alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Tidak Akan Lelah Berjuang Madura Jadi Provinsi

SURABAYA – Keinginan masyarakat Madura untuk membentuk daerah otonomi baru (DOB) sudah tepat. Sebab, sudah memenuhi syarat DOB. Karena itu, sejumlah pihak dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akan terus berjuang agar Pulau Garam segera menjadi provinsi.

Koordinator Tim Kajian Kapasitas Daerah Provinsi Madura Dr. Abdul Azis Jakfar, M.T., mengatakan, tidak ada alasan lagi untuk Madura tidak menjadi provinsi. Sebab, dari sisi kapasitas daerah, Madura sangat layak direkomendasikan menjadi daerah otonom baru.

”Intinya, tidak ada alasan untuk mengulur-ngulur waktu kalau memang Madura layak menjadi provinsi baru,” ujar Azis.

Pembantu Rektor II UTM Bidang Administrasi dan Keuangan itu menyampaikan, dalam persyaratan administrasi dan mengacu pada UU 23/2014, provinsi yang akan dibentuk itu harus ada 5 kabupaten/kota. Sementara, Madura hanya ada 4 kabupaten.

Baca Juga :  Sheila On 7 Manjakan Fans dengan Album Kenangan

Atas dasar itu, pihaknya menggugat ke MK dengan mengajukan judicial review. Sebab, dalam UU 23/2014 jiak ditarik ke Undang-Undang Dasar 1945 itu tidak ditemukan angka harus 5 kabupaten. ”Apakah 5 atau 4, itu tidak ada. Karena itu, kami gugat ke MK,” terangnya.

Namun, terlepas dari itu, dilihat dari kapasitas daerah, Madura sudah seharusnya menjadi provinsi. Bahkan, ketika Madura menjadi provinsi, provinsi Jawa Timur juga tidak dirugikan. ”Meski Madura nanti berpisah, Provinsi Jawa Timur juga tidak rugi. Karena, mengacu pada penilaian faktor dan indikator, itu masuk kategori sangat mampu,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Judical Review Provinsi Madura Dr. Deni Setya Bagus Yuherawan, S.H., M.S., mengungkapkan, upaya pembentukan provinsi Madura terus dilakukan. Terlebih, selama ini banyak tokoh, ulama, kiai, kepala daerah, ketua DPRD se-Madura sangat mendukung dan memberikan mandat kepada UTM untuk bisa lolos dan diterima gugatannya ke MK.

Baca Juga :  MK Sarankan Madura Ajukan¬†Otonomi Khusus

”Doakan saja, kami akan terus berjuang. Terlebih, banyak faktor dan indikator bahwa Madura layak menjadi provinsi,” pungkasnya.

SURABAYA – Keinginan masyarakat Madura untuk membentuk daerah otonomi baru (DOB) sudah tepat. Sebab, sudah memenuhi syarat DOB. Karena itu, sejumlah pihak dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akan terus berjuang agar Pulau Garam segera menjadi provinsi.

Koordinator Tim Kajian Kapasitas Daerah Provinsi Madura Dr. Abdul Azis Jakfar, M.T., mengatakan, tidak ada alasan lagi untuk Madura tidak menjadi provinsi. Sebab, dari sisi kapasitas daerah, Madura sangat layak direkomendasikan menjadi daerah otonom baru.

”Intinya, tidak ada alasan untuk mengulur-ngulur waktu kalau memang Madura layak menjadi provinsi baru,” ujar Azis.


Pembantu Rektor II UTM Bidang Administrasi dan Keuangan itu menyampaikan, dalam persyaratan administrasi dan mengacu pada UU 23/2014, provinsi yang akan dibentuk itu harus ada 5 kabupaten/kota. Sementara, Madura hanya ada 4 kabupaten.

Baca Juga :  Ajak Mahasiswa Jadi Netizen Journalist

Atas dasar itu, pihaknya menggugat ke MK dengan mengajukan judicial review. Sebab, dalam UU 23/2014 jiak ditarik ke Undang-Undang Dasar 1945 itu tidak ditemukan angka harus 5 kabupaten. ”Apakah 5 atau 4, itu tidak ada. Karena itu, kami gugat ke MK,” terangnya.

Namun, terlepas dari itu, dilihat dari kapasitas daerah, Madura sudah seharusnya menjadi provinsi. Bahkan, ketika Madura menjadi provinsi, provinsi Jawa Timur juga tidak dirugikan. ”Meski Madura nanti berpisah, Provinsi Jawa Timur juga tidak rugi. Karena, mengacu pada penilaian faktor dan indikator, itu masuk kategori sangat mampu,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Judical Review Provinsi Madura Dr. Deni Setya Bagus Yuherawan, S.H., M.S., mengungkapkan, upaya pembentukan provinsi Madura terus dilakukan. Terlebih, selama ini banyak tokoh, ulama, kiai, kepala daerah, ketua DPRD se-Madura sangat mendukung dan memberikan mandat kepada UTM untuk bisa lolos dan diterima gugatannya ke MK.

Baca Juga :  Syafiuddin Asmoro Bahas Lebih Detail Pembangunan Pulau Garam

”Doakan saja, kami akan terus berjuang. Terlebih, banyak faktor dan indikator bahwa Madura layak menjadi provinsi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/