alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Jambret Diamankan, Ratusan Warga Kepung Polsek

BANGKALAN – Kasus jambret kembali terjadi di Jalan Raya Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Rabu malam (18/10) sekitar pukul 19.00. Pelaku berhasil ditangkap warga. Sebelum diserahkan ke Polsek Tanah Merah, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga.

Kejadian itu berawal saat Holib, 22, warga Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah akan berkunjung ke salah satu rumah familinya.  Dia mengendarai sepada motor Honda Beat bernopol N 4682 WN dari arah timur.

Belum jauh dari tempat tinggalnya, Holib tiba-tiba dipepet dua orang yang mengendarai motor Honda Supra nopol L 3818 PD. Mereka adalah Fauzi, warga Desa Soket Dajah dan Umar warga Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah.

Kedunya menggasak handphone (HP) milik Holib. Korban pun berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung menangkap Fauzi. Sementara Umar berhasil melarikan diri. Sebelum diserahkan ke Polsek Tanah Merah, Fauzi menjadi bulan-bulanan warga.

Baca Juga :  Rekom Demokrat di Tangan Indra Untuk Duduk di Kursi Wakil Ketua DPRD

Tak berselang lama, polisi dari Polsek Tanah Merah melakukan pengejaran terhadap Umar. Polisi berhasil membekuk pelaku dan langsung membawanya ke polsek. Kepada polisi kedua pelaku mengakui perbuatannya.

Sekitar pukul 19.30, ratusan warga mengepung Polsek Tanah Merah. Mereka ingin memukul pelaku. Karena itu, Polsek Tanah Merah berkoordinasi dengan Polres Bangkalan.

Selanjutnya sekitar pukul 21.30, pelaku digelandang menuju Polres Bangkalan. Sekitar pukul 22.00 ratusan warga membubarkan diri dan pulang ke rumah masing masing.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo membenarkan peristiwa penjambretan tersebut. Sayangnya, dia enggan memberikan komentar secara detail. ”Besok (20/10) mau dirilis bareng-bareng. Saya masih kontrol di RS,” ucapnya singkat.

Baca Juga :  Apes! Warga Bangkalan Sahur dan Buka Puasa di Sel Tahanan Gegara Ini

BANGKALAN – Kasus jambret kembali terjadi di Jalan Raya Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Rabu malam (18/10) sekitar pukul 19.00. Pelaku berhasil ditangkap warga. Sebelum diserahkan ke Polsek Tanah Merah, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga.

Kejadian itu berawal saat Holib, 22, warga Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah akan berkunjung ke salah satu rumah familinya.  Dia mengendarai sepada motor Honda Beat bernopol N 4682 WN dari arah timur.

Belum jauh dari tempat tinggalnya, Holib tiba-tiba dipepet dua orang yang mengendarai motor Honda Supra nopol L 3818 PD. Mereka adalah Fauzi, warga Desa Soket Dajah dan Umar warga Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah.


Kedunya menggasak handphone (HP) milik Holib. Korban pun berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung menangkap Fauzi. Sementara Umar berhasil melarikan diri. Sebelum diserahkan ke Polsek Tanah Merah, Fauzi menjadi bulan-bulanan warga.

Baca Juga :  Dipasang Lima Hari, Garis Polisi Dicuri

Tak berselang lama, polisi dari Polsek Tanah Merah melakukan pengejaran terhadap Umar. Polisi berhasil membekuk pelaku dan langsung membawanya ke polsek. Kepada polisi kedua pelaku mengakui perbuatannya.

Sekitar pukul 19.30, ratusan warga mengepung Polsek Tanah Merah. Mereka ingin memukul pelaku. Karena itu, Polsek Tanah Merah berkoordinasi dengan Polres Bangkalan.

Selanjutnya sekitar pukul 21.30, pelaku digelandang menuju Polres Bangkalan. Sekitar pukul 22.00 ratusan warga membubarkan diri dan pulang ke rumah masing masing.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo membenarkan peristiwa penjambretan tersebut. Sayangnya, dia enggan memberikan komentar secara detail. ”Besok (20/10) mau dirilis bareng-bareng. Saya masih kontrol di RS,” ucapnya singkat.

Baca Juga :  Gaya Pidatonya Membuat Hati Kiai Sepuh Tersentuh
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/