alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Curi Emas untuk Beli Tiket ke Papua

BANGKALAN – Harapan Ainur Rofik merantau ke Papua pupus. Pria berusia 33 tahun asal Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang itu harus merasakan pengapnya ruang tahanan. Dia ditangkap polisi atas dugaan pencurian.

Peristiwa bermula saat Nasirah, 45, warga Desa Bringen, Kecamatan Labang bersama suaminya, Sukron, berziarah kubur ke Pemakaman Sunan Dalem di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Sabtu (17/11) sekitar pukul 16.00. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), dia menaruh tas di teras musala. Tas tersebut berisi dompet, gelang emas 8,81 gram, dua handphone merek Nokia dan Samsung, serta uang tunai Rp 600.000.

Nah, ketika Nasirah keluar dari kamar mandi musala, tas miliknya dibawa kabur oleh Ainur Rofik. Seketika itu Nasirah berteriak maling. Beruntung, pelaku berhasil diamankan di jalan raya akses Suramadu.

Baca Juga :  Oknum Desa-BPN Diduga Kongkalikong

Korban dan warga yang kesal terhadap tindakan Ainur Rofk langsung berkoordinasi dengan anggota Polsek Sukolilo. Tak berselang lama, polisi menjemput pelaku dan membawa ke Mapolsek Sukolilo untuk pemeriksaan.

Kepada penyidik, Ainur Rofik mengakui perbuatannya. Belakangan diketahui, Ainur Rofik pernah ditahan lantaran kasus pencurian handphone.

Ainur Rofik mengaku nekat mencuri tas milik korban lantaran kepepet butuh uang. Rencananya uang hasil tindakan kejahatan itu digunakan untuk membeli tiket pesawat. Dia berencana merantau ke Papua. ”Belum saya jual sudah ketangkap. Rencananya buat ongkos ke Papua,” ungkap dia.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso membenarkan, telah menangkap Ainur Rofik atas dugaan pencurian. ”Dia (pelaku, Red) dua kali melakukan pencurian. Pertama kasus pencurian HP, sama seperti sekarang,” katanya kemarin (19/11).

Baca Juga :  Tujuh Tahun Tak Tersentuh Pemerintah

Dia mengungkapkan, akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ainur Rofik diancam hukuman pidana penjara lima tahun. ”Pelaku ditahan di Polsek Sukolilo,” ucapnya. 

BANGKALAN – Harapan Ainur Rofik merantau ke Papua pupus. Pria berusia 33 tahun asal Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang itu harus merasakan pengapnya ruang tahanan. Dia ditangkap polisi atas dugaan pencurian.

Peristiwa bermula saat Nasirah, 45, warga Desa Bringen, Kecamatan Labang bersama suaminya, Sukron, berziarah kubur ke Pemakaman Sunan Dalem di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Sabtu (17/11) sekitar pukul 16.00. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), dia menaruh tas di teras musala. Tas tersebut berisi dompet, gelang emas 8,81 gram, dua handphone merek Nokia dan Samsung, serta uang tunai Rp 600.000.

Nah, ketika Nasirah keluar dari kamar mandi musala, tas miliknya dibawa kabur oleh Ainur Rofik. Seketika itu Nasirah berteriak maling. Beruntung, pelaku berhasil diamankan di jalan raya akses Suramadu.

Baca Juga :  Bupati Sampang Siap Sukseskan Fun Bike dan CFD

Korban dan warga yang kesal terhadap tindakan Ainur Rofk langsung berkoordinasi dengan anggota Polsek Sukolilo. Tak berselang lama, polisi menjemput pelaku dan membawa ke Mapolsek Sukolilo untuk pemeriksaan.

Kepada penyidik, Ainur Rofik mengakui perbuatannya. Belakangan diketahui, Ainur Rofik pernah ditahan lantaran kasus pencurian handphone.

Ainur Rofik mengaku nekat mencuri tas milik korban lantaran kepepet butuh uang. Rencananya uang hasil tindakan kejahatan itu digunakan untuk membeli tiket pesawat. Dia berencana merantau ke Papua. ”Belum saya jual sudah ketangkap. Rencananya buat ongkos ke Papua,” ungkap dia.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso membenarkan, telah menangkap Ainur Rofik atas dugaan pencurian. ”Dia (pelaku, Red) dua kali melakukan pencurian. Pertama kasus pencurian HP, sama seperti sekarang,” katanya kemarin (19/11).

Baca Juga :  Wow! Pria Ini Jelajahi Bumi Pertiwi dengan Bersepeda

Dia mengungkapkan, akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ainur Rofik diancam hukuman pidana penjara lima tahun. ”Pelaku ditahan di Polsek Sukolilo,” ucapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/