alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Banyak Peluang Jadi PPS di Bangkalan

BANGKALAN – Kuota kebutuhan PPK 90 orang untuk 18 kecamatan. Masing-masing kecamatan lima orang yang akan dipilih. Sementara untuk PPS dibutuhkan 843 orang untuk 281 desa/kelurahan. Tiap desa/kelurahan tiga orang.

Hingga Jumat (20/10), pendaftar PPS masih minim. Dari 843 orang yang dibutuhkan, yang mendaftar baru 441 orang. Sebaliknya, pendaftar PPK justru membeludak. Kuota yang tersedia hanya 90 orang. Namun, yang mendaftar mencapai 378 orang.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, rekrutmen PPS dan PPK mengalami perbedaan sangat signifikan. Animo masyarakat untuk menjadi PPS masih rendah. Banyak desa yang kosong dari pendaftar.

”Sedangkan untuk PPK cukup banyak. Hingga pukul 12.00 pendaftar sudah mencapai 378 orang. Sementara yang mau diambil hanya 90 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemasangan APK Tiga Paslon Bupati-Wabup Bangkalan Bermasalah

Pihaknya juga tidak tahu mengapa untuk pendaftar PPS masih minim. Meski demikian KPU yakin hingga hari ini akan ada tambahan pendaftar. ”Angka ini kan terus bergerak. Siapa tahu, besok (hari ini, Red) langsung membeludak,” ucapnya.

Dengan 441 pendaftar untuk PPS, menunjukkan jika masih ada yang kosong. Bahkan, bisa jadi hanya satu-dua orang yang mendaftar PPS tiap desa. ”Padahal, target masing-masing desa sepuluh orang. Sebab tiap desa diambil tiga orang,” katanya.

Menurut Fauzan, manakala hingga hari ini pendaftar PPS masih jauh dari target, KPU Bangkalan tidak bisa memutus sendiri. Pihaknya terlebih dahulu akan berkonsultasi dengan KPU Jatim dan KPU pusat. ”Kalau tetap tidak nyampek 843 orang, ya kami konsultasikan dulu,” terangnya.

Baca Juga :  Sajikan View Menarik, Panitia Ubah Rute

Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, rekrutmen PPS dan PPK menjadi tanggung jawab penuh KPU. Pihaknya berharap orang-orang yang lolos menjadi PPK dan PPS bisa menjalankan tugas dengan baik.

”Sebab mereka sebagai penyelenggara pilkada. Karena itu, harus maksimal dalam bekerja. KPU harus memilih yang benar-benar layak dan berkualitas,” pungkasnya.

BANGKALAN – Kuota kebutuhan PPK 90 orang untuk 18 kecamatan. Masing-masing kecamatan lima orang yang akan dipilih. Sementara untuk PPS dibutuhkan 843 orang untuk 281 desa/kelurahan. Tiap desa/kelurahan tiga orang.

Hingga Jumat (20/10), pendaftar PPS masih minim. Dari 843 orang yang dibutuhkan, yang mendaftar baru 441 orang. Sebaliknya, pendaftar PPK justru membeludak. Kuota yang tersedia hanya 90 orang. Namun, yang mendaftar mencapai 378 orang.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, rekrutmen PPS dan PPK mengalami perbedaan sangat signifikan. Animo masyarakat untuk menjadi PPS masih rendah. Banyak desa yang kosong dari pendaftar.


”Sedangkan untuk PPK cukup banyak. Hingga pukul 12.00 pendaftar sudah mencapai 378 orang. Sementara yang mau diambil hanya 90 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemasangan APK Tiga Paslon Bupati-Wabup Bangkalan Bermasalah

Pihaknya juga tidak tahu mengapa untuk pendaftar PPS masih minim. Meski demikian KPU yakin hingga hari ini akan ada tambahan pendaftar. ”Angka ini kan terus bergerak. Siapa tahu, besok (hari ini, Red) langsung membeludak,” ucapnya.

Dengan 441 pendaftar untuk PPS, menunjukkan jika masih ada yang kosong. Bahkan, bisa jadi hanya satu-dua orang yang mendaftar PPS tiap desa. ”Padahal, target masing-masing desa sepuluh orang. Sebab tiap desa diambil tiga orang,” katanya.

Menurut Fauzan, manakala hingga hari ini pendaftar PPS masih jauh dari target, KPU Bangkalan tidak bisa memutus sendiri. Pihaknya terlebih dahulu akan berkonsultasi dengan KPU Jatim dan KPU pusat. ”Kalau tetap tidak nyampek 843 orang, ya kami konsultasikan dulu,” terangnya.

Baca Juga :  Puisi Madura Rofiqi Mastnay

Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, rekrutmen PPS dan PPK menjadi tanggung jawab penuh KPU. Pihaknya berharap orang-orang yang lolos menjadi PPK dan PPS bisa menjalankan tugas dengan baik.

”Sebab mereka sebagai penyelenggara pilkada. Karena itu, harus maksimal dalam bekerja. KPU harus memilih yang benar-benar layak dan berkualitas,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/