alexametrics
21.1 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Dongkrak Perekonomian, Menko Airlangga Dukung Industri Olahraga Mendunia

SURABAYA – Pengembangan sektor olahraga terus mendapatkan dukungan dari pemerintah. Sektor olahraga diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem pembangunan nasional.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Presiden menyampaikan bahwa olahraga merupakan industri yang cakupannya sangat luas.

Industri olahraga tidak hanya terkait dengan events. Tapi juga termasuk industri apparel atau clothing line, perlengkapan olahraga, hingga broadcasting dan commercial.

Dengan demikian, sektor olahraga juga memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu pendongkrak perekonomian. Juga mengembangkan sport tourism nasional.

Dalam menentukan arah kebijakan pembinaan keolahragaan nasional, pemerintah telah menetapkan 12 cabang olahraga unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) melalui Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021.

Wushu merupakan salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam DBON. Penetapannya dilakukan berdasar kajian akademisi, pakar, dan praktisi olahraga dengan melihat perkembangan prestasi wushu Indonesia dari tahun 2010 hingga tahun 2021.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Kemajuan Iptek Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Inovasi

Wushu merupakan olahraga yang mengandalkan teknik, kecepatan, dan akurasi. Wushu terus dipersiapkan untuk menghadapi event olahraga kompetitif di berbagai level, termasuk kejuaraan dunia.

Saat menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022 di Graha Universitas Negeri Surabaya, Selasa (20/9), Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kejurnas tersebut menjadi ajang uji prestasi bagi para atlet wushu junior.

“Kejurnas ini menjadi persiapan menuju kejuaraan dunia junior wushu yang akan diselenggarakan pada Desember di Bumi Serpong Damai Tangerang. Even itu akan diikuti 70 negara,” ujar Airlangga.

Airlangga yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia mengungkapkan, kejurnas selalu diselenggarakan setiap tahun. Namun saat pandemi Covid-19, kejurnas tidak selenggarakan secara fisik hanya secara virtual.

Baca Juga :  Airlangga: Di Depan IMF, Presiden Jokowi Paparkan Catatan Bagus

Ajang Kejurnas Wushu 2022 yang memperebutkan Piala Presiden RI tersebut digelar mulai 18-21 September 2022. Even itu diikuti 450 atlet dari 20 provinsi dengan mempertandingkan nomor Taolu, Sanda dan Kungfu. Selain Piala Presiden, even itu juga memperebutkan Piala Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia dan Piala Menpora.

“Saya berharap event ini dapat menjadi tempat mengasah kemampuan atlet. Saya minta jaga sportivitas, jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan. Siapapun yang akan jadi juara umum, jangan terlena dan terus berprestasi. Yang paling penting jaga konsistensi,” ingat Airlangga. (dlt/fsr/*/par)

SURABAYA – Pengembangan sektor olahraga terus mendapatkan dukungan dari pemerintah. Sektor olahraga diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem pembangunan nasional.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Presiden menyampaikan bahwa olahraga merupakan industri yang cakupannya sangat luas.

Industri olahraga tidak hanya terkait dengan events. Tapi juga termasuk industri apparel atau clothing line, perlengkapan olahraga, hingga broadcasting dan commercial.


Dengan demikian, sektor olahraga juga memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu pendongkrak perekonomian. Juga mengembangkan sport tourism nasional.

Dalam menentukan arah kebijakan pembinaan keolahragaan nasional, pemerintah telah menetapkan 12 cabang olahraga unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) melalui Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021.

Wushu merupakan salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam DBON. Penetapannya dilakukan berdasar kajian akademisi, pakar, dan praktisi olahraga dengan melihat perkembangan prestasi wushu Indonesia dari tahun 2010 hingga tahun 2021.

Baca Juga :  Komitmen Kerja Sama Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Wushu merupakan olahraga yang mengandalkan teknik, kecepatan, dan akurasi. Wushu terus dipersiapkan untuk menghadapi event olahraga kompetitif di berbagai level, termasuk kejuaraan dunia.

- Advertisement -

Saat menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022 di Graha Universitas Negeri Surabaya, Selasa (20/9), Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kejurnas tersebut menjadi ajang uji prestasi bagi para atlet wushu junior.

“Kejurnas ini menjadi persiapan menuju kejuaraan dunia junior wushu yang akan diselenggarakan pada Desember di Bumi Serpong Damai Tangerang. Even itu akan diikuti 70 negara,” ujar Airlangga.

Airlangga yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia mengungkapkan, kejurnas selalu diselenggarakan setiap tahun. Namun saat pandemi Covid-19, kejurnas tidak selenggarakan secara fisik hanya secara virtual.

Baca Juga :  Curiga Oknum Banggar Bermain, Rp 62 Miliar Masuk APBD Perubahan

Ajang Kejurnas Wushu 2022 yang memperebutkan Piala Presiden RI tersebut digelar mulai 18-21 September 2022. Even itu diikuti 450 atlet dari 20 provinsi dengan mempertandingkan nomor Taolu, Sanda dan Kungfu. Selain Piala Presiden, even itu juga memperebutkan Piala Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia dan Piala Menpora.

“Saya berharap event ini dapat menjadi tempat mengasah kemampuan atlet. Saya minta jaga sportivitas, jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan. Siapapun yang akan jadi juara umum, jangan terlena dan terus berprestasi. Yang paling penting jaga konsistensi,” ingat Airlangga. (dlt/fsr/*/par)

Artikel Terkait

Most Read

Nemor Kara, Ribuan Warga Panjatkan Doa

Marak MPU Jadi Media Kampanye

Buru Penyebar Video Beras Sintetis

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/