alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

617 Bacaleg Berebut 50 Kursi DPRD Sumenep

SUMENEP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menutup pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Selasa malam (17/7) pukul 24.00. Proses pendaftaran itu berlangsung hingga Rabu dini hari (18/7). Banyaknya partai politik (parpol) yang daftar di masa-masa injury time, membuat staf KPU lembur semalam suntuk.

Seluruh parpol mendaftarkan bacaleg masing-masing ke KPU. Meski demikian, tidak semua parpol menyerahkan bacaleg 100 persen dari total kursi. Dari 16 parpol, bacaleg yang didaftarkan 617 orang. Hanya delapan parpol yang menyetor 50 bacaleg atau 100 persen dari jatah 50 kursi yang ada. Delapan parpol itu yakni PKB, PDIP, Golkar, Nasdem, PAN, Hanura, Demokrat, dan Gerindra.

Sementara delapan parpol lain menyetor bacaleg kurang dari 50 orang. Seperti PPP yang menyetor 47 bacaleg. Kemudian, PBB 38 bacaleg, PKS 37 bacaleg, PSI 32 bacaleg, Perindo 23 bacaleg, Berkarya 21 bacaleg, PKPI 17 bacaleg, dan Partai Garuda hanya dua bacaleg.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Bareng Jadwal Mudik

”Untuk Partai Berkarya di silon memasukkan 24 bacaleg. Tetapi setelah dicek di berkas hanya 21 bacaleg yang didaftarkan,” ungkap Komisioner KPU Sumenep Malik Mustafa.

Para pimpinan parpol mematok target tinggi. PKB misalnya. Dalam Pemilu 2019 menargetkan memperoleh 14 kursi atau dua kali lipat dari perolehan kursi 2014. Partai berlambang bumi dikelilingi sembilan bintang itu menargetkan bisa meloloskan dua kadernya di tiap daerah pemilihan (dapil).

”Kami ingin menjadi single majority. Makanya, minimal kami targetkan 14 kursi pada Pemilu 2019,” kata Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim.

Target tinggi juga dipatok Partai Golkar. Partai beringin ini menargetkan memperoleh tujuh kursi. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari perolehan kursi 2014. Saat itu partai berlambang beringin tersebut meraih empat kursi. ”Untuk 2019 kami menargetkan di masing-masing dapil kami memperoleh satu kursi,” papar Ketua DPD Golkar Sumenep Iwan Budiharto.

Baca Juga :  Tuntut PSU, Pendukung Berani Bangkit Demo Panwaslu

Target berbeda diutarakan Ketua DPD Partai Berkarya Sumenep Sofyan Absi. Mantan ketua DPC Nasdem Sumenep itu hanya berharap memperoleh tiga kursi. Sebab, parpol yang dipimpinnya merupakan partai pendatang baru dan baru kali pertama akan ikut Pemilu 2019. ”Tidak perlu muluk-muluk, tiga kursi saja sudah cukup,” katanya.

SUMENEP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menutup pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Selasa malam (17/7) pukul 24.00. Proses pendaftaran itu berlangsung hingga Rabu dini hari (18/7). Banyaknya partai politik (parpol) yang daftar di masa-masa injury time, membuat staf KPU lembur semalam suntuk.

Seluruh parpol mendaftarkan bacaleg masing-masing ke KPU. Meski demikian, tidak semua parpol menyerahkan bacaleg 100 persen dari total kursi. Dari 16 parpol, bacaleg yang didaftarkan 617 orang. Hanya delapan parpol yang menyetor 50 bacaleg atau 100 persen dari jatah 50 kursi yang ada. Delapan parpol itu yakni PKB, PDIP, Golkar, Nasdem, PAN, Hanura, Demokrat, dan Gerindra.

Sementara delapan parpol lain menyetor bacaleg kurang dari 50 orang. Seperti PPP yang menyetor 47 bacaleg. Kemudian, PBB 38 bacaleg, PKS 37 bacaleg, PSI 32 bacaleg, Perindo 23 bacaleg, Berkarya 21 bacaleg, PKPI 17 bacaleg, dan Partai Garuda hanya dua bacaleg.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Puji Airlangga sebagai ‘Motor’ Kartu Prakerja

”Untuk Partai Berkarya di silon memasukkan 24 bacaleg. Tetapi setelah dicek di berkas hanya 21 bacaleg yang didaftarkan,” ungkap Komisioner KPU Sumenep Malik Mustafa.

Para pimpinan parpol mematok target tinggi. PKB misalnya. Dalam Pemilu 2019 menargetkan memperoleh 14 kursi atau dua kali lipat dari perolehan kursi 2014. Partai berlambang bumi dikelilingi sembilan bintang itu menargetkan bisa meloloskan dua kadernya di tiap daerah pemilihan (dapil).

”Kami ingin menjadi single majority. Makanya, minimal kami targetkan 14 kursi pada Pemilu 2019,” kata Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim.

Target tinggi juga dipatok Partai Golkar. Partai beringin ini menargetkan memperoleh tujuh kursi. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari perolehan kursi 2014. Saat itu partai berlambang beringin tersebut meraih empat kursi. ”Untuk 2019 kami menargetkan di masing-masing dapil kami memperoleh satu kursi,” papar Ketua DPD Golkar Sumenep Iwan Budiharto.

Baca Juga :  Semua Pihak Sepakat Cegah Masalah Pilkada

Target berbeda diutarakan Ketua DPD Partai Berkarya Sumenep Sofyan Absi. Mantan ketua DPC Nasdem Sumenep itu hanya berharap memperoleh tiga kursi. Sebab, parpol yang dipimpinnya merupakan partai pendatang baru dan baru kali pertama akan ikut Pemilu 2019. ”Tidak perlu muluk-muluk, tiga kursi saja sudah cukup,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/