alexametrics
25.6 C
Madura
Friday, July 1, 2022

DPC PPP Pastikan Belum Terima Surat Resmi

SUMENEP – Suhu politik di Sumenep semakin panas. Sebab, beredar gambar surat rekomendasi partai Kakbah mengusung RB Fattah Jasin-KH Moh. Ali Fikri A. Warits pada kontestasi lima tahunan itu.

Dalam gambar tersebut, tertera Nomor 2583/REK/DPP/VII/2020. Surat yang ditujukan pada DPW PPP Jatim itu tertanggal 13 Juli 2020. Kebenaran surat tersebut belum bisa dipastikan. Sebab, DPC PPP Sumenep mengaku belum menerima surat resmi.

”Kami belum menerima surat resminya, sehingga tidak bisa menjelaskan apa pun,” kata Sekretaris DPC PPP Sumenep Moh. Sukri kemarin (18/7).

Rekomendasi itu ranah DPP dan DPW. Sementara DPC hanya menjalankan keputusan partai. Dengan demikian, sebelum ada surat resmi, belum bisa dipastikan arah dukungan partai Kakbah pada pilbup mendatang.

Baca Juga :  Ikhtiar Mematangkan Ideologi Pancasila

Hal serupa disampaikan Ketua DPC PPP Sumenep KH Mohammad Salahudin A. Warits. Pria yang akrab disapa Ra Mamak itu juga tidak bisa memastikan kebenaran gambar berisi rekomendasi itu.

Bahkan, orang nomor satu di lingkungan PPP itu mengaku ada yang janggal pada gambar surat tersebut. Menurut dia, Ada beberapa ketidaksesuaian antara isi surat dengan alur tahapan penetapan rekomendasi.

Berdasarkan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) PPP, disepakati proses pengusulan nama calon berlangsung hingga 11 Juli dari DPC. Kemudian, DPW PPP Jatim diberi waktu antara 14–25 Juli untuk melakukan verifikasi usulan sebelum disampaikan pada DPP.

Tahap berikutnya, DPW mengirim surat usulan ke DPP PPP pada 27 Juli. Namun, dalam surat itu menyatakan bahwa pengurus partai tingkat provinsi telah mengusulkan nama bakal calon pada 2 Juli.

Baca Juga :  Sumenep Mendekati Normal September

Padahal, di tanggal tersebut rakorwil belum dilaksanakan. Dengan demikian, surat itu ditengarai tidak benar adanya. Terlebih, adanya beberapa kesalahan pengetikan dalam surat yang ditandatangani Wakil Ketua Umum DPP PPP Ermalena dan Sekjen DPP PPP Asrul Sani itu.

”Surat ini juga tidak ditandatangani ketua umum. Yang jelas kami masih menunggu kepastian adanya surat resmi yang diterima DPC,” pungkasnya. (bad)

SUMENEP – Suhu politik di Sumenep semakin panas. Sebab, beredar gambar surat rekomendasi partai Kakbah mengusung RB Fattah Jasin-KH Moh. Ali Fikri A. Warits pada kontestasi lima tahunan itu.

Dalam gambar tersebut, tertera Nomor 2583/REK/DPP/VII/2020. Surat yang ditujukan pada DPW PPP Jatim itu tertanggal 13 Juli 2020. Kebenaran surat tersebut belum bisa dipastikan. Sebab, DPC PPP Sumenep mengaku belum menerima surat resmi.

”Kami belum menerima surat resminya, sehingga tidak bisa menjelaskan apa pun,” kata Sekretaris DPC PPP Sumenep Moh. Sukri kemarin (18/7).


Rekomendasi itu ranah DPP dan DPW. Sementara DPC hanya menjalankan keputusan partai. Dengan demikian, sebelum ada surat resmi, belum bisa dipastikan arah dukungan partai Kakbah pada pilbup mendatang.

Baca Juga :  Penahanan Babur dan Koko Diperpanjang

Hal serupa disampaikan Ketua DPC PPP Sumenep KH Mohammad Salahudin A. Warits. Pria yang akrab disapa Ra Mamak itu juga tidak bisa memastikan kebenaran gambar berisi rekomendasi itu.

Bahkan, orang nomor satu di lingkungan PPP itu mengaku ada yang janggal pada gambar surat tersebut. Menurut dia, Ada beberapa ketidaksesuaian antara isi surat dengan alur tahapan penetapan rekomendasi.

Berdasarkan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) PPP, disepakati proses pengusulan nama calon berlangsung hingga 11 Juli dari DPC. Kemudian, DPW PPP Jatim diberi waktu antara 14–25 Juli untuk melakukan verifikasi usulan sebelum disampaikan pada DPP.

Tahap berikutnya, DPW mengirim surat usulan ke DPP PPP pada 27 Juli. Namun, dalam surat itu menyatakan bahwa pengurus partai tingkat provinsi telah mengusulkan nama bakal calon pada 2 Juli.

Baca Juga :  KIB Teken Kerja Sama, Golkar Sambut Sahabat PAN dan PPP

Padahal, di tanggal tersebut rakorwil belum dilaksanakan. Dengan demikian, surat itu ditengarai tidak benar adanya. Terlebih, adanya beberapa kesalahan pengetikan dalam surat yang ditandatangani Wakil Ketua Umum DPP PPP Ermalena dan Sekjen DPP PPP Asrul Sani itu.

”Surat ini juga tidak ditandatangani ketua umum. Yang jelas kami masih menunggu kepastian adanya surat resmi yang diterima DPC,” pungkasnya. (bad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/