alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Polisi Tembak Pencuri Motor

SAMPANG – Madrobi, warga Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, tampak kesakitan saat berjalan menuju ruang tahanan. Pria 41 tahun itu ditembak kakinya oleh polisi kemarin pagi (22/1).

Dia dilumpuhkan karena berusaha melawan polisi saat ditangkap di Jalan Bahagia, Kelurahan Gunung Sekar, kemarin pagi. Sementara temannya, Efendi, 19, warga Desa Anggersek, Kecamatan Camplong, itu tak melawan.

Mereka diduga mencuri sepeda motor N-Max M 5286 PJ milik Siti Sosilowati, warga Desa/Kecamatan Pangarengan 14 Januari lalu. Polisi mengetahui pelaku setelah melakukan penyelidikan atas laporan korban.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengutarakan, aksi pencurian tersebut dilakukan di depan rumah orang tua korban di Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar. Saat itu, Sosilowati memarkir sepeda motornya dalam keadaan terkunci lalu masuk ke rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Jumlah DPT Terus Berkurang

Namun saat keluar rumah, sepeda motor itu sudah tidak ada. Sosilowati kemudian melapor ke aparat penegak hukum 14 Januari. ”Kami berhasil membekuk tersangka setelah melakukan penyelidikan. Ternyata tersangka ini menjual hasil curiannya ke wilayah Karang Penang,” ungkap dia.

Saat ini polisi sedang mengejar penadah sepeda motor hasil curian yang ada di wilayah Karang Penang. ”Jadi tersangka ini asli Surabaya. Tiap hari kerjaannya pemulung, kenal sama orang Camplong pas jadi pencuri sepeda motor,” terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sementara barang bukti yang diamankan adalah sepeda motor hasil curian dan sepeda motor milik tersangka. ”Kami temukan kunci T di saku korban saat ditangkap,” pungkasnya.

Baca Juga :  48 Sapi Kerap Adu Kecepatan Berebut Tiket Piala Presiden

SAMPANG – Madrobi, warga Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, tampak kesakitan saat berjalan menuju ruang tahanan. Pria 41 tahun itu ditembak kakinya oleh polisi kemarin pagi (22/1).

Dia dilumpuhkan karena berusaha melawan polisi saat ditangkap di Jalan Bahagia, Kelurahan Gunung Sekar, kemarin pagi. Sementara temannya, Efendi, 19, warga Desa Anggersek, Kecamatan Camplong, itu tak melawan.

Mereka diduga mencuri sepeda motor N-Max M 5286 PJ milik Siti Sosilowati, warga Desa/Kecamatan Pangarengan 14 Januari lalu. Polisi mengetahui pelaku setelah melakukan penyelidikan atas laporan korban.


Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengutarakan, aksi pencurian tersebut dilakukan di depan rumah orang tua korban di Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar. Saat itu, Sosilowati memarkir sepeda motornya dalam keadaan terkunci lalu masuk ke rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Banyak Mobdin Fraksi Belum Dikembalikan

Namun saat keluar rumah, sepeda motor itu sudah tidak ada. Sosilowati kemudian melapor ke aparat penegak hukum 14 Januari. ”Kami berhasil membekuk tersangka setelah melakukan penyelidikan. Ternyata tersangka ini menjual hasil curiannya ke wilayah Karang Penang,” ungkap dia.

Saat ini polisi sedang mengejar penadah sepeda motor hasil curian yang ada di wilayah Karang Penang. ”Jadi tersangka ini asli Surabaya. Tiap hari kerjaannya pemulung, kenal sama orang Camplong pas jadi pencuri sepeda motor,” terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sementara barang bukti yang diamankan adalah sepeda motor hasil curian dan sepeda motor milik tersangka. ”Kami temukan kunci T di saku korban saat ditangkap,” pungkasnya.

Baca Juga :  Setelah Tangkap Pelaku Curanmor, Polisi Incar Penadah Motor Curian

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/