alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Delapan Caleg Incumbent Gerindra Runtuh

BANGKALAN – Perolehan kursi anggota DPRD Bangkalan dari Partai Gerindra berubah drastis. Banyak calon anggota legislatif (caleg) incumbent tergeser pendatang baru. Dari 10 wakil rakyat, kini tersisa dua orang yang terpilih kembali pada Pemilu 2019.

Dua orang yang terpilih lagi itu Efendi dan Syamsul Arifin. Sementara Moh. Holifi, Abd. Dofir, Ummus Salama, Imron Rosyadi, Muhammad Sahri, Musleh, Muaffi, dan Soimah terjungkal. Mereka tidak terpilih lagi pada pileg kali ini.

Sekelas Ketua DPRD Imron Rosyadi dan Ketua Komisi A Muhammad Sahri juga tersisih. Mereka gagal menjadi wakil rakyat lagi. Imron Rosyadi kalah telak perolehan dengan Anton Bustoni dan Syaiful Anam.

Sementara Muhammad Sahri digeser Herman Finanda di daerah pemilihan (dapil) 2 (Geger, Klampis, dan Sepulu). Herman unggul dari Sahri. Tetapi, selisih suara mereka tidak terlalu jauh. Herman memperoleh 6.709 suara, sedangkan Sahri 6.463 suara.

Baca Juga :  Oknum LSM yang Diduga Peras Kepala Desa Ditetapkan Tersangka

Perolehan suara Ketua DPRD Bangkalan Imron Rosyadi di dapil 5 (Kwanyar, Labang, Kamal, dan Tragah hanya memperoleh 1.280 suara. Sementara rivalnya Anton Bustoni dan Syaiful Anam masing-masing meraup suara delapan ribu lebih. Atas kondisi tersebut, ketua dewan tidak bisa mempertahankan kursinya sebagai wakil rakyat.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bangkalan Syamsul Arifin mengutarakan, mengakui banyak caleg incumbent tidak lolos. Hanya dua orang yang lolos, yakni dirinya dan Efendi. ”Delapan orang semua baru. Tapi tetap 10 kursi Gerindra,” katanya.

BANGKALAN – Perolehan kursi anggota DPRD Bangkalan dari Partai Gerindra berubah drastis. Banyak calon anggota legislatif (caleg) incumbent tergeser pendatang baru. Dari 10 wakil rakyat, kini tersisa dua orang yang terpilih kembali pada Pemilu 2019.

Dua orang yang terpilih lagi itu Efendi dan Syamsul Arifin. Sementara Moh. Holifi, Abd. Dofir, Ummus Salama, Imron Rosyadi, Muhammad Sahri, Musleh, Muaffi, dan Soimah terjungkal. Mereka tidak terpilih lagi pada pileg kali ini.

Sekelas Ketua DPRD Imron Rosyadi dan Ketua Komisi A Muhammad Sahri juga tersisih. Mereka gagal menjadi wakil rakyat lagi. Imron Rosyadi kalah telak perolehan dengan Anton Bustoni dan Syaiful Anam.


Sementara Muhammad Sahri digeser Herman Finanda di daerah pemilihan (dapil) 2 (Geger, Klampis, dan Sepulu). Herman unggul dari Sahri. Tetapi, selisih suara mereka tidak terlalu jauh. Herman memperoleh 6.709 suara, sedangkan Sahri 6.463 suara.

Baca Juga :  Berkarya Dapat Satu Kursi, Incumbent Terlama Nyaris Terjungkal

Perolehan suara Ketua DPRD Bangkalan Imron Rosyadi di dapil 5 (Kwanyar, Labang, Kamal, dan Tragah hanya memperoleh 1.280 suara. Sementara rivalnya Anton Bustoni dan Syaiful Anam masing-masing meraup suara delapan ribu lebih. Atas kondisi tersebut, ketua dewan tidak bisa mempertahankan kursinya sebagai wakil rakyat.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bangkalan Syamsul Arifin mengutarakan, mengakui banyak caleg incumbent tidak lolos. Hanya dua orang yang lolos, yakni dirinya dan Efendi. ”Delapan orang semua baru. Tapi tetap 10 kursi Gerindra,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/