alexametrics
27.1 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

H. Safiudin Dianiya setelah Turun dari Pesawat

SUMENEP – H. Safiudin, warga Jalan Payudan Timur, Desa Pabian, Kota Sumenep, melaporkan H. Aminullah ke Polres Sumenep. Warga Perumahan BTN gang II, Desa Kolor, dituduh melakukan pemukulan kepadanya Rabu (21/3).

Penganiayaan itu terjadi di area parkir Bandara Trunojoyo beberapa saat setelah H. Safiudin turun dari pesawat. Kini, Korps Bhayangkara masih mendalami laporan tersebut.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit menjelaskan, kasus itu masih diselidiki. Saat ini pihaknya memeriksa saksi. ”Sampai saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi,” jelasnya Kamis (22/3).

Menurut Mukit, pemukulan tersebut terjadi beberapa saat setelah H. Safiudin turun dari pesawat. Ketika menuju mobil yang menjemputnya, H. Aminullah menghampirinya. Tiba-tiba dia memukul dengan tangan kosong.

Baca Juga :  Bertamu, Tusuk Tuan Rumah hingga Meninggal

Dua pukulan yang dilancarkan oleh H. Aminullah mendarat di mata kanan Safiudin. Akibat pukulan tersebut, kantung mata kanan pria yang berprofesi sebagai panitera Pengadilan Agama (PA) Probolinggo itu mengalami lebam.

”Kejadian pemukulan sekitar pukul 15.30. Setelah itu, dia langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sumenep. Pelapor sambil membawa bukti visum bekas luka di mata kanannya,” ungkap Mukit.

Mantan Kapolsek Lenteng itu menjelaskan, pihaknya belum mengetahui penyebab pemukulan tersebut. Dia berjanji akan memanggil terlapor. Dia bakal dimintai keterangan mengenai kasus tersebut.

Kepala Peyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Indra Triyantono mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. Menurut dia, kedua pihak tidak melaporkan kejadian itu kepadanya. Juga belum ada koordinasi dari polisi.

Baca Juga :  Lagi, Polisi Tangkap Tersangka Pembunuhan Sopir Uber

”Kami tidak mengetahui kejadian ini. Sampai saat ini (kemarin), belum ada koordinasi dari pihak kepolisian,” jelasnya saat dikonfirmasi.

 

 

SUMENEP – H. Safiudin, warga Jalan Payudan Timur, Desa Pabian, Kota Sumenep, melaporkan H. Aminullah ke Polres Sumenep. Warga Perumahan BTN gang II, Desa Kolor, dituduh melakukan pemukulan kepadanya Rabu (21/3).

Penganiayaan itu terjadi di area parkir Bandara Trunojoyo beberapa saat setelah H. Safiudin turun dari pesawat. Kini, Korps Bhayangkara masih mendalami laporan tersebut.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit menjelaskan, kasus itu masih diselidiki. Saat ini pihaknya memeriksa saksi. ”Sampai saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi,” jelasnya Kamis (22/3).


Menurut Mukit, pemukulan tersebut terjadi beberapa saat setelah H. Safiudin turun dari pesawat. Ketika menuju mobil yang menjemputnya, H. Aminullah menghampirinya. Tiba-tiba dia memukul dengan tangan kosong.

Baca Juga :  Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Kurir dan SS Seberat 9,2 Gram

Dua pukulan yang dilancarkan oleh H. Aminullah mendarat di mata kanan Safiudin. Akibat pukulan tersebut, kantung mata kanan pria yang berprofesi sebagai panitera Pengadilan Agama (PA) Probolinggo itu mengalami lebam.

”Kejadian pemukulan sekitar pukul 15.30. Setelah itu, dia langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sumenep. Pelapor sambil membawa bukti visum bekas luka di mata kanannya,” ungkap Mukit.

Mantan Kapolsek Lenteng itu menjelaskan, pihaknya belum mengetahui penyebab pemukulan tersebut. Dia berjanji akan memanggil terlapor. Dia bakal dimintai keterangan mengenai kasus tersebut.

Kepala Peyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Indra Triyantono mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. Menurut dia, kedua pihak tidak melaporkan kejadian itu kepadanya. Juga belum ada koordinasi dari polisi.

Baca Juga :  Sejak Januari, PN Pamekasan Punya Tanggungan 137 Perkara

”Kami tidak mengetahui kejadian ini. Sampai saat ini (kemarin), belum ada koordinasi dari pihak kepolisian,” jelasnya saat dikonfirmasi.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/