alexametrics
21.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Latif-Mohni Pasti, Fauzi-Sudarmawan Tunggu Rekom

BANGKALAN – Menghadapi Pilkada Bangkalan 2018, polarisasi kekuatan partai politik (parpol) mulai mengerucut. Pasangan Abdul Latif-Mohni sudah mendeklarasikan diri dan mengantongi dukungan dari empat parpol. Yakni, Gerindra, PPP, PKS, dan Golkar.

Sementara pasangan Farid Al Fauzi-Sudarmawan mengklaim didukung tiga parpol. Yaitu, Hanura, PAN, dan Demokrat. Surat rekomendasi tiga parpol itu disebut-sebut sudah atas nama Farid Al Fauzi-Sudarmawan.

Kini tinggal tiga parpol yang belum menentukan poros koalisi. Yakni, PDIP, PKB, dan Nasdem. Juru Bicara DPC PDIP Bangkalan Abdul Hafid mengatakan, partainya menunggu sikap politik dari DPP kepada siapa rekomendasi diberikan.

Dengan demikian, PDIP belum menentukan arah koalisi. ”Tapi, komunikasi politik tetap jalan dengan parpol lain. Untuk rekomendasi, menunggu dari DPP,” ujarnya.

Baca Juga :  Dana Banpol Rp 1,5 M Tak Diurus

Mengenai dukungan parpol kepada pasangan bakal calon, menurut Hafid, itu merupakan langkah politik yang bagus. Namun, kata dia, hampir semua parpol belum ada yang turun rekomendasinya dari DPP. ”Tidak jadi masalah jika ada yang mengklaim sudah mendapat dukungan dari parpol. Barangkali memang benar,” katanya.

PDIP menunggu kebijakan DPP. Sebab, sebelum menentukan rekomendasi kepada bakal calon yang akan maju pada Pilkada 2018, PDIP perlu melakukan survei. ”Nanti dari pusat masih melakukan survei,” ucapnya.

Apakah PDIP, PKB, dan Nasdem akan berkoalisi? ”Itu bisa saja terjadi,” jawabnya. ”Tidak menutup kemungkinan demikian. Lihat saja nanti,” imbuh Hafid.

Ketua DPD Partai Nasdem Bangkalan Nasih Aschal mengucapkan selamat kepada pasangan bakal calon yang sudah menyatakan dapat dukungan dari parpol. Namun, sebelum rekomendasi dari pengurus pusat turun, dia menyebut segala sesuatu bisa terjadi dan berubah.

Baca Juga :  Ada Kemungkinan Muncul Tersangka Baru

”Politik itu dinamis. Kami tetap menunggu rekomendasi turun. Termasuk, yang dari PDIP dan Hanura,” katanya.

Ketua DPC PKB Bangkalan Mondir A. Rofii mengatakan, PKB tetap memprioritaskan kader sendiri. Hal itu sudah menjadi keputusan partai. Namun, kran politik PKB selalu terbuka pada semua partai.         ”Kalau misalnya sekarang tinggal tiga partai yang belum berkoalisi, ya bisa saja,” ujarnya.

Namun, kata dia, sejauh ini PKB belum bermanuver. Pada saatnya PKB akan mengambil sikap. ”Tunggu sajalah. PKB santai-santai saja. Tapi, sekali bertindak akan wah nanti,” pungkasnya.

BANGKALAN – Menghadapi Pilkada Bangkalan 2018, polarisasi kekuatan partai politik (parpol) mulai mengerucut. Pasangan Abdul Latif-Mohni sudah mendeklarasikan diri dan mengantongi dukungan dari empat parpol. Yakni, Gerindra, PPP, PKS, dan Golkar.

Sementara pasangan Farid Al Fauzi-Sudarmawan mengklaim didukung tiga parpol. Yaitu, Hanura, PAN, dan Demokrat. Surat rekomendasi tiga parpol itu disebut-sebut sudah atas nama Farid Al Fauzi-Sudarmawan.

Kini tinggal tiga parpol yang belum menentukan poros koalisi. Yakni, PDIP, PKB, dan Nasdem. Juru Bicara DPC PDIP Bangkalan Abdul Hafid mengatakan, partainya menunggu sikap politik dari DPP kepada siapa rekomendasi diberikan.


Dengan demikian, PDIP belum menentukan arah koalisi. ”Tapi, komunikasi politik tetap jalan dengan parpol lain. Untuk rekomendasi, menunggu dari DPP,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional dan Global

Mengenai dukungan parpol kepada pasangan bakal calon, menurut Hafid, itu merupakan langkah politik yang bagus. Namun, kata dia, hampir semua parpol belum ada yang turun rekomendasinya dari DPP. ”Tidak jadi masalah jika ada yang mengklaim sudah mendapat dukungan dari parpol. Barangkali memang benar,” katanya.

PDIP menunggu kebijakan DPP. Sebab, sebelum menentukan rekomendasi kepada bakal calon yang akan maju pada Pilkada 2018, PDIP perlu melakukan survei. ”Nanti dari pusat masih melakukan survei,” ucapnya.

Apakah PDIP, PKB, dan Nasdem akan berkoalisi? ”Itu bisa saja terjadi,” jawabnya. ”Tidak menutup kemungkinan demikian. Lihat saja nanti,” imbuh Hafid.

- Advertisement -

Ketua DPD Partai Nasdem Bangkalan Nasih Aschal mengucapkan selamat kepada pasangan bakal calon yang sudah menyatakan dapat dukungan dari parpol. Namun, sebelum rekomendasi dari pengurus pusat turun, dia menyebut segala sesuatu bisa terjadi dan berubah.

Baca Juga :  Senjata Kasus Penembakan Ibnu Hajar Mirip Punya Polisi

”Politik itu dinamis. Kami tetap menunggu rekomendasi turun. Termasuk, yang dari PDIP dan Hanura,” katanya.

Ketua DPC PKB Bangkalan Mondir A. Rofii mengatakan, PKB tetap memprioritaskan kader sendiri. Hal itu sudah menjadi keputusan partai. Namun, kran politik PKB selalu terbuka pada semua partai.         ”Kalau misalnya sekarang tinggal tiga partai yang belum berkoalisi, ya bisa saja,” ujarnya.

Namun, kata dia, sejauh ini PKB belum bermanuver. Pada saatnya PKB akan mengambil sikap. ”Tunggu sajalah. PKB santai-santai saja. Tapi, sekali bertindak akan wah nanti,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/