alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Lagi, Sidang Tuntutan 8,75 Kilogram SS Ditunda

SAMPANG – Sidang kasus narkoba dengan agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU) terhadap dua terdakwa kasus narkoba seberat 8,75 kilogram sabu-sabu (SS) ditunda lagi. Sudah lima kali jadwal sidang tuntutan terhadap Faisol dan Misbah di Pengadilan Negeri (PN) Sampang ditunda.

Abd. Razak selaku penasihat hukum dua terdakwa mengatakan, Kamis (22/3) merupakan agenda sidang tuntutan kali kelima. Namun, agenda tersebut kembali ditunda. Menurut dia, salah satu asas peradilan itu cepat, sederhana, dan murah. Akan tetapi, dalam kasus narkoba asas peradilan tersebut terkesan tidak diindahkan.

”Ini kelima kalinya ditunda. Alasannya juga tidak jelas. Informasi yang saya terima, tuntutannya masih dikoordinasikan ke atasan. Gitu saja,” katanya.

Baca Juga :  Jangan Gunakan Masjid untuk Politik Praktis

Dia mengungkapkan, penahanan terhadap dua terdakwa itu sudah lebih dari 200 hari. Menurut dia, ada penambahan penahanan terhitung sejak 14 Maret 2018. ”Kami juga berharap supaya lebih cepat karena terdakwa ini ditahan tidak hanya fisiknya, tapi psikisnya juga,” paparnya.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang Tulus Ardiansyah membenarkan sidang pembacaan tuntutan kasus narkoba ditunda lima kali. Meski begitu, pihaknya menegaskan tuntutannya sudah turun dari Kejagung ke kejati melalui faksimile.

”Prosedurnya, tuntutan untuk kasus narkoba dengan barang bukti lebih dari satu kilogram itu dikoordinasikan ke kejati. Dari kejati dilanjutkan ke Kejagung. Baru keputusannya dikirim lagi oleh Kejagung ke kejati. Baru kami bisa bacakan,” katanya.

Baca Juga :  Penetapan¬†Plt Bupati Pamekasan Tunggu Titah¬†Gubernur

Pihaknya menegaskan, pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa kasus narkoba itu baru bisa dilaksanakan Selasa (27/3). Keduanya diancam pasal 114 ayat 2 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup. ”Hasilnya, lihat Selasa depan saja karena kami juga tak mengetahui,” pungkasnya.

SAMPANG – Sidang kasus narkoba dengan agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU) terhadap dua terdakwa kasus narkoba seberat 8,75 kilogram sabu-sabu (SS) ditunda lagi. Sudah lima kali jadwal sidang tuntutan terhadap Faisol dan Misbah di Pengadilan Negeri (PN) Sampang ditunda.

Abd. Razak selaku penasihat hukum dua terdakwa mengatakan, Kamis (22/3) merupakan agenda sidang tuntutan kali kelima. Namun, agenda tersebut kembali ditunda. Menurut dia, salah satu asas peradilan itu cepat, sederhana, dan murah. Akan tetapi, dalam kasus narkoba asas peradilan tersebut terkesan tidak diindahkan.

”Ini kelima kalinya ditunda. Alasannya juga tidak jelas. Informasi yang saya terima, tuntutannya masih dikoordinasikan ke atasan. Gitu saja,” katanya.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Sampang Proyek DAK Penugasan

Dia mengungkapkan, penahanan terhadap dua terdakwa itu sudah lebih dari 200 hari. Menurut dia, ada penambahan penahanan terhitung sejak 14 Maret 2018. ”Kami juga berharap supaya lebih cepat karena terdakwa ini ditahan tidak hanya fisiknya, tapi psikisnya juga,” paparnya.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang Tulus Ardiansyah membenarkan sidang pembacaan tuntutan kasus narkoba ditunda lima kali. Meski begitu, pihaknya menegaskan tuntutannya sudah turun dari Kejagung ke kejati melalui faksimile.

”Prosedurnya, tuntutan untuk kasus narkoba dengan barang bukti lebih dari satu kilogram itu dikoordinasikan ke kejati. Dari kejati dilanjutkan ke Kejagung. Baru keputusannya dikirim lagi oleh Kejagung ke kejati. Baru kami bisa bacakan,” katanya.

Baca Juga :  Pengguna Anggaran Lolos dari Jerat Hukum

Pihaknya menegaskan, pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa kasus narkoba itu baru bisa dilaksanakan Selasa (27/3). Keduanya diancam pasal 114 ayat 2 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup. ”Hasilnya, lihat Selasa depan saja karena kami juga tak mengetahui,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/