alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Fathorahman Tunggu Restu Ulama

PAMEKASAN – Anggota DPRD Pamekasan Fathorahman ramai diperbincangkan publik. Informasinya, politikus PPP itu digadang-gadang akan disandingkan dengan  Kholilurrahman sebagai calon wakil bupati pada Pilkada 2018 mendatang.

Foto yang menduetkan antara Khalilurrahman dengan Fathorrahman sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati 2018 sudah beredar di beberapa media sosial. Bahkan, hal itu juga dibenarkan di internal PPP.

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Fathorrahman, angkat bicara soal isu tersebut. Dia membenarkan, bahwa saat ini memang ada ulama yang menghendaki dirinya maju pada pilkada mendatang. Dia mengaku siap menjadi calon wakil bupati (cawabup).

Namun dengan syarat dia diberangkatkan dari PPP. Namun, jika tidak, kader PPP asal Kecamatan Palengaan itu pun tidak bersedia. ”Selaku kader PPP saya sami’na wa atha’na. Dengan syarat, sudah direstui alim ulama,” terangnya.

Baca Juga :  Panwaslu Ekstra Hati-Hati Terkait ”Salam Jempol” Ketua KPU

Ditanya akan mendampingi siapa, dia memasrahkan sepenuhnya kepada partai dan ulama. Pada intinya, dia tidak mempermasalahkan apakah mendampingi KH. Kholilurrahman, Baddrut Tamam, atau Rudi Susanto.

”Tunggu saja rekomnya. Disandingkan dengan siapa saja tidak masalah. Bahkan, jika ulama yang menyuruh saya mundur, saya siap,” terangnya.

Wasekjen DPP PPP Bidang OKK Achmad Baidowi menjelaskan, pihaknya baru saja menerima surat dari DPW Jatim. Yaitu, perihal permohonan rekomendasi dari DPC yang mengikuti proses pendaftaran dari eksternal.

”Untuk internal tidak harus daftar. Jika potensial terpilih dan memiliki elektabilitas tinggi berpeluang dicalonkan sebagai calon kepala daerah,” terangnya. Pekan depan surat tersebut akan dibahas. Karena itu, rekomendasi paling cepat akan keluar awal Desember.

Baca Juga :  Penistaan Agama

Alumnus PP Darul Ulum Banyuanyar itu mengungkapkan, saat ini memang berkembang presepsi dan aspirasi di masyarakat. Dia menyebutkan, ada yang menginginkan Baddrut Tamam-Ali Masykur, Baddrut Tamam-Muksin Salim dan termasuk Kholilurrahman-Fathorrahman.

”PPP partainya ulama dan kiai. Makanya, akan bersilaturhami meminta masukan dari kiai arahnya seperti apa. Selain itu, kami akan melakukan survei internal. Sebab, dinamika masyarakat terus berubah,” pungkasnya. 

PAMEKASAN – Anggota DPRD Pamekasan Fathorahman ramai diperbincangkan publik. Informasinya, politikus PPP itu digadang-gadang akan disandingkan dengan  Kholilurrahman sebagai calon wakil bupati pada Pilkada 2018 mendatang.

Foto yang menduetkan antara Khalilurrahman dengan Fathorrahman sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati 2018 sudah beredar di beberapa media sosial. Bahkan, hal itu juga dibenarkan di internal PPP.

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Fathorrahman, angkat bicara soal isu tersebut. Dia membenarkan, bahwa saat ini memang ada ulama yang menghendaki dirinya maju pada pilkada mendatang. Dia mengaku siap menjadi calon wakil bupati (cawabup).


Namun dengan syarat dia diberangkatkan dari PPP. Namun, jika tidak, kader PPP asal Kecamatan Palengaan itu pun tidak bersedia. ”Selaku kader PPP saya sami’na wa atha’na. Dengan syarat, sudah direstui alim ulama,” terangnya.

Baca Juga :  Popularitas Baddrut Tamam Melejit

Ditanya akan mendampingi siapa, dia memasrahkan sepenuhnya kepada partai dan ulama. Pada intinya, dia tidak mempermasalahkan apakah mendampingi KH. Kholilurrahman, Baddrut Tamam, atau Rudi Susanto.

”Tunggu saja rekomnya. Disandingkan dengan siapa saja tidak masalah. Bahkan, jika ulama yang menyuruh saya mundur, saya siap,” terangnya.

Wasekjen DPP PPP Bidang OKK Achmad Baidowi menjelaskan, pihaknya baru saja menerima surat dari DPW Jatim. Yaitu, perihal permohonan rekomendasi dari DPC yang mengikuti proses pendaftaran dari eksternal.

- Advertisement -

”Untuk internal tidak harus daftar. Jika potensial terpilih dan memiliki elektabilitas tinggi berpeluang dicalonkan sebagai calon kepala daerah,” terangnya. Pekan depan surat tersebut akan dibahas. Karena itu, rekomendasi paling cepat akan keluar awal Desember.

Baca Juga :  Kabidhumas Polda Jawa Timur: Romahurmuziy Sudah Dibawa KPK ke Jakarta

Alumnus PP Darul Ulum Banyuanyar itu mengungkapkan, saat ini memang berkembang presepsi dan aspirasi di masyarakat. Dia menyebutkan, ada yang menginginkan Baddrut Tamam-Ali Masykur, Baddrut Tamam-Muksin Salim dan termasuk Kholilurrahman-Fathorrahman.

”PPP partainya ulama dan kiai. Makanya, akan bersilaturhami meminta masukan dari kiai arahnya seperti apa. Selain itu, kami akan melakukan survei internal. Sebab, dinamika masyarakat terus berubah,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/