alexametrics
21.2 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

PDI Perjuangan Kunci Pasangan Fauzi-Eva

SUMENEP – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mengunci pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah. Partai banteng moncong putih itu secara resmi mendeklarasikan mereka sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) Sumenep 2020 kemarin (21/6).

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep Achmad Fauzi mengungkapkan, secara internal partainya telah melakukan penjaringan. Kemudian, menetapkan dirinya dan Dewi Khalifah sebagai bacabup-bacawabup. Ada proses cukup panjang sebelum menetapkan Fauzi-Eva untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumenep tahun ini.

Di antara proses itu melalui survei popularitas dan elektabilitas sebelum rekomendasi dikeluarkan. PDI Perjuangan Sumenep mendeklarasikan Fauzi-Eva untuk memastikan sekaligus menghindari isu. Di antaranya, ketidakpastian Fauzi-Eva sebagai pasangan calon dari PDI Perjuangan.

”Melalui deklarasi ini, kami memastikan tidak akan ada perubahan pada pasangan calon yang akan diusung PDI Perjuangan. Tetap Fauzi-Nyai Eva,” ungkap Fauzi di kantor DPC PDI Perjuangan Sumenep kemarin.

Baca Juga :  Pembentukan Fraksi Golkar Alot

Sementara itu, Dewi Khalifah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada Sumenep 2020 sebagai bacawabup mendampingi Fauzi. Ketua DPC Hanura Sumenep itu menyebut rekomendasi tersebut merupakan amanat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kemenangan dalam Pilkada Sumenep 2020.

Eva mengaku baru memegang surat tugas dari DPP Partai Hanura sebagai bacawabup. Namun, sesuai hasil rapat di DPP, surat tugas tersebut akan ditindaklanjuti menjadi surat keputusan setelah rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan resmi dikeluarkan.

”Kami bersama tim sebenarnya telah bergerak untuk menyosialisasikan pasangan Fauzi-Eva sejak sebelum rekomendasi dideklarasikan oleh PDI Perjuangan Sumenep,” terangnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep Abrari menambahkan, deklarasi pasangan Fauzi-Eva merupakan langkah strategis struktural. Deklarasi ini untuk menyampaikan sekaligus memastikan SK DPP PDI Perjuangan resmi merekomendasikan Fauzi-Eva yang akan diusung dalam Pilkada Sumenep 2020.

Baca Juga :  Tim Khusus Antibegal Punya Keterampilan Khusus

Dia bersyukur mendapat dukungan dari DPP PAN yang juga merekomendasikan pasangan Fauzi-Eva. Selanjutnya, pihaknya akan daftarkan pasangan ini ke KPU Sumenep.

Abrari menyebut, kemungkinan masih akan ada dukungan dari partai lain di luar PDI Perjuangan, Hanura, dan PAN. Pihaknya terus berkomunikasi intensif dengan pimpinan partai politik lain, khususnya peraih kursi di DPRD Sumenep.

”Jika Yang Mahakuasa meridai ikhtiar kami, akan ada partai politik lainnya di luar PAN yang juga seiring dan seperjuangan dengan kami untuk mengusung pasangan Fauzi-Eva,” tuturnya.

SUMENEP – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mengunci pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah. Partai banteng moncong putih itu secara resmi mendeklarasikan mereka sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) Sumenep 2020 kemarin (21/6).

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep Achmad Fauzi mengungkapkan, secara internal partainya telah melakukan penjaringan. Kemudian, menetapkan dirinya dan Dewi Khalifah sebagai bacabup-bacawabup. Ada proses cukup panjang sebelum menetapkan Fauzi-Eva untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumenep tahun ini.

Di antara proses itu melalui survei popularitas dan elektabilitas sebelum rekomendasi dikeluarkan. PDI Perjuangan Sumenep mendeklarasikan Fauzi-Eva untuk memastikan sekaligus menghindari isu. Di antaranya, ketidakpastian Fauzi-Eva sebagai pasangan calon dari PDI Perjuangan.


”Melalui deklarasi ini, kami memastikan tidak akan ada perubahan pada pasangan calon yang akan diusung PDI Perjuangan. Tetap Fauzi-Nyai Eva,” ungkap Fauzi di kantor DPC PDI Perjuangan Sumenep kemarin.

Baca Juga :  Berbaur Resmi Laporkan Dua Akun FB

Sementara itu, Dewi Khalifah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada Sumenep 2020 sebagai bacawabup mendampingi Fauzi. Ketua DPC Hanura Sumenep itu menyebut rekomendasi tersebut merupakan amanat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kemenangan dalam Pilkada Sumenep 2020.

Eva mengaku baru memegang surat tugas dari DPP Partai Hanura sebagai bacawabup. Namun, sesuai hasil rapat di DPP, surat tugas tersebut akan ditindaklanjuti menjadi surat keputusan setelah rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan resmi dikeluarkan.

”Kami bersama tim sebenarnya telah bergerak untuk menyosialisasikan pasangan Fauzi-Eva sejak sebelum rekomendasi dideklarasikan oleh PDI Perjuangan Sumenep,” terangnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep Abrari menambahkan, deklarasi pasangan Fauzi-Eva merupakan langkah strategis struktural. Deklarasi ini untuk menyampaikan sekaligus memastikan SK DPP PDI Perjuangan resmi merekomendasikan Fauzi-Eva yang akan diusung dalam Pilkada Sumenep 2020.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Money Politics Pada Pilkada Bangkalan Dihentikan

Dia bersyukur mendapat dukungan dari DPP PAN yang juga merekomendasikan pasangan Fauzi-Eva. Selanjutnya, pihaknya akan daftarkan pasangan ini ke KPU Sumenep.

Abrari menyebut, kemungkinan masih akan ada dukungan dari partai lain di luar PDI Perjuangan, Hanura, dan PAN. Pihaknya terus berkomunikasi intensif dengan pimpinan partai politik lain, khususnya peraih kursi di DPRD Sumenep.

”Jika Yang Mahakuasa meridai ikhtiar kami, akan ada partai politik lainnya di luar PAN yang juga seiring dan seperjuangan dengan kami untuk mengusung pasangan Fauzi-Eva,” tuturnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/