alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Ra Hasani Genggam Surat Tugas PDIP

BANGKALAN – Pendaftaran pasangan bacabup-bacawabup Pilkada 2018 kian dekat. Jika tidak ada perubahan, 8–10 Januari sudah dibuka. Namun demikian, hingga Rabu (20/12) belum ada satu pun partai politik (parpol) di Bangkalan yang menunjukkan rekomendasi untuk paslon ke publik.

Termasuk, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, partai yang memiliki tujuh kursi di parlemen itu sudah memberikan surat tugas kepada bacabup Ra Hasani Zubair. Melalui surat itu partai ini memerintahkan Ra Hasani Zubair untuk melakukan konsolidasi koalisi ke sejumlah parpol.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara DPC PDIP Bangkalan Abdul Hafid kemarin. Menurut dia, rekomendasi PDIP untuk bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) belum turun. Namun, surat tugas sudah diberikan kepada Ra Hasani yang beberapa bulan lalu ikut penjaringan calon di PDIP.

”Beliau (Ra Hasani, Red) sudah mendapat surat tugas dari PDIP untuk melakukan konsolidasi ke sejumlah pimpinan partai di Bangkalan. Semacam mandat begitu,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Bangkalan Tetapkan Salam Bupati-Wabup Terpilih

Konsolidasi tersebut untuk menentukan poros koalisi partai politik jelang pendaftaran pasangan calon di KPU. Ra Hasani diakui kini mulai melakukan konsolidasi ke pimpinan partai politik. Kemungkinan besar tidak akan lama lagi rekomendasi PDIP bakal turun. Tinggal menghitung hari. Karena tanggal 1 Januari sudah waktunya mengambil formulir pendaftaran.

”Biasanya DPP tidak sembarang memberikan surat tugas. Ketika demikian, tidak menutup kemungkinan rekomendasi jatuh kepada yang mendapat surat tugas itu,” ucapnya.

Sementara itu, Bacabup Ra Hasani Zubair mengatakan, sejauh ini intens melakukan komunikasi dan konsolidasi ke sejumlah pimpinan partai politik. Selain PDIP dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). ”Saya terus lakukan konsolidasi. Sebab, ini merupakan bagian dari ikhtiar dan ijtihad politik saya,” katanya.

Menurut dia, mengenai rekomendasi nanti itu sepenuhnya diserahkan kepada parpol. ”Yang penting saya tidak henti-hentinya membangun komunikasi politik ke parpol,” katanya.

Baca Juga :  Gerebek Rumah Bandar, Polres Bangkalan Temukan 2 Warga Surabaya Nyabu

Belakangan ini pihaknya diisukan gagal dalam kontestasi politik 2018 mendatang. Padahal isu tersebut tidak benar. Dia mempertegas tetap maju di pilkada nanti. ”Saya diisukan gagal. Ya begitulah. Tapi, dalam kesempatan ini saya ingin mempertegas maju dalam pilkada nanti,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta dukungan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali untuk maju di Pilkada 2018. Menurut dia, ini bukan semata-mata karena jabatan. Tapi, ingin memberikan harapan baru kepada masyarakat Bangkalan untuk perubahan yang lebih baik.

”Dorongan saya maju bukan karena jabatan. Tapi, ingin memperbaiki Bangkalan agar lebih baik,” ucapnya.

Hal itu tentu bisa terwujud atas dasar dukungan masyarakat Bangkalan. Pihaknya memiliki niat untuk membenahi Bangkalan yang lebih bermartabat. ”Semoga niat baik ini diijabat oleh Allah SWT,” pungkasnya.

BANGKALAN – Pendaftaran pasangan bacabup-bacawabup Pilkada 2018 kian dekat. Jika tidak ada perubahan, 8–10 Januari sudah dibuka. Namun demikian, hingga Rabu (20/12) belum ada satu pun partai politik (parpol) di Bangkalan yang menunjukkan rekomendasi untuk paslon ke publik.

Termasuk, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, partai yang memiliki tujuh kursi di parlemen itu sudah memberikan surat tugas kepada bacabup Ra Hasani Zubair. Melalui surat itu partai ini memerintahkan Ra Hasani Zubair untuk melakukan konsolidasi koalisi ke sejumlah parpol.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara DPC PDIP Bangkalan Abdul Hafid kemarin. Menurut dia, rekomendasi PDIP untuk bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) belum turun. Namun, surat tugas sudah diberikan kepada Ra Hasani yang beberapa bulan lalu ikut penjaringan calon di PDIP.


”Beliau (Ra Hasani, Red) sudah mendapat surat tugas dari PDIP untuk melakukan konsolidasi ke sejumlah pimpinan partai di Bangkalan. Semacam mandat begitu,” ujarnya.

Baca Juga :  Petugas Gabungan Ringkus Penyusup Kampanye

Konsolidasi tersebut untuk menentukan poros koalisi partai politik jelang pendaftaran pasangan calon di KPU. Ra Hasani diakui kini mulai melakukan konsolidasi ke pimpinan partai politik. Kemungkinan besar tidak akan lama lagi rekomendasi PDIP bakal turun. Tinggal menghitung hari. Karena tanggal 1 Januari sudah waktunya mengambil formulir pendaftaran.

”Biasanya DPP tidak sembarang memberikan surat tugas. Ketika demikian, tidak menutup kemungkinan rekomendasi jatuh kepada yang mendapat surat tugas itu,” ucapnya.

Sementara itu, Bacabup Ra Hasani Zubair mengatakan, sejauh ini intens melakukan komunikasi dan konsolidasi ke sejumlah pimpinan partai politik. Selain PDIP dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). ”Saya terus lakukan konsolidasi. Sebab, ini merupakan bagian dari ikhtiar dan ijtihad politik saya,” katanya.

Menurut dia, mengenai rekomendasi nanti itu sepenuhnya diserahkan kepada parpol. ”Yang penting saya tidak henti-hentinya membangun komunikasi politik ke parpol,” katanya.

Baca Juga :  Gerebek Rumah Bandar, Polres Bangkalan Temukan 2 Warga Surabaya Nyabu

Belakangan ini pihaknya diisukan gagal dalam kontestasi politik 2018 mendatang. Padahal isu tersebut tidak benar. Dia mempertegas tetap maju di pilkada nanti. ”Saya diisukan gagal. Ya begitulah. Tapi, dalam kesempatan ini saya ingin mempertegas maju dalam pilkada nanti,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta dukungan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali untuk maju di Pilkada 2018. Menurut dia, ini bukan semata-mata karena jabatan. Tapi, ingin memberikan harapan baru kepada masyarakat Bangkalan untuk perubahan yang lebih baik.

”Dorongan saya maju bukan karena jabatan. Tapi, ingin memperbaiki Bangkalan agar lebih baik,” ucapnya.

Hal itu tentu bisa terwujud atas dasar dukungan masyarakat Bangkalan. Pihaknya memiliki niat untuk membenahi Bangkalan yang lebih bermartabat. ”Semoga niat baik ini diijabat oleh Allah SWT,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/