alexametrics
26.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

KPU Ajukan Tambahan Logistik

BANGKALAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan akan menambah dua tempat pemungutan suara (TPS) setelah melaksanakan rapat pleno  penetapan daftar pemilih tambahan (DPTb) Senin (18/2) lalu. KPU juga akan menambah kebutuhan logistik pemilu.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, untuk pemilu 17 April mendatang, TPS akan menjadi 2.825 titik dari rencana sebelumnya yang 2.823 lokasi. ”Dua TPS baru itu di Pondok Pesantren Nurul Kholil,” ujarnya kemarin (19/2).

Penambahan dua TPS itu setelah panitia penyelenggara melakukan verifikasi data pindah memilih. Menurutnya, 600 santri di Pondok Pesantren Nurul Kholil tidak bisa menentukan pilihannya di daerah asalnya. ”Karena harusnya 1 TPS 300 pemilih,  maka kami harus buka dua TPS,” terangnya.

Baca Juga :  KPU Tunggu Putusan Mahkamah Konstitusi

Akibatnya, KPU juga harus menambah logistik yang akan digunakan pada pemilu nanti. ”Kita masih akan mengajukan lagi ke KPU RI,” tutur Fauzan.

Selain penambahan logistik, tentu KPU juga akan menambah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Sebelumnya kebutuhan KPPS sebanyak 26.761 orang yang akan bertugas di 2.823 TPS. Setelah ada penambahan TPS akan menjadi 26.775 orang.

”Yang menjadi KPPS otomatis warga sekitar. Karena KPPS harus ber-KTP setempat,” tegasnya. (jup)

BANGKALAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan akan menambah dua tempat pemungutan suara (TPS) setelah melaksanakan rapat pleno  penetapan daftar pemilih tambahan (DPTb) Senin (18/2) lalu. KPU juga akan menambah kebutuhan logistik pemilu.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, untuk pemilu 17 April mendatang, TPS akan menjadi 2.825 titik dari rencana sebelumnya yang 2.823 lokasi. ”Dua TPS baru itu di Pondok Pesantren Nurul Kholil,” ujarnya kemarin (19/2).

Penambahan dua TPS itu setelah panitia penyelenggara melakukan verifikasi data pindah memilih. Menurutnya, 600 santri di Pondok Pesantren Nurul Kholil tidak bisa menentukan pilihannya di daerah asalnya. ”Karena harusnya 1 TPS 300 pemilih,  maka kami harus buka dua TPS,” terangnya.

Baca Juga :  Malam Puncak Madura Award Akan Dipusatkan di Gedung Bakorwil

Akibatnya, KPU juga harus menambah logistik yang akan digunakan pada pemilu nanti. ”Kita masih akan mengajukan lagi ke KPU RI,” tutur Fauzan.

Selain penambahan logistik, tentu KPU juga akan menambah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Sebelumnya kebutuhan KPPS sebanyak 26.761 orang yang akan bertugas di 2.823 TPS. Setelah ada penambahan TPS akan menjadi 26.775 orang.

”Yang menjadi KPPS otomatis warga sekitar. Karena KPPS harus ber-KTP setempat,” tegasnya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/