alexametrics
28.9 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Polisi Selidiki Pelemparan Bus Yang Sebabkan Bayi Terluka

BANGKALAN – Insiden pelemparan batu yang mengenai bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) di wilayah Kecamatan Blega, Bangkalan, menjadi perhatian polisi. Sebab, peristiwa yang terjadi Jumat malam (20/10) pukul 22.39 itu meresahkan masyarakat.

Kapoksek Blega AKP Hartanta menyatakan, pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut. Selain itu, pihaknya akan menemui tokoh masyarakat untuk mengetahui penyebab di balik itu. 

“Hal tersebut main-main atau ada tujuan lain. Namun, yang jelas meresahkan masyarakat” kata Hartanta, Sabtu (21/10).

Sebelumnya, bus AKDP jurusan Surabaya-Sumenep dilempar batu oleh orang tak dikenal di Kecamatan Blega, Bangkalan. Jumat malam (20/10) pukul 22.39.

Busri Toha, seorang penumpang menuturkan, bus tersebut melaju dari Surabaya ke Sumenep. Lemparan batu hingga membolongkan kaca bus, tepat di atas kepalanya. Wartawan televisi itu duduk di kursi di sisi kanan.

Baca Juga :  Bus Dilempar Batu, Kru Ngadu ke Polisi

“Beruntung lemparan batu itu tidak sampai mencederai sangat parah  penumpang,” katanya dalam status yang dia tulis di Facebook. 

Warga Kecamatan Rubaru, Sumenep, itu menambahkan, bus sempat berhenti untuk memeriksa kendaraan dan penumpang. Salah satu bayi yang sedang digendong oleh ibunya mengalami sedikit luka akibat terkena serpihan kaca. 

“Sementara seorang wanita yang duduk di bangku bagian tengah, bibirnya kena lemparan batu meski tidak secara langsung,” tulisnya.

Setelah jadi sasaran orang tak dikenal, bus berhenti di depan Polsek Blega. Busri menduga peristiwa pelemparan itu akan dilaporkan ke polisi.

“Kami berharap, petugas kepolisian di Bangkalan berhasil mengungkap pelaku kriminal yang meresahkan masyarakat tersebut,” harap Busri. 

Baca Juga :  Jadi Pesakitan Gara-gara Pindah Tangankan Motor Kredit

BANGKALAN – Insiden pelemparan batu yang mengenai bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) di wilayah Kecamatan Blega, Bangkalan, menjadi perhatian polisi. Sebab, peristiwa yang terjadi Jumat malam (20/10) pukul 22.39 itu meresahkan masyarakat.

Kapoksek Blega AKP Hartanta menyatakan, pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut. Selain itu, pihaknya akan menemui tokoh masyarakat untuk mengetahui penyebab di balik itu. 

“Hal tersebut main-main atau ada tujuan lain. Namun, yang jelas meresahkan masyarakat” kata Hartanta, Sabtu (21/10).


Sebelumnya, bus AKDP jurusan Surabaya-Sumenep dilempar batu oleh orang tak dikenal di Kecamatan Blega, Bangkalan. Jumat malam (20/10) pukul 22.39.

Busri Toha, seorang penumpang menuturkan, bus tersebut melaju dari Surabaya ke Sumenep. Lemparan batu hingga membolongkan kaca bus, tepat di atas kepalanya. Wartawan televisi itu duduk di kursi di sisi kanan.

Baca Juga :  Terduga Pencuri dan Penadah Diringkus

“Beruntung lemparan batu itu tidak sampai mencederai sangat parah  penumpang,” katanya dalam status yang dia tulis di Facebook. 

Warga Kecamatan Rubaru, Sumenep, itu menambahkan, bus sempat berhenti untuk memeriksa kendaraan dan penumpang. Salah satu bayi yang sedang digendong oleh ibunya mengalami sedikit luka akibat terkena serpihan kaca. 

- Advertisement -

“Sementara seorang wanita yang duduk di bangku bagian tengah, bibirnya kena lemparan batu meski tidak secara langsung,” tulisnya.

Setelah jadi sasaran orang tak dikenal, bus berhenti di depan Polsek Blega. Busri menduga peristiwa pelemparan itu akan dilaporkan ke polisi.

“Kami berharap, petugas kepolisian di Bangkalan berhasil mengungkap pelaku kriminal yang meresahkan masyarakat tersebut,” harap Busri. 

Baca Juga :  Bus Dilempar Batu, Kru Ngadu ke Polisi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/