alexametrics
21.2 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Pada Acara Musrenbang, Khalil Asy’ari Minta Maaf

PAMEKASAN – Kegiatan musrenbang kabupaten Rabu (21/3) dimanfaatkan oleh Khalil Asy’ari untuk meminta maaf. Sebab, dalam waktu dekat masa jabatannya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan akan berakhir.

”Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan kami, atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan beserta jajaran perangkat daerah, kami menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan. Terutama dalam hal pemerataan hasil-hasil pembangunan selama 2013–2018,” terangnya.

Dia mengakui masih banyak harapan masyarakat yang belum bisa dipenuhi secara langsung. Kepala daerah yang baru diharapkan dapat melanjutkan dan mengoptimalkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

”Karena pada hakikatnya pembangunan tidak akan mengenal kata berhenti,” pungkasnya.

Dia menjelaskan, musrenbang merupakan awal dari pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu harus dilaksanakan dengan baik. Tentu, dengan melibatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan, utamanya masyarakat sebagai objek pembangunan.

Baca Juga :  Asri Sukses Kelola Potensi Pamekasan

Dijelaskan, usulan yang muncul dalam musrenbang merupakan kebutuhan prioritas masyarakat. Bukan sekadar keinginan untuk menghasilkan  kegiatan. Dan, masyarakatlah yang lebih megetahui apa yang menjadi kebutuhan mereka.

”Sikronisasi program dan kegiatan pembangunan antara desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi sampai pada permintah pusat agar menjadi pedoman dalam rangka sinergitas perencanaan pembangunan nasional,” terangnya.

            Guna meningkatkan keberhasilan pembangunan, pemerintah akan terus berupaya  untuk menggali potensi dan sumber pendapatan daerah. Terutama yang dapat meningkatkan kemampuan anggaran.

”Musrenbang saat ini harus dilaksanakan dengan semangat membangun desa. Yaitu melalui fungsi pemberdayaan, pembinaan, fasilitasi, optimalisasi, dan penguatan kelembagaan serta pengembangan potensi di kawasan perdesaan.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengucapkan selamat kepada kecamatan dan desa yang telah mendapatkan penghargaan. Yaitu sebagai kecamatan dan desa terbaik dalam pelaksanaan musrenbang tahun ini.

Baca Juga :  Diduga Pukul Warga, Kades Dipolisikan

Juga kepada organisasi perangkat daerah yang telah mendapatkan penghargaan pangripta terbaik dalam rangka penyusunan RKPD 2019. Diharapkan prestasi dan aspirasi yang diterima dapat menambahkan semangat dan memberi motivasi kepada perangkat daerah, kecamatan, dan desa lainnya.

 

PAMEKASAN – Kegiatan musrenbang kabupaten Rabu (21/3) dimanfaatkan oleh Khalil Asy’ari untuk meminta maaf. Sebab, dalam waktu dekat masa jabatannya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan akan berakhir.

”Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan kami, atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan beserta jajaran perangkat daerah, kami menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan. Terutama dalam hal pemerataan hasil-hasil pembangunan selama 2013–2018,” terangnya.

Dia mengakui masih banyak harapan masyarakat yang belum bisa dipenuhi secara langsung. Kepala daerah yang baru diharapkan dapat melanjutkan dan mengoptimalkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.


”Karena pada hakikatnya pembangunan tidak akan mengenal kata berhenti,” pungkasnya.

Dia menjelaskan, musrenbang merupakan awal dari pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu harus dilaksanakan dengan baik. Tentu, dengan melibatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan, utamanya masyarakat sebagai objek pembangunan.

Baca Juga :  Pembusukan Bahasa Madura di Madura

Dijelaskan, usulan yang muncul dalam musrenbang merupakan kebutuhan prioritas masyarakat. Bukan sekadar keinginan untuk menghasilkan  kegiatan. Dan, masyarakatlah yang lebih megetahui apa yang menjadi kebutuhan mereka.

”Sikronisasi program dan kegiatan pembangunan antara desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi sampai pada permintah pusat agar menjadi pedoman dalam rangka sinergitas perencanaan pembangunan nasional,” terangnya.

            Guna meningkatkan keberhasilan pembangunan, pemerintah akan terus berupaya  untuk menggali potensi dan sumber pendapatan daerah. Terutama yang dapat meningkatkan kemampuan anggaran.

”Musrenbang saat ini harus dilaksanakan dengan semangat membangun desa. Yaitu melalui fungsi pemberdayaan, pembinaan, fasilitasi, optimalisasi, dan penguatan kelembagaan serta pengembangan potensi di kawasan perdesaan.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengucapkan selamat kepada kecamatan dan desa yang telah mendapatkan penghargaan. Yaitu sebagai kecamatan dan desa terbaik dalam pelaksanaan musrenbang tahun ini.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja Wabup Sidak Layanan Publik

Juga kepada organisasi perangkat daerah yang telah mendapatkan penghargaan pangripta terbaik dalam rangka penyusunan RKPD 2019. Diharapkan prestasi dan aspirasi yang diterima dapat menambahkan semangat dan memberi motivasi kepada perangkat daerah, kecamatan, dan desa lainnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/