alexametrics
21.1 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Mendag Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kawasan lewat AEM Special Meeting

BALI – Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022. Para Menteri Ekonomi ASEAN telah tiba di Jimbaran, Bali untuk mengikuti acara tersebut

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan AEM Special Meeting, Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi menyambut para menteri ekonomi ASEAN dengan antusias. Selain tarian Bali, para tamu juga menikmati berbagai tarian tradisional lainnya di Indonesia.

“Sajian tari-tarian tradisional ini menunjukkan keanekaragaman budaya Indonesia sebagai wujud keramahtamahan bangsa kita. Indonesia berharap, Pertemuan AEM Special Meeting berkontribusi positif bagi pengembangan ekonomi kawasan,” ujar Mendag Lutfi.

Tari-tarian tradisional yang ditampilkan yaitu Tari Cendrawasih, Tari Bali Panyembrama, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Baris, dan Tari Legong. Tarian tradisional menghibur para menteri yang hadir sembari menikmati makan malam yang disajikan.

Baca Juga :  Mendag: Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN Dukung Perekonomian Kawasan

Tari Cendrawasih menjadi tarian pertama yang ditampilkan. Para penari menggambarkan pesona dan keindahan burung Cwndrawasih melalui gerakan-gerakan khas. Lalu Tari Bali Panyembrama yang dibawakan penari-penari perempuan. Tari ini menggambarkan penyambutan dewa-dewa yang turun ke kuil.

Tarian berikutnya adalah Tari Oleg Tamulilingan yang bercerita tentang sepasang kumbang jantan dan betina di suatu taman bunga. Dilanjutkan dengan Tari Baris yang menceritakan perjuangan kesatria ke medan perang. Tari Legong menjadi tarian pamungkas yang menutup sesi jamuan penyambutan.

Sedangkan kuliner nusantara yang disajikan yaitu lobster bakar bumbu rujak, sop iga sapi, selat solo, hingga es cendol. Suguhan makanan nusantara disajikan untuk memperkenalkan cita rasa khas kuliner Indonesia.

Baca Juga :  Kemendag Stop Ekspor CPO dan Terbitkan Permendag 22 tahun 2022

“Kami berharap, alam yang memukau di Bali, suasana pantai yang menyenangkan, tari tradisional yang menggambarkan budaya bangsa, dan kuliner nusantara dengan cita rasa yang khas dapat memberikan lebih banyak energi dan semangat kepada para menteri ekonomi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi ASEAN,” pungkas Lutfi. (*/par)

BALI – Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022. Para Menteri Ekonomi ASEAN telah tiba di Jimbaran, Bali untuk mengikuti acara tersebut

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan AEM Special Meeting, Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi menyambut para menteri ekonomi ASEAN dengan antusias. Selain tarian Bali, para tamu juga menikmati berbagai tarian tradisional lainnya di Indonesia.

“Sajian tari-tarian tradisional ini menunjukkan keanekaragaman budaya Indonesia sebagai wujud keramahtamahan bangsa kita. Indonesia berharap, Pertemuan AEM Special Meeting berkontribusi positif bagi pengembangan ekonomi kawasan,” ujar Mendag Lutfi.


Tari-tarian tradisional yang ditampilkan yaitu Tari Cendrawasih, Tari Bali Panyembrama, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Baris, dan Tari Legong. Tarian tradisional menghibur para menteri yang hadir sembari menikmati makan malam yang disajikan.

Baca Juga :  Mendag Zulhas Pastikan Migor Rp 14 Ribu Sudah Ada di 13.968 Warung

Tari Cendrawasih menjadi tarian pertama yang ditampilkan. Para penari menggambarkan pesona dan keindahan burung Cwndrawasih melalui gerakan-gerakan khas. Lalu Tari Bali Panyembrama yang dibawakan penari-penari perempuan. Tari ini menggambarkan penyambutan dewa-dewa yang turun ke kuil.

Tarian berikutnya adalah Tari Oleg Tamulilingan yang bercerita tentang sepasang kumbang jantan dan betina di suatu taman bunga. Dilanjutkan dengan Tari Baris yang menceritakan perjuangan kesatria ke medan perang. Tari Legong menjadi tarian pamungkas yang menutup sesi jamuan penyambutan.

Sedangkan kuliner nusantara yang disajikan yaitu lobster bakar bumbu rujak, sop iga sapi, selat solo, hingga es cendol. Suguhan makanan nusantara disajikan untuk memperkenalkan cita rasa khas kuliner Indonesia.

Baca Juga :  Ulama Minta Gus Ipul Perkuat Pendidikan Agama

“Kami berharap, alam yang memukau di Bali, suasana pantai yang menyenangkan, tari tradisional yang menggambarkan budaya bangsa, dan kuliner nusantara dengan cita rasa yang khas dapat memberikan lebih banyak energi dan semangat kepada para menteri ekonomi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi ASEAN,” pungkas Lutfi. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/