alexametrics
21.1 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Polisi Amankan 8,24 Gram Sabu-Sabu

PAMEKASAN – Tergiur pendapatan dengan cepat mengantarkan para bandara dan pengedar narkoba ke penjara. Sebanyak delapan orang berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Pamekasan dalam dua pekan terakhir. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 8,24 gram.

Delapan orang tersebut yakni Syaiful Bahri, 40, warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang. Pria yang kedapatan membawa SS seberat 5,78 gram itu merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sokobanah Daya.

Moh. Tayib dengan BB 0,64 gram. Pria tersebut ditangkap di Desa Teja, Kecamatan Kota Pamekasan. Amiruddin, DPO penyalah guna narkoba yang ditangkap di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan.

Tersangka lainnya yaitu Syeh Anis, 40. Pria asal Sumenep itu ditangkap di Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, dengan BB narkoba 0,27 gram. Empat tersangka lainnya yakni Moh. Rifqi Alfarizi, 21; Fathorrosi, 24; Moh. Riyanto, 27; dan Matjuri, 24.

Baca Juga :  Mideast Tour Siap Umrahkan Rusdiyadi

Kapolres AKBP Teguh Wibowo menyatakan, pemberantasan narkoba terus dilakukan. Seluruh lapisan personel Polri mengawasi pergerakan bisnis haram itu. Informasi dari masyarakat dibuka untuk membongkar gerbong narkoba.

Hasilnya, delapan tersangka berhasil diamankan. Mereka diancam hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup. Dengan demikian, polisi langsung melakukan penahanan.

Pengembangan penyelidikan terus dilakukan. Sebab, pelaku penyalahgunaan narkoba saling berkaitan. Jajaran polsek diturunkan dalam pengembangan pengejaran pelaku penyalah guna narkoba tersebut.

Menurut Teguh, salah satu faktor maraknya penyalahgunaan narkoba lantaran ekonomi. Bisnis barang haram itu menjanjikan. Keuntungan yang diperoleh menggiurkan. ”Tidak hanya di Pamekasan, di daerah lain juga banyak kasus narkoba,” katanya rabu (19/9) 

Baca Juga :  KPU Ubah Skema Pelantikan PPS

PAMEKASAN – Tergiur pendapatan dengan cepat mengantarkan para bandara dan pengedar narkoba ke penjara. Sebanyak delapan orang berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Pamekasan dalam dua pekan terakhir. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 8,24 gram.

Delapan orang tersebut yakni Syaiful Bahri, 40, warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang. Pria yang kedapatan membawa SS seberat 5,78 gram itu merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sokobanah Daya.

Moh. Tayib dengan BB 0,64 gram. Pria tersebut ditangkap di Desa Teja, Kecamatan Kota Pamekasan. Amiruddin, DPO penyalah guna narkoba yang ditangkap di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan.


Tersangka lainnya yaitu Syeh Anis, 40. Pria asal Sumenep itu ditangkap di Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, dengan BB narkoba 0,27 gram. Empat tersangka lainnya yakni Moh. Rifqi Alfarizi, 21; Fathorrosi, 24; Moh. Riyanto, 27; dan Matjuri, 24.

Baca Juga :  BNNP Ciduk Empat Warga Sokobanah

Kapolres AKBP Teguh Wibowo menyatakan, pemberantasan narkoba terus dilakukan. Seluruh lapisan personel Polri mengawasi pergerakan bisnis haram itu. Informasi dari masyarakat dibuka untuk membongkar gerbong narkoba.

Hasilnya, delapan tersangka berhasil diamankan. Mereka diancam hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup. Dengan demikian, polisi langsung melakukan penahanan.

Pengembangan penyelidikan terus dilakukan. Sebab, pelaku penyalahgunaan narkoba saling berkaitan. Jajaran polsek diturunkan dalam pengembangan pengejaran pelaku penyalah guna narkoba tersebut.

Menurut Teguh, salah satu faktor maraknya penyalahgunaan narkoba lantaran ekonomi. Bisnis barang haram itu menjanjikan. Keuntungan yang diperoleh menggiurkan. ”Tidak hanya di Pamekasan, di daerah lain juga banyak kasus narkoba,” katanya rabu (19/9) 

Baca Juga :  Hendak Edarkan SS Senilai Ratusan Juta, Warga Bangkalan Diciduk Polisi
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/