alexametrics
25.3 C
Madura
Friday, September 30, 2022

BRI Menanam Target Tanam 1,75 Juta Bibit Pohon Produktif Hingga 2023

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kian aktif melakukan upaya pelestarian lingkungan. Itu dilakukan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission Indonesia di tahun 2060.

BRI menginisiasi program “BRI Menanam” sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Juga bentuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Khususnya, pelaku UMKM. Hal itu, sejalan dengan komitmen penerapan bisnis yang selaras dengan Environmental, Social, & Governance (ESG).

BRI Menanam merupakan inisiatif BRI dengan menyalurkan bibit pohon bagi setiap nasabah yang menerima kredit dari perseroan. Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Dirut BRI Sunarso mengatakan, program BRI menanam diharapkan menjadi lokomotif aspek ekonomi, lingkungan dan sosial bagi masyarakat. “Nasabah yang berhak mendapat kredit, harus berkomitmen menanam dan merawat bibit pohon yang kami berikan. Harapan kami, dua tahun lagi terus on going dan lebih efektif menyerap karbon,” ucapnya.

Sejak diluncurkan pada 17 Agustus lalu, hingga 16 September, setidaknya BRI Menanam telah menjangkau 1.072 Desa BRILian yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah bibit pohon yang tersalurkan sebanyak 376.959 bibit.

Baca Juga :  Beribadah dan Tunaikan Donasi Zakat secara Mudah dengan BRImo

BRI Menanam menargetkan penanaman lebih dari 1,75 juta pohon produktif yang dilakukan secara bertahap. Rinciannya lebih dari 750 ribu bibit ditanam tahun ini dan sekitar 1 juta bibit lagi ditanam tahun 2023.

Untuk target tahun ini, dari 750 ribu bibit, sekitar 376 ribu bibit disalurkan untuk lahan desa dan 226 ribu bibit untuk nasabah eksisting dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit. Lalu 151 ribu bibit untuk nasabah baru dari KUR BRI Unit.

Penyaluran bibit pohon dilakukan oleh 799 BRI unit, 236 Branch Office, dan 17 Regional Office BRI di berbagai wilayah di Indonesia. Adapun jenis bibit tanaman yang diberikan adalah jenis pohon produktif.

Sehingga selain dapat menyerap karbon, juga dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat dan buahnya dapat dikonsumsi. Jenis bibit pohon yang telah dibagikan di antaranya Durian 33,64 %, Mangga 22,45 %, Alpukat 21,80 %, Jambu 5,79 %, Jeruk 2,39 %, dan jenis pohon lainnya 14,65 %.

Baca Juga :  Dua Insan BRILiaN Toreh Prestasi di Ajang UN World Innovation Day Hack 2022

Program ini juga dapat dijalankan bagi nasabah yang ada di perkotaan meski memikiki lahan terbatas. Caranya, dengan mengimplementasikan konsep urban farming.

Konsep tersebut dilakukan dengan penanaman menggunakan vertikal hortikultura, vertikal polybag serta pemanfaatan botol bekas sebagai bentuk untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

“Kalau di kota, kami akan membuat klaster-klaster. Ternyata, kebutuhan sayur di satu rumah tangga bisa dipenuhi sendiri dengan menanam pada media tanam (urban farming). Upaya untuk menghijaukan kawasan perkotaan sampai di gang hingga ke desa sangat terbuka,” ucapnya.

Salah satu implementasi BRI Menanam di perkotaan adalah terdapat 100.000 paket bibit Hortikultura yang disalurkan kepada 1.000 kelompok PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekar) di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

BRI sebagai lembaga keuangan juga berperan aktif mendorong pembiayaan bagi sektor berkelanjutan berdasar ESG. BRI menjadi perbankan yang memiliki portofolio terbesar dalam menyalurkan kredit di sektor berkelanjutan.

Hingga kuartal II-2022, sebanyak Rp 657,1 triliun atau setara 65,5 % dari total portofolio kredit BRI telah menerapkan prinsip ESG. (*/par)

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kian aktif melakukan upaya pelestarian lingkungan. Itu dilakukan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission Indonesia di tahun 2060.

BRI menginisiasi program “BRI Menanam” sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Juga bentuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Khususnya, pelaku UMKM. Hal itu, sejalan dengan komitmen penerapan bisnis yang selaras dengan Environmental, Social, & Governance (ESG).


BRI Menanam merupakan inisiatif BRI dengan menyalurkan bibit pohon bagi setiap nasabah yang menerima kredit dari perseroan. Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Dirut BRI Sunarso mengatakan, program BRI menanam diharapkan menjadi lokomotif aspek ekonomi, lingkungan dan sosial bagi masyarakat. “Nasabah yang berhak mendapat kredit, harus berkomitmen menanam dan merawat bibit pohon yang kami berikan. Harapan kami, dua tahun lagi terus on going dan lebih efektif menyerap karbon,” ucapnya.

Sejak diluncurkan pada 17 Agustus lalu, hingga 16 September, setidaknya BRI Menanam telah menjangkau 1.072 Desa BRILian yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah bibit pohon yang tersalurkan sebanyak 376.959 bibit.

Baca Juga :  BRI Raih 3 Penghargaan Top CSR Awards 2022

BRI Menanam menargetkan penanaman lebih dari 1,75 juta pohon produktif yang dilakukan secara bertahap. Rinciannya lebih dari 750 ribu bibit ditanam tahun ini dan sekitar 1 juta bibit lagi ditanam tahun 2023.

- Advertisement -

Untuk target tahun ini, dari 750 ribu bibit, sekitar 376 ribu bibit disalurkan untuk lahan desa dan 226 ribu bibit untuk nasabah eksisting dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit. Lalu 151 ribu bibit untuk nasabah baru dari KUR BRI Unit.

Penyaluran bibit pohon dilakukan oleh 799 BRI unit, 236 Branch Office, dan 17 Regional Office BRI di berbagai wilayah di Indonesia. Adapun jenis bibit tanaman yang diberikan adalah jenis pohon produktif.

Sehingga selain dapat menyerap karbon, juga dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat dan buahnya dapat dikonsumsi. Jenis bibit pohon yang telah dibagikan di antaranya Durian 33,64 %, Mangga 22,45 %, Alpukat 21,80 %, Jambu 5,79 %, Jeruk 2,39 %, dan jenis pohon lainnya 14,65 %.

Baca Juga :  3 Hari, 25 Ribu Orang Aktivasi BRIMo melalui Penyuluh Digital BRI

Program ini juga dapat dijalankan bagi nasabah yang ada di perkotaan meski memikiki lahan terbatas. Caranya, dengan mengimplementasikan konsep urban farming.

Konsep tersebut dilakukan dengan penanaman menggunakan vertikal hortikultura, vertikal polybag serta pemanfaatan botol bekas sebagai bentuk untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

“Kalau di kota, kami akan membuat klaster-klaster. Ternyata, kebutuhan sayur di satu rumah tangga bisa dipenuhi sendiri dengan menanam pada media tanam (urban farming). Upaya untuk menghijaukan kawasan perkotaan sampai di gang hingga ke desa sangat terbuka,” ucapnya.

Salah satu implementasi BRI Menanam di perkotaan adalah terdapat 100.000 paket bibit Hortikultura yang disalurkan kepada 1.000 kelompok PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekar) di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

BRI sebagai lembaga keuangan juga berperan aktif mendorong pembiayaan bagi sektor berkelanjutan berdasar ESG. BRI menjadi perbankan yang memiliki portofolio terbesar dalam menyalurkan kredit di sektor berkelanjutan.

Hingga kuartal II-2022, sebanyak Rp 657,1 triliun atau setara 65,5 % dari total portofolio kredit BRI telah menerapkan prinsip ESG. (*/par)

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/