signifikan. Partai dengan lambang garuda itu diyakini memperoleh 5 kursi secara keseluruhan. Satu kursi untuk tiap dapil. ”Iya betul (menantu). Alhamdulillah. Saya bisa fokus mengurus partai dulu,” katanya kemarin (23/4).

Ketua DPD PAN Pamekasan Heru Budhi Prayitno sebelumnya juga digadang-gadang akan berhasil merebut kursi. Mantan ketua forum lembaga swadaya masyarakat (LSM) itu berangkat dari dapil 1. Namun, pria berkacamata tersebut kalah dengan calon petahana Abdul Haq. Calon petahana yang menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PAN Pamekasan.

Baca Juga :  Sulit Jerat Pelaku Money Politics

Heru mengaku pasrah dengan pilihan rakyat. Bagi dia, terpilih atau gagal bukan tujuan utama. Tetapi, yang terpenting adalah niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat.

Heru menyampaikan, perolehan suara partai matahari itu diprediksi berkurang. Satu kursi petahana dari dapil 3 yang meliputi Kecamatan Waru, Batumarmar, dan Pasean kemungkinan tidak bisa dipertahankan. ”Satu kursi kemungkinan lepas. Tapi, penghitungan masih berlansung,” katanya.

Peluang Ketua DPD Golkar Rize Ikhwat Muttaqin untuk kembali ke DPRD juga kecil. Perolehan suara anggota komisi I yang nyalon dari dapil 5 itu dikabarkan tidak mampu mengantarkan kembali ke parlemen.

Namun, Wawan optimistis karena penghitungan belum selesai. Tetapi, beberapa kursi dewan berhasil direbut partai beringin. Perinciannya, dapil 1 dan dapil 2 masing-masing satu kursi. Perolehan suara caleg Golkar di dapil 3 dan 4 belum bisa dipastikan.

Baca Juga :  Jelang USBN, 600 SD di Bangkalan Dijadwalkan Ikut Tryout Serentak

Namun, dapil 5 memungkinkan memperoleh 2 kursi. Salah satunya, diraih oleh Wawan. ”Mohon doanya,” kata pria berkacamata itu.

Kabar yang nyaris sama menimpa Ketua DPC Demokrat Pamekasan Hermanto. Peluang wakil ketua dewan itu merebut kembali kursi wakil rakyat dikabarkan sangat kecil karena perolehan suara di bawah calon pendatang baru.

Namun, kesempatan menjadi wakil rakyat kembali masih ada. Sebab, penghitungan di dapil 5 tempat Hermanto nyaleg tinggal dua kecamatan yang belum rampung. Yakni, Kecamatan Larangan dan Pademawu.

 

Ketua Bappilu DPC Demokrat Pamekasan Ismail belum memerinci siapa saja caleg yang dimungkinkan lolos. Namun, untuk dapil 5 daerah Hermanto nyaleg baru mendapatkan satu kursi. ”Dapil 5 satu kursi,” tandasnya.

Nasib serupa juga menimpa Wakil Ketua DPRD Pamekasan Suli Faris. Perolehan suara ketua DPC PBB Pamekasan itu berada di bawah caleg separtai. Yakni, Hamdi yang sama-sama berangkat dari dapil 3. Kemarin (22/4) tidak ada di kantor dewan. Nomor telepon seluler (ponsel) yang biasa digunakan tidak aktif.

Ketua DPC PSI Pamekasan Akhmad Fuad tidak merespons upaya konfirmasi. Kesempatan Fuad untuk melenggang ke DPRD juga sulit.

PAMEKASAN – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 juga dimanfaatkan oleh pimpinan partai untuk melaju ke gedung parlemen. Berdasar perolehan suara, peluang sejumlah ketua partai politik untuk menjadi anggota DPRD Pamekasan tidak banyak. Sebagian besar terancam gagal duduk di kursi parlemen.

Beberapa pimpinan ketua parpol yang maju sebagai caleg diantaranya, Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqur Rahman. Dia maju dari daerah pemilihan (dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Kota Pamekasan dan Tlanakan.

Berdasar hasil suara sementara, partai dengan lambang garuda itu diprediksi hanya memperoleh satu kursi dewan. Ironisnya, peraih suara terbanyak bukan ketua partai, melainkan Doni Febrorur Rasyid.


Taufiq mengakui gagalnya merebut kembali kursi dewan. Perolehan suara di dapil 1 hanya menghadiahi partai besutan Prabowo Subianto itu satu kursi. Peraih suara terbanyak yakni Doni Febrorur Rasyid merupakan menantunya sendiri.

Meski demikian, dia tetap bersyukur lantaran peningkatan perolehan suara di Pamekasan cukup signifikan. Partai dengan lambang garuda itu diyakini memperoleh 5 kursi secara keseluruhan. Satu kursi untuk tiap dapil. ”Iya betul (menantu). Alhamdulillah. Saya bisa fokus mengurus partai dulu,” katanya kemarin (23/4).

Ketua DPD PAN Pamekasan Heru Budhi Prayitno sebelumnya juga digadang-gadang akan berhasil merebut kursi. Mantan ketua forum lembaga swadaya masyarakat (LSM) itu berangkat dari dapil 1. Namun, pria berkacamata tersebut kalah dengan calon petahana Abdul Haq. Calon petahana yang menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PAN Pamekasan.

Baca Juga :  Menko Airlangga Ungkap Sebut Tantangan Besar Majukan Perekonomian Indonesia

Heru mengaku pasrah dengan pilihan rakyat. Bagi dia, terpilih atau gagal bukan tujuan utama. Tetapi, yang terpenting adalah niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat.

Heru menyampaikan, perolehan suara partai matahari itu diprediksi berkurang. Satu kursi petahana dari dapil 3 yang meliputi Kecamatan Waru, Batumarmar, dan Pasean kemungkinan tidak bisa dipertahankan. ”Satu kursi kemungkinan lepas. Tapi, penghitungan masih berlansung,” katanya.

Peluang Ketua DPD Golkar Rize Ikhwat Muttaqin untuk kembali ke DPRD juga kecil. Perolehan suara anggota komisi I yang nyalon dari dapil 5 itu dikabarkan tidak mampu mengantarkan kembali ke parlemen.

Namun, Wawan optimistis karena penghitungan belum selesai. Tetapi, beberapa kursi dewan berhasil direbut partai beringin. Perinciannya, dapil 1 dan dapil 2 masing-masing satu kursi. Perolehan suara caleg Golkar di dapil 3 dan 4 belum bisa dipastikan.

Baca Juga :  Pembahasan Empat Raperda¬†Selesai¬†Dua Jam

Namun, dapil 5 memungkinkan memperoleh 2 kursi. Salah satunya, diraih oleh Wawan. ”Mohon doanya,” kata pria berkacamata itu.

Kabar yang nyaris sama menimpa Ketua DPC Demokrat Pamekasan Hermanto. Peluang wakil ketua dewan itu merebut kembali kursi wakil rakyat dikabarkan sangat kecil karena perolehan suara di bawah calon pendatang baru.

Namun, kesempatan menjadi wakil rakyat kembali masih ada. Sebab, penghitungan di dapil 5 tempat Hermanto nyaleg tinggal dua kecamatan yang belum rampung. Yakni, Kecamatan Larangan dan Pademawu.

 

Ketua Bappilu DPC Demokrat Pamekasan Ismail belum memerinci siapa saja caleg yang dimungkinkan lolos. Namun, untuk dapil 5 daerah Hermanto nyaleg baru mendapatkan satu kursi. ”Dapil 5 satu kursi,” tandasnya.

Nasib serupa juga menimpa Wakil Ketua DPRD Pamekasan Suli Faris. Perolehan suara ketua DPC PBB Pamekasan itu berada di bawah caleg separtai. Yakni, Hamdi yang sama-sama berangkat dari dapil 3. Kemarin (22/4) tidak ada di kantor dewan. Nomor telepon seluler (ponsel) yang biasa digunakan tidak aktif.

Ketua DPC PSI Pamekasan Akhmad Fuad tidak merespons upaya konfirmasi. Kesempatan Fuad untuk melenggang ke DPRD juga sulit.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/