21 C
Madura
Saturday, December 10, 2022

Tekan Biaya Kampanye, Said Abdullah Usulkan Sistem Pileg Tertutup

JAKARTA – Sistem pemilihan legislatif (pileg) diusulkan secara tertutup. Dengan cara itu dapat menekan biaya pemilihan. Selain itu, dapat mencegah persaingan sengit antar calon.

Usulan dilontarkan Ketua DPP Partai PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah. Menurut dia, dengan sistem tertutup, pencoblosan hanya dilakukan di gambar partai. ”Karena itu sesuai dengan kultur kita,” jelas Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/11), dikutip dari detik.com.

Persaingan antar caleg di internal partai terjadi pada sistem pileg terbuka. Persaingan itu terkait nomor urut tiap caleg. Termasuk dirinya di PDIP. ”Tapi itu final dan binding yang harus dilaksanakan dan tidak bisa kami tolak. Itu keputusan MK,” katanya.

Baca Juga :  Hendak Pulang, Dibacok Orang Tak Dikenal

Karena itu, dia mengusulkan sistem pileg dilakukan tertutup. Menurut dia, ada beberapa keuntungan jika pileg dilakukan secara tertutup. Salah satunya bisa menekan biaya kampanye.

”Tapi kalau pemilunya nyoblos tanda gambar, cost-nya tidak mahal, murah meriah. Dan anggota yang terpilih punya bobot. Karena apa? Dia pasti pengurus partai. Orang yang sudah dikader, yang sudah dapat penugasan, bukan ujug-ujug pedagang jadi politisi,” ungkap pria asal Madura itu seperti dilansir detik.com, Senin (21/11). (*/par)

JAKARTA – Sistem pemilihan legislatif (pileg) diusulkan secara tertutup. Dengan cara itu dapat menekan biaya pemilihan. Selain itu, dapat mencegah persaingan sengit antar calon.

Usulan dilontarkan Ketua DPP Partai PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah. Menurut dia, dengan sistem tertutup, pencoblosan hanya dilakukan di gambar partai. ”Karena itu sesuai dengan kultur kita,” jelas Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/11), dikutip dari detik.com.

Persaingan antar caleg di internal partai terjadi pada sistem pileg terbuka. Persaingan itu terkait nomor urut tiap caleg. Termasuk dirinya di PDIP. ”Tapi itu final dan binding yang harus dilaksanakan dan tidak bisa kami tolak. Itu keputusan MK,” katanya.

Baca Juga :  H-4 Menuju Malam Anugerah Madura Awards 2018

Karena itu, dia mengusulkan sistem pileg dilakukan tertutup. Menurut dia, ada beberapa keuntungan jika pileg dilakukan secara tertutup. Salah satunya bisa menekan biaya kampanye.

”Tapi kalau pemilunya nyoblos tanda gambar, cost-nya tidak mahal, murah meriah. Dan anggota yang terpilih punya bobot. Karena apa? Dia pasti pengurus partai. Orang yang sudah dikader, yang sudah dapat penugasan, bukan ujug-ujug pedagang jadi politisi,” ungkap pria asal Madura itu seperti dilansir detik.com, Senin (21/11). (*/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/