alexametrics
21.2 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Calon Independen Harus Kumpulkan Minimal 51.055 KTP

PAMEKASAN – Sejumlah bacabup dan bacawabup di Pamekasan hingga saat ini lebih tertarik berebut rekomendasi partai politik (parpol). Buktinya, belum ada figur yang mendeklarasikan diri maju dalam Pilkada 2018 melalui jalur perseorangan atau independen.

Hal itu juga diakui Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah Rabu (20/9). Dia mengaku, sampai saat ini belum ada figur yang berkoordinasi dengan pihaknya terkait jalur perseorangan. Menurutnya, figur kurang berminat untuk maju dalam pilkada dengan jalur independen.

”Secara formal belum ada yang berkoordinasi. Tapi insya Allah, sejumlah figur sudah paham dan mendengar dengan dibukanya jalur independen ini,” katanya.

Diterangkan, syarat dukungan jika ingin maju melalui jalur independen, minimal 7,5 persen dari jumlah DPT terakhir. yakni DPT yang digunakan yaitu pemilihan Pilpres 2014 lalu.

Baca Juga :  Pilkada Pamekasan, Pasangan Mahar Kandas

Total DPT terkhir mencapai 680.728 jiwa. Dengan demikian, siapa pun yang akan memilih jalur perseorangan, wajib bisa mengumpulkan minimal 51.055 KTP.

Hal itu sesuai dengan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

”7,5 pesen dari total DPT 680.728 suara, maka ketemu 51.055 suara. Ini yang harus dipenuhi oleh bakal calon independen atau perseorangan bila mau maju di Pilkada 2018,” jelasnya.

Dukungan dari jumlah tersebut harus dibuktikan dengan fotokopi KTP. Kemudian, akan dilakukan verifikasi faktual dengan menggunakan metode sensus yang sesuai aturan. Dengan demikian, satu orang harus mendukung satu pasangan calon dan tidak boleh mendukung dua bakal calon.

Baca Juga :  Moch. Tarsun Sederhana dan Penyabar

”Nanti akan ditanyakan kepada yang memiliki KTP apakah mendukung si A atau si B. Jika ada dua bakal calon yang berangkat dari independen,” terangnya.

Dukungan minimal 7,5 persen dari jumlah DPT itu harus tersebar minimal di 50 persen 13 kecamatan yang ada di Pamekasan. Semua persyaratan itu harus terkumpul pada November mendatang

”Karena harus mengumpulkan puluhan ribu KTP, maka waktu itu sudah mepet. Kita juga masih akan melakukan verifikasi,” pungkasnya.

 

PAMEKASAN – Sejumlah bacabup dan bacawabup di Pamekasan hingga saat ini lebih tertarik berebut rekomendasi partai politik (parpol). Buktinya, belum ada figur yang mendeklarasikan diri maju dalam Pilkada 2018 melalui jalur perseorangan atau independen.

Hal itu juga diakui Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah Rabu (20/9). Dia mengaku, sampai saat ini belum ada figur yang berkoordinasi dengan pihaknya terkait jalur perseorangan. Menurutnya, figur kurang berminat untuk maju dalam pilkada dengan jalur independen.

”Secara formal belum ada yang berkoordinasi. Tapi insya Allah, sejumlah figur sudah paham dan mendengar dengan dibukanya jalur independen ini,” katanya.


Diterangkan, syarat dukungan jika ingin maju melalui jalur independen, minimal 7,5 persen dari jumlah DPT terakhir. yakni DPT yang digunakan yaitu pemilihan Pilpres 2014 lalu.

Baca Juga :  Komitmen Natal dan Tahun Baru SterilĀ Aksi Teror

Total DPT terkhir mencapai 680.728 jiwa. Dengan demikian, siapa pun yang akan memilih jalur perseorangan, wajib bisa mengumpulkan minimal 51.055 KTP.

Hal itu sesuai dengan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

”7,5 pesen dari total DPT 680.728 suara, maka ketemu 51.055 suara. Ini yang harus dipenuhi oleh bakal calon independen atau perseorangan bila mau maju di Pilkada 2018,” jelasnya.

Dukungan dari jumlah tersebut harus dibuktikan dengan fotokopi KTP. Kemudian, akan dilakukan verifikasi faktual dengan menggunakan metode sensus yang sesuai aturan. Dengan demikian, satu orang harus mendukung satu pasangan calon dan tidak boleh mendukung dua bakal calon.

Baca Juga :  Pelaksanaan Pilkada Kesuksesan Bersama

”Nanti akan ditanyakan kepada yang memiliki KTP apakah mendukung si A atau si B. Jika ada dua bakal calon yang berangkat dari independen,” terangnya.

Dukungan minimal 7,5 persen dari jumlah DPT itu harus tersebar minimal di 50 persen 13 kecamatan yang ada di Pamekasan. Semua persyaratan itu harus terkumpul pada November mendatang

”Karena harus mengumpulkan puluhan ribu KTP, maka waktu itu sudah mepet. Kita juga masih akan melakukan verifikasi,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/