alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Pengembangan Wisata Bahari Pelabuhan Timur Kamal 2018 Gagal

BANGKALAN – Harapan masyarakat untuk merasakan kembali kejayaan Kamal lagi-lagi kandas. Rencana menjadikan Pelabuhan Timur (Peltim) sebagai wisata bahari sebatas angan. Tahun depan Pemkab Bangkalan tidak mengalokasikan anggaran untuk itu.

Rencana revitalisasi Peltim gagal karena anggaran pengembangan wisata minim. Anggaran reguler dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) 2018 menyusut menjadi Rp 2,1 miliar. Pada 2017, instansi itu mendapat kucuran Rp 4 miliar.

Kepala Disbudpar Bangkalan Lily Setiawaty Mukti mengatakan, batalnya sejumlah rencana pengembangan kesenian dan pariwisata merupakan dampak penyusutan anggaran. ”Sudah tidak bisa membuat kegiatan apa-apa. Paling momen-momen saja nanti,” ungkapnya.

Menurut dia, alternatif lain adalah memberdayakan masyarakat. Sebab, mereka memang menunggu kabar baik mengenai pengembangan wisata. ”Kami ingin mengembangkan destinasi wisata sampai jadi,” ucap Lily.

Baca Juga :  Berbagai Upaya Dilakukan untuk Mengembalikan Kejayaan Kamal

Tahun depan pihaknya berencana mengembangkan wisata di Kamal. Tapi bukan Peltim. Melainkan wisata alam Batu Cening. ”Kami coba galakkan masyarakat untuk ikut mempromosikan pariwisata,” ujar mantan kepala dinas KB P3A Bangkalan itu.

Rencana besar disbudpar nanti salah satunya adalah pesta kesenian. Program tersebut di dalamnya ada pameran lukisan. Dia berharap pengembangan pariwisata dan kebudayaan tetap berjalan walaupun tanpa dana pemerintah.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Hosyan Muhammad akan mendorong dinas terkait mengembangkan wisata meski kondisi keuangan rendah. Mengembangkan dan mempromosikan wisata perlu komitmen. Bukan hanya soal anggaran. ”Memang belum bisa memenuhi semua keinginan masyarakat,” terangnya.

Basir, 23, warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, mengaku keramaian di wilayah yang dulu menjadi penyeberangan ke Surabaya sangat dinanti masyarakat. Dia berharap pemerintah segera mencari solusi untuk kembali membangun Kamal. 

Baca Juga :  Sepi Penumpang, PT ASDP Rugi Rp 9 Miliar

”Kalau bisa rencana menjadikan Peltim sebagai tempat wisata segera dilaksanakan biar banyak pengunjung lagi,” ucapnya.

BANGKALAN – Harapan masyarakat untuk merasakan kembali kejayaan Kamal lagi-lagi kandas. Rencana menjadikan Pelabuhan Timur (Peltim) sebagai wisata bahari sebatas angan. Tahun depan Pemkab Bangkalan tidak mengalokasikan anggaran untuk itu.

Rencana revitalisasi Peltim gagal karena anggaran pengembangan wisata minim. Anggaran reguler dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) 2018 menyusut menjadi Rp 2,1 miliar. Pada 2017, instansi itu mendapat kucuran Rp 4 miliar.

Kepala Disbudpar Bangkalan Lily Setiawaty Mukti mengatakan, batalnya sejumlah rencana pengembangan kesenian dan pariwisata merupakan dampak penyusutan anggaran. ”Sudah tidak bisa membuat kegiatan apa-apa. Paling momen-momen saja nanti,” ungkapnya.


Menurut dia, alternatif lain adalah memberdayakan masyarakat. Sebab, mereka memang menunggu kabar baik mengenai pengembangan wisata. ”Kami ingin mengembangkan destinasi wisata sampai jadi,” ucap Lily.

Baca Juga :  Jika Suramadu Gratis, Pelabuhan Kamal Bisa Tutup

Tahun depan pihaknya berencana mengembangkan wisata di Kamal. Tapi bukan Peltim. Melainkan wisata alam Batu Cening. ”Kami coba galakkan masyarakat untuk ikut mempromosikan pariwisata,” ujar mantan kepala dinas KB P3A Bangkalan itu.

Rencana besar disbudpar nanti salah satunya adalah pesta kesenian. Program tersebut di dalamnya ada pameran lukisan. Dia berharap pengembangan pariwisata dan kebudayaan tetap berjalan walaupun tanpa dana pemerintah.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Hosyan Muhammad akan mendorong dinas terkait mengembangkan wisata meski kondisi keuangan rendah. Mengembangkan dan mempromosikan wisata perlu komitmen. Bukan hanya soal anggaran. ”Memang belum bisa memenuhi semua keinginan masyarakat,” terangnya.

- Advertisement -

Basir, 23, warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, mengaku keramaian di wilayah yang dulu menjadi penyeberangan ke Surabaya sangat dinanti masyarakat. Dia berharap pemerintah segera mencari solusi untuk kembali membangun Kamal. 

Baca Juga :  Berbagai Upaya Dilakukan untuk Mengembalikan Kejayaan Kamal

”Kalau bisa rencana menjadikan Peltim sebagai tempat wisata segera dilaksanakan biar banyak pengunjung lagi,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/