alexametrics
21 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Tembak Betis Kanan Maling Motor

SAMPANG – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi atensi Polres Sampang. Tim opsnal Polres Sampang berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor kemarin (21/1). Mereka masing-masing bernama Zakaria, 25, dan Abd. Faqih, 19. Keduanya berasal dari Kelurahan Polagan.

”Kejadian pencuriannya Desember 2018. Tapi tersangka baru bisa terungkap,” terang Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto. Mereka diciduk petugas di rumahnya di Jalan Mangkubumi, Kota Sampang.

Saat hendak ditangkap, mereka berusaha melawan petugas. Polisi yang berada di lokasi tidak mau ambil risiko. Moncong senjata api (senpi) diarahkan ke betis kanan mereka. ”Kami bolongi betisnya karena melawan petugas saat hendak ditangkap,” terangnya.

Korban pencurian sepeda motor bernama Rifai Yusuf, 62, warga Jalan Mawar, Kelurahan Dalpenang. Saat itu korban sedang melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Sampang pada (28/12/2018). Sesampainya di masjid, dia memarkir sepeda motor Honda Beat M 4744 PT di gang sebelah utara masjid dalam keadaan terkunci setir.

Baca Juga :  Berkas Belum Rampung, Tuntutan Zulfikar Ditunda

Akan tetapi, saat hendak pulang dari masjid, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak ada. Lalu, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Sampang. ”Dua tersangka sudah kami amankan. Keduanya mengakui jika telah mencuri sepeda motor di Masjid Agung secara bersama,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, Zakaria dan Faqih dijerat pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Saat ini polisi sedang mengembangkan terhadap pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut. ”Penadah sepeda motor hasil curiannya juga sedang kami kejar serta komplotan lainnya,” tandas Hery. 

SAMPANG – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi atensi Polres Sampang. Tim opsnal Polres Sampang berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor kemarin (21/1). Mereka masing-masing bernama Zakaria, 25, dan Abd. Faqih, 19. Keduanya berasal dari Kelurahan Polagan.

”Kejadian pencuriannya Desember 2018. Tapi tersangka baru bisa terungkap,” terang Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto. Mereka diciduk petugas di rumahnya di Jalan Mangkubumi, Kota Sampang.

Saat hendak ditangkap, mereka berusaha melawan petugas. Polisi yang berada di lokasi tidak mau ambil risiko. Moncong senjata api (senpi) diarahkan ke betis kanan mereka. ”Kami bolongi betisnya karena melawan petugas saat hendak ditangkap,” terangnya.


Korban pencurian sepeda motor bernama Rifai Yusuf, 62, warga Jalan Mawar, Kelurahan Dalpenang. Saat itu korban sedang melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Sampang pada (28/12/2018). Sesampainya di masjid, dia memarkir sepeda motor Honda Beat M 4744 PT di gang sebelah utara masjid dalam keadaan terkunci setir.

Baca Juga :  Ponsel dan Mobil Hilang, Dewan Janji Bertanya ke Direktur Rumah Sakit

Akan tetapi, saat hendak pulang dari masjid, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak ada. Lalu, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Sampang. ”Dua tersangka sudah kami amankan. Keduanya mengakui jika telah mencuri sepeda motor di Masjid Agung secara bersama,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, Zakaria dan Faqih dijerat pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Saat ini polisi sedang mengembangkan terhadap pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut. ”Penadah sepeda motor hasil curiannya juga sedang kami kejar serta komplotan lainnya,” tandas Hery. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/