alexametrics
20.7 C
Madura
Sunday, August 14, 2022

Perempuan, Jangan Takut untuk Berkarya

SAMPANG – Sosok RA Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita terus dikenang. Berkat perjuangannya, lahir kartini baru yang mendapatkan haknya sebagai bagian dari masyarakat yang kompleks.

Bagi Ketua TP PKK Sampang Dra Hj Anna Eko Prapti MM, Hari Kartini merupakan momentum untuk mengenang perjuangan emansipasi wanita. Menurut dia, perempuan Madura memiliki semangat RA Kartini. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui pendidikan dan pelatihan.

Berkat perjuangan Kartini, perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata dalam menjalankan kehidupan sosial. Perempuan sudah bisa merefleksikan pendidikan dan kemampuan yang dimilikinya.

”Eksistensi perempuan sudah dilindungi undang-undang. Jadi, jangan takut untuk berkarya,” pesannya. Perempuan tidak perlu minder untuk menunjukkan kualitas dan jati dirinya. Dengan begitu, keberadaan perempuan tak lagi dikucilkan.

Baca Juga :  Ribuan Alumnus Bata-Bata Kepung PN

”Mari kita hormati dan peringati serta refleksikan perjuangan RA Kartini dalam kehidupan kita sehari-hari,” ajaknya. Ditegaskan, TP PKK Sampang memiliki sepuluh program khusus. Di antaranya, pembinaan dan pelatihan terhadap perempuan. ”Anggaran TP PKK sekitar Rp 800 juta,” tuturnya.

Dia berpesan kepada perempuan yang statusnya sebagai aparat sipil negara (ASN) supaya giat dan disiplin. Sementara bagi perempuan nonASN, diharapkan terus mengembangkan bakat dan kemampuannya. ”Selamat Hari Kartini, semoga tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan di Sampang,” harapnya.

 

SAMPANG – Sosok RA Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita terus dikenang. Berkat perjuangannya, lahir kartini baru yang mendapatkan haknya sebagai bagian dari masyarakat yang kompleks.

Bagi Ketua TP PKK Sampang Dra Hj Anna Eko Prapti MM, Hari Kartini merupakan momentum untuk mengenang perjuangan emansipasi wanita. Menurut dia, perempuan Madura memiliki semangat RA Kartini. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui pendidikan dan pelatihan.

Berkat perjuangan Kartini, perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata dalam menjalankan kehidupan sosial. Perempuan sudah bisa merefleksikan pendidikan dan kemampuan yang dimilikinya.


”Eksistensi perempuan sudah dilindungi undang-undang. Jadi, jangan takut untuk berkarya,” pesannya. Perempuan tidak perlu minder untuk menunjukkan kualitas dan jati dirinya. Dengan begitu, keberadaan perempuan tak lagi dikucilkan.

Baca Juga :  Harkitnas, Pemkab Sampang Teken MoU dengan TP4D

”Mari kita hormati dan peringati serta refleksikan perjuangan RA Kartini dalam kehidupan kita sehari-hari,” ajaknya. Ditegaskan, TP PKK Sampang memiliki sepuluh program khusus. Di antaranya, pembinaan dan pelatihan terhadap perempuan. ”Anggaran TP PKK sekitar Rp 800 juta,” tuturnya.

Dia berpesan kepada perempuan yang statusnya sebagai aparat sipil negara (ASN) supaya giat dan disiplin. Sementara bagi perempuan nonASN, diharapkan terus mengembangkan bakat dan kemampuannya. ”Selamat Hari Kartini, semoga tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan di Sampang,” harapnya.

 

Artikel Terkait

Most Read

Kerras Ta’ Akerres

Rp 13 Miliar DBHCHT untuk Industri

Artikel Terbaru

/