alexametrics
21.9 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Blusukan ke Pasar Kosambi Bandung,  Mendag Sebut Harga Migor Curah Sesuai HET

JAWA BARAT – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas kembali blusukan. Kali ini, mendatangi pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, Kamis, (23/6). Di sana dia mengecek harga minyak goreng (Migor) dan bahan pokok (Bapok).

“Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya orang sudah enggak antre, mungkin membeli seperlunya. Sebab, barangnya tersedia, harganya stabil,” kata Zulhas.

Zulhas melanjutkan, di Pasar Kosambi saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre migor. Harga migor curah di Pasar Kosambi saat ini sudah normal Rp 14.000/liter.

“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp 14.000/liter itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,” beber Zulhas.

Baca Juga :  Sebut Tuntutan Jaksa Tidak Adil, Ini Isi Pledoi Syafii

Zulhas mengungkapkan, institusinya akan berkoordinasi dengan pengusaha untuk membuat migor curah kemasan sederhana dengan merk ‘Minyak Kita”. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli migor curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp 14.000/liter yang lebih aman dan higienis.

“Saya akan undang pengusaha dan produsen, untuk mengemas migor curah  menjadi kemasan sederhana. Sehingga, ibu-bu, kalau belanja ke supermarket, ada migor yang harganya Rp 14.000/liter dengan merek Minyak Kita,” terang Zulhas.

Dalam sidak tersebut, Zulhas juga melihat dan meninjau sejumlah harga  bapok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga cabai cenderung turun,” tegas Zulhas.

Menurut Zulhas, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp 100.000/kg lebih, sekarang sudah turun menjadi Rp 80.000/kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp 120.000/kg sekarang sudah Rp 100.000/kg, jadi cenderung turun,” pungkas Zulhas.

Baca Juga :  Batasi Sepuluh Akun Medsos untuk Kampanye

Berdasar pantauan, beras medium dijual seharga Rp 10.000/kg, beras premium Rp 13.000/kg, gula pasir Rp 14.000/kg, tepung terigu Rp 10.000 sampai Rp 11.000/kg, daging sapi Rp 150.000/kg, dan daging ayam Rp 37.000/kg.

Sedangkan telur ayam Rp 30.000/kg, cabai merah keriting Rp 80.000/kg, cabai merah besar Rp 90.000/kg, cabai rawit merah Rp 100.000/kg, bawang merah Rp 60.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg, dan bawang putih kating Rp 40.000/kg.

Saat mengunjungi Pasar Kosambi, Zulhas tidak sendirian. Dia didampingi Sekretaris  Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan. (*/par)

JAWA BARAT – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas kembali blusukan. Kali ini, mendatangi pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, Kamis, (23/6). Di sana dia mengecek harga minyak goreng (Migor) dan bahan pokok (Bapok).

“Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya orang sudah enggak antre, mungkin membeli seperlunya. Sebab, barangnya tersedia, harganya stabil,” kata Zulhas.

Zulhas melanjutkan, di Pasar Kosambi saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre migor. Harga migor curah di Pasar Kosambi saat ini sudah normal Rp 14.000/liter.


“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp 14.000/liter itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,” beber Zulhas.

Baca Juga :  Mendag M Lutfi: Indonesia Gelar National Day di World Expo 2020 Dubai

Zulhas mengungkapkan, institusinya akan berkoordinasi dengan pengusaha untuk membuat migor curah kemasan sederhana dengan merk ‘Minyak Kita”. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli migor curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp 14.000/liter yang lebih aman dan higienis.

“Saya akan undang pengusaha dan produsen, untuk mengemas migor curah  menjadi kemasan sederhana. Sehingga, ibu-bu, kalau belanja ke supermarket, ada migor yang harganya Rp 14.000/liter dengan merek Minyak Kita,” terang Zulhas.

Dalam sidak tersebut, Zulhas juga melihat dan meninjau sejumlah harga  bapok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga cabai cenderung turun,” tegas Zulhas.

Menurut Zulhas, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp 100.000/kg lebih, sekarang sudah turun menjadi Rp 80.000/kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp 120.000/kg sekarang sudah Rp 100.000/kg, jadi cenderung turun,” pungkas Zulhas.

Baca Juga :  40 Ribu Pemilih Pilgub Belum Miliki E-KTP

Berdasar pantauan, beras medium dijual seharga Rp 10.000/kg, beras premium Rp 13.000/kg, gula pasir Rp 14.000/kg, tepung terigu Rp 10.000 sampai Rp 11.000/kg, daging sapi Rp 150.000/kg, dan daging ayam Rp 37.000/kg.

Sedangkan telur ayam Rp 30.000/kg, cabai merah keriting Rp 80.000/kg, cabai merah besar Rp 90.000/kg, cabai rawit merah Rp 100.000/kg, bawang merah Rp 60.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg, dan bawang putih kating Rp 40.000/kg.

Saat mengunjungi Pasar Kosambi, Zulhas tidak sendirian. Dia didampingi Sekretaris  Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/