alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

SK Pj Bupati Sampang Belum Turun, Masa Tugas Fadhilah Tinggal Tiga Har

SAMPANG – Jabatan Fadhilah Budiono sebagai bupati Sampang berakhir Senin (26/2). Meski masa tugas Fadhilah tinggal tiga hari lagi, surat keputusan (SK) dari Kemendagri tentang penjabat (Pj) bupati Sampang belum turun.

Hingga Kamis (22/2), Fadhilah belum menerima pemberitahuan Pj bupati yang akan menggantikan dirinya dari Kemendagri melalui Pemerintah Provinisi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Bahkan, sebelumnya usulan yang disampaikan pemkab ditolak pemprov.

”Sampai hari ini, saya belum mengetahuinya. Belum ada surat kepada kami siapa yang akan mengisi Pj bupati,” kata Fadhilah kemarin.

Dia mengakui saat ini masih proses pengajuan dari gubernur Jawa Timur ke Kemendagri. Ada tiga orang yang diusulkan Gubernur Soekarwo. Pemkab Sampang masih menunggu turunnya keputusan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Resmikan Laboratorium PCR

Fadhilah menyadari Senin, pekan depan, sudah harus melepas jabatannya. Dia yakin, tidak akan terjadi kekosongan jabatan bupati setelah dia purnatugas.

”Sudah ada tiga nama yang sepertinya diajukan. Kita tunggu saja sampai beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Fadhilah membenarkan bahwa sebelumnya Pemkab Sampang berupaya mengajukan usulan Pj bupati. Nama yang diajukan adalah Sekkab Puthut Budi Santoso, tapi ditolak oleh gubernur. Praktis, usulan itu tidak akan menjadi pertimbangan karena terkendala aturan.

”Selama ini kami masih menerima pernyataan lisan dari gubernur. Kalau surat resmi, belum ada soal tidak dipilihnya usulan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sampang Slamet Terbang mengaku hal tersebut bukan wewenangnya. ”Kami belum mengetahui perkembangan terakhir masalah penggantian bapak bupati,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Tutup Rumah Makan Padang

 

SAMPANG – Jabatan Fadhilah Budiono sebagai bupati Sampang berakhir Senin (26/2). Meski masa tugas Fadhilah tinggal tiga hari lagi, surat keputusan (SK) dari Kemendagri tentang penjabat (Pj) bupati Sampang belum turun.

Hingga Kamis (22/2), Fadhilah belum menerima pemberitahuan Pj bupati yang akan menggantikan dirinya dari Kemendagri melalui Pemerintah Provinisi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Bahkan, sebelumnya usulan yang disampaikan pemkab ditolak pemprov.

”Sampai hari ini, saya belum mengetahuinya. Belum ada surat kepada kami siapa yang akan mengisi Pj bupati,” kata Fadhilah kemarin.


Dia mengakui saat ini masih proses pengajuan dari gubernur Jawa Timur ke Kemendagri. Ada tiga orang yang diusulkan Gubernur Soekarwo. Pemkab Sampang masih menunggu turunnya keputusan tersebut.

Baca Juga :  TASPEN Berikan Perlindungan Non-ASN Pemerintah Kabupaten Sampang

Fadhilah menyadari Senin, pekan depan, sudah harus melepas jabatannya. Dia yakin, tidak akan terjadi kekosongan jabatan bupati setelah dia purnatugas.

”Sudah ada tiga nama yang sepertinya diajukan. Kita tunggu saja sampai beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Fadhilah membenarkan bahwa sebelumnya Pemkab Sampang berupaya mengajukan usulan Pj bupati. Nama yang diajukan adalah Sekkab Puthut Budi Santoso, tapi ditolak oleh gubernur. Praktis, usulan itu tidak akan menjadi pertimbangan karena terkendala aturan.

- Advertisement -

”Selama ini kami masih menerima pernyataan lisan dari gubernur. Kalau surat resmi, belum ada soal tidak dipilihnya usulan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sampang Slamet Terbang mengaku hal tersebut bukan wewenangnya. ”Kami belum mengetahui perkembangan terakhir masalah penggantian bapak bupati,” ucapnya.

Baca Juga :  Logistik untuk Kepulauan Dikirim Tengah Malam

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/